<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persib Benahi Penguasaan Bola</title><description>Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman mengakui terdapat  kesalahan fatal yang dilakukan timnya saat tampil melawan Persipura  Jayapura, Minggu (13/1). Jajang mempelajari permainan terbuka anak  asuhnya kurang berjalan baik di laga tersebut.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/01/16/49/746810/persib-benahi-penguasaan-bola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/01/16/49/746810/persib-benahi-penguasaan-bola"/><item><title>Persib Benahi Penguasaan Bola</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/01/16/49/746810/persib-benahi-penguasaan-bola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/01/16/49/746810/persib-benahi-penguasaan-bola</guid><pubDate>Rabu 16 Januari 2013 01:02 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman mengakui terdapat kesalahan fatal yang dilakukan timnya saat tampil melawan Persipura Jayapura, Minggu (13/1). Jajang mempelajari permainan terbuka anak asuhnya kurang berjalan baik di laga tersebut.&amp;ldquo;Di 15 menit awal kita benar-benar bermain sesuai skema kita dan mendapat dua peluang. Setelah itu kita emang agak tertekan. Tapi di babak kedua kita naik lagi karena harus mengejar ketinggalan,&amp;rdquo; papar Jajang, kemarin.Maka sebagai salah satu bahan evaluasinya, Jajang kembali mengasah strategi bermain terbuka pada sesi latihan. Hal itu diakui Jajang sebagai persiapan tim Maung Bandung untuk laga kandang kedua melawan Persiwa Wamena, Kamis (17/1) mendatang.&amp;ldquo;Saya kembali mengasah cara bermain terbuka dari 2/3 lapangan. Saya harapkan besok lusa bisa lebih baik. Dan kemarin masih banyak serangan yang terputus,&amp;rdquo; ungkapnya.Dia berharap, dengan melakukan simulasi tersebut keberanian Atep dan kawan-kawan untuk memainkan bola lebih baik lagi. &amp;ldquo;Keberanian untuk memainkan irama permainan dan penguasaan bola jadi titik lemah. Di pertandingan pertama ada yang keluar dari skema kita. Untuk itu diharapkan tidak terjadi lagi di pertandingan nanti,&amp;rdquo; jelasnya.Sementara itu, disinggung soal peta kekuatan lawan, Jajang mengaku masih buta kekuatan Persiwa. &amp;ldquo;Jujur saya tak tahu kekuatan Persiwa. Yang saya tahu saat Inter Island Cup, tapi katanya banyak berubah. Tapi secara umum Persiwa memiliki karakteristik bermain dengan kecepatan dan individu yang bagus. Kami sendiri akan lebih fokus pada kinerja tim sendiri,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman mengakui terdapat kesalahan fatal yang dilakukan timnya saat tampil melawan Persipura Jayapura, Minggu (13/1). Jajang mempelajari permainan terbuka anak asuhnya kurang berjalan baik di laga tersebut.&amp;ldquo;Di 15 menit awal kita benar-benar bermain sesuai skema kita dan mendapat dua peluang. Setelah itu kita emang agak tertekan. Tapi di babak kedua kita naik lagi karena harus mengejar ketinggalan,&amp;rdquo; papar Jajang, kemarin.Maka sebagai salah satu bahan evaluasinya, Jajang kembali mengasah strategi bermain terbuka pada sesi latihan. Hal itu diakui Jajang sebagai persiapan tim Maung Bandung untuk laga kandang kedua melawan Persiwa Wamena, Kamis (17/1) mendatang.&amp;ldquo;Saya kembali mengasah cara bermain terbuka dari 2/3 lapangan. Saya harapkan besok lusa bisa lebih baik. Dan kemarin masih banyak serangan yang terputus,&amp;rdquo; ungkapnya.Dia berharap, dengan melakukan simulasi tersebut keberanian Atep dan kawan-kawan untuk memainkan bola lebih baik lagi. &amp;ldquo;Keberanian untuk memainkan irama permainan dan penguasaan bola jadi titik lemah. Di pertandingan pertama ada yang keluar dari skema kita. Untuk itu diharapkan tidak terjadi lagi di pertandingan nanti,&amp;rdquo; jelasnya.Sementara itu, disinggung soal peta kekuatan lawan, Jajang mengaku masih buta kekuatan Persiwa. &amp;ldquo;Jujur saya tak tahu kekuatan Persiwa. Yang saya tahu saat Inter Island Cup, tapi katanya banyak berubah. Tapi secara umum Persiwa memiliki karakteristik bermain dengan kecepatan dan individu yang bagus. Kami sendiri akan lebih fokus pada kinerja tim sendiri,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
