<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TF Bersedia Jadi Mediator PSSI-KPSI</title><description>Problem di tubuh tim nasional (timnas) Indonesia  kembali mencuat, jelang keikutsertaan Indonesia di babak kualifikasi Pra  Piala Asia (PPA) 2015. Menanggapi hal itu, Task Force (TF) bentukan  pemerintah yang diketuai Rita Subowo, siap menjadi mediator PSSI-KPSI</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/51/738702/tf-bersedia-jadi-mediator-pssi-kpsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/51/738702/tf-bersedia-jadi-mediator-pssi-kpsi"/><item><title>TF Bersedia Jadi Mediator PSSI-KPSI</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/51/738702/tf-bersedia-jadi-mediator-pssi-kpsi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/51/738702/tf-bersedia-jadi-mediator-pssi-kpsi</guid><pubDate>Sabtu 29 Desember 2012 00:27 WIB</pubDate><dc:creator>Decky Irawan Jasri</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Problem di tubuh tim nasional (timnas) Indonesia  kembali mencuat, jelang keikutsertaan Indonesia di babak kualifikasi Pra  Piala Asia (PPA) 2015. Menanggapi hal itu, Task Force (TF) bentukan  pemerintah yang diketuai Rita Subowo, siap menjadi mediator PSSI-KPSITerkait  permasalahan yang ada ditubuh timnas Garuda, Asosiasi Pemain  Profesional Indonesia (APPI) akhirnya melakukan pertemuan dengan TF di  kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, kemarin.Dalam  pertemuan yang diikuti oleh beberapa pemain seperti Bambang 'Bepe'  Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Ponaryo Astaman, dan Ahmad Bustomi,  Rita menjelaskan, jika pemerintah akan terus mengawal pembentukan timnas  Garuda.&quot;Pada prinsipnya ada kegelisahan dari para pemain. Di  mana konflik ini tidak hanya dipengurus, tapi timnas juga akan kena  imbas dari sini. Kami akan mengawal ini semua. Karena hal ini sesuai  dengan surat yang diberikan kepada pemerintah,&quot; jelas Rita, usai bertemu  dengan APPI.Lebih lanjut Rita menegaskan jika TF akan menjadi  mediator dari kedua belah pihak yang saat ini berkonflik. Baik PSSI dan  juga Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), akan coba dimediasi  oleh TF terkait penyelesaian masalah timnas Garuda kedepannya. Hal ini  akan cepat diselesaikan, mengingat perjalanan timnas Garuda di babak  kualifikasi PPA 2015 juga sudah semakin dekat.&quot;Tugas dari kami  sebagai TF adalah, kami juga akan menjadi mediator dari kedua belah  pihak yang berseteru. Pokonya kami menginginkan agar timnas benar-benar  diisi oleh pemain-pemain andalan yang ada di Indonesia,&quot; ungkap Rita. Sementara  itu, General Manager (GM) APPI, Valentino Simanjuntak, menyatakan, jika  APPI berharap Task Force bisa membawa permasalahan timnas ini menjadi  lebih baik. Dan APPI menjelaskan, jika Task Force sendiri menjelaskan  jika mereka hanya sebagai mediator dalam mencari solusi terbaik dari  permasalahan yang ada termasuk di tubuh timnas.&quot;Kami menanyakan  karena ada salah satu pihak yang menyatakan jika timnas ada di bawah  Task Force. Lalu kami menanyakan Task Force akan mencari jalan apa, jika  memang diberikan kewenangan seperti itu.  Ibu Rita pun menyatakan, jika  Task Force hanya akan menjadi mediator dan tidak akan melakukan  intervensi apapun. Yang sekarang kita berharap saja semuanya bisa  berjalan lebih baik,&quot; jelas Valentino.</description><content:encoded>JAKARTA - Problem di tubuh tim nasional (timnas) Indonesia  kembali mencuat, jelang keikutsertaan Indonesia di babak kualifikasi Pra  Piala Asia (PPA) 2015. Menanggapi hal itu, Task Force (TF) bentukan  pemerintah yang diketuai Rita Subowo, siap menjadi mediator PSSI-KPSITerkait  permasalahan yang ada ditubuh timnas Garuda, Asosiasi Pemain  Profesional Indonesia (APPI) akhirnya melakukan pertemuan dengan TF di  kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, kemarin.Dalam  pertemuan yang diikuti oleh beberapa pemain seperti Bambang 'Bepe'  Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Ponaryo Astaman, dan Ahmad Bustomi,  Rita menjelaskan, jika pemerintah akan terus mengawal pembentukan timnas  Garuda.&quot;Pada prinsipnya ada kegelisahan dari para pemain. Di  mana konflik ini tidak hanya dipengurus, tapi timnas juga akan kena  imbas dari sini. Kami akan mengawal ini semua. Karena hal ini sesuai  dengan surat yang diberikan kepada pemerintah,&quot; jelas Rita, usai bertemu  dengan APPI.Lebih lanjut Rita menegaskan jika TF akan menjadi  mediator dari kedua belah pihak yang saat ini berkonflik. Baik PSSI dan  juga Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), akan coba dimediasi  oleh TF terkait penyelesaian masalah timnas Garuda kedepannya. Hal ini  akan cepat diselesaikan, mengingat perjalanan timnas Garuda di babak  kualifikasi PPA 2015 juga sudah semakin dekat.&quot;Tugas dari kami  sebagai TF adalah, kami juga akan menjadi mediator dari kedua belah  pihak yang berseteru. Pokonya kami menginginkan agar timnas benar-benar  diisi oleh pemain-pemain andalan yang ada di Indonesia,&quot; ungkap Rita. Sementara  itu, General Manager (GM) APPI, Valentino Simanjuntak, menyatakan, jika  APPI berharap Task Force bisa membawa permasalahan timnas ini menjadi  lebih baik. Dan APPI menjelaskan, jika Task Force sendiri menjelaskan  jika mereka hanya sebagai mediator dalam mencari solusi terbaik dari  permasalahan yang ada termasuk di tubuh timnas.&quot;Kami menanyakan  karena ada salah satu pihak yang menyatakan jika timnas ada di bawah  Task Force. Lalu kami menanyakan Task Force akan mencari jalan apa, jika  memang diberikan kewenangan seperti itu.  Ibu Rita pun menyatakan, jika  Task Force hanya akan menjadi mediator dan tidak akan melakukan  intervensi apapun. Yang sekarang kita berharap saja semuanya bisa  berjalan lebih baik,&quot; jelas Valentino.</content:encoded></item></channel></rss>
