<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Platini: Juventus Bisa Juara Eropa, tapi...</title><description>Presiden UEFA, Michel Platini menilai bahwa Juventus berpeluang meraih sejumlah trofi, khususnya mahkota Liga Champions musim ini. Namun, bagi mantan punggawa Bianconeri itu semuanya tergantung pada mentalitas para pemain.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/261/738784/platini-juventus-bisa-juara-eropa-tapi---</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/261/738784/platini-juventus-bisa-juara-eropa-tapi---"/><item><title>Platini: Juventus Bisa Juara Eropa, tapi...</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/261/738784/platini-juventus-bisa-juara-eropa-tapi---</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/12/29/261/738784/platini-juventus-bisa-juara-eropa-tapi---</guid><pubDate>Sabtu 29 Desember 2012 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/29/261/738784/0MY9Oi6A3F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Skuad Juventus. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/29/261/738784/0MY9Oi6A3F.jpg</image><title>Skuad Juventus. (Foto: Reuters)</title></images><description>NYON &amp;ndash; Presiden UEFA, Michel Platini menilai bahwa Juventus berpeluang meraih sejumlah trofi, khususnya mahkota Liga Champions musim ini. Namun, bagi mantan punggawa Bianconeri itu semuanya tergantung pada mentalitas para pemain.
&amp;nbsp;
Si Nyonya Tua sempat terperosok akibat terjerat skandal Calciopoli pada musim 2006 silam. Namun, Si Zebra berhasil bangkit dari keterpurukan dan meraih mahkota Serie A musim lalu.
&amp;nbsp;
Penampilan menjanjikan pun kembali berlanjut pada musim ini. Anak asuh Antonio Conte itu meraih status campione d&amp;rsquo;Inverno Serie A dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai memastikan diri sebagai jawara Grup E.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Juve telah mendunia. Mereka telah menjadi tim yang hebat, dan usai menjadi juara di Italia, mereka kini pun pengaruh di Eropa,&amp;rdquo; kata Platini, seperti dilansir Sky Sports Italia, Sabtu (29/12/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah mereka cukup kuat untuk memenangkan Liga Champions. Ini masalah mentalitas, tim Juventus saya dulu memilikinya,&amp;rdquo; tutup pemain yang mempersembahkan mahkota Liga Champions untuk Juve pada musim 1985 silam itu.
&amp;nbsp;
Juve yang tampil sebagai jawara grup akan berjumpa dengan runner up Grup  G, Celtic. Pada leg pertama, klub asal Turin itu akan bertandang ke Celtic Park, Glasgow pada 13 Februari mendatang, sementara leg kedua akan berlangsung pada 7 Maret.</description><content:encoded>NYON &amp;ndash; Presiden UEFA, Michel Platini menilai bahwa Juventus berpeluang meraih sejumlah trofi, khususnya mahkota Liga Champions musim ini. Namun, bagi mantan punggawa Bianconeri itu semuanya tergantung pada mentalitas para pemain.
&amp;nbsp;
Si Nyonya Tua sempat terperosok akibat terjerat skandal Calciopoli pada musim 2006 silam. Namun, Si Zebra berhasil bangkit dari keterpurukan dan meraih mahkota Serie A musim lalu.
&amp;nbsp;
Penampilan menjanjikan pun kembali berlanjut pada musim ini. Anak asuh Antonio Conte itu meraih status campione d&amp;rsquo;Inverno Serie A dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai memastikan diri sebagai jawara Grup E.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Juve telah mendunia. Mereka telah menjadi tim yang hebat, dan usai menjadi juara di Italia, mereka kini pun pengaruh di Eropa,&amp;rdquo; kata Platini, seperti dilansir Sky Sports Italia, Sabtu (29/12/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah mereka cukup kuat untuk memenangkan Liga Champions. Ini masalah mentalitas, tim Juventus saya dulu memilikinya,&amp;rdquo; tutup pemain yang mempersembahkan mahkota Liga Champions untuk Juve pada musim 1985 silam itu.
&amp;nbsp;
Juve yang tampil sebagai jawara grup akan berjumpa dengan runner up Grup  G, Celtic. Pada leg pertama, klub asal Turin itu akan bertandang ke Celtic Park, Glasgow pada 13 Februari mendatang, sementara leg kedua akan berlangsung pada 7 Maret.</content:encoded></item></channel></rss>
