<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Maksud APPI Menemui TF </title><description>Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) meminta kejelasan dari  kabar yang mengatakan Gugus Tugas (Task Force) akan mengambil alih  sepakbola Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/28/51/738492/inilah-maksud-appi-menemui-tf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/12/28/51/738492/inilah-maksud-appi-menemui-tf"/><item><title>Inilah Maksud APPI Menemui TF </title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/28/51/738492/inilah-maksud-appi-menemui-tf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/12/28/51/738492/inilah-maksud-appi-menemui-tf</guid><pubDate>Jum'at 28 Desember 2012 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Fajar Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/28/51/738492/jeHkcTIjV1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Valentino Simanjuntak (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/28/51/738492/jeHkcTIjV1.jpg</image><title>Valentino Simanjuntak (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) meminta kejelasan dari kabar yang mengatakan Gugus Tugas (Task Force) akan mengambil alih sepakbola Indonesia.
&amp;nbsp;
APPI yang diwakili oleh Bambang Pamungkas, Ahmad Bustomi, Ponaryo Astaman, Kurniawan Dwi Julianto serta CEO APPI, Valentino Simanjuntak menemui perwakilan Gugus Tugas, Rita Subowo dan Djoko Pekik sekaligus untuk bertanya mengenai apa yang akan dilakukan mereka untuk perbaikan sepakbola Tanah Air.
&amp;nbsp;
&quot;Kami ke sini bersama para pemain, untuk menanyakan apa sich Task Force, mereka ngapain aja, kenapa kok TF dibentuk?&quot; ujar Valentino kepada wartawan, Jumat (28/12/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Kami juga mau menanyakan pendapat mereka, karena tersiar kabar kalau TF akan mengambil alih sepakbola Indonesia,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Setelah ditanyakan langsung kepada TF, Valentino mendapat penjelasan bahwa TF dibentuk sebagai mediator dari kisruh antara PSSI dan KPSI. Dia pun berharap janji-janji yang dikatakan oleh Gugus Tugas benar-benar bisa terwujud.
&amp;nbsp;
&quot;Ya, tadi sudah dijelaskan TF itu dibentuk berdasarkan undang-undang olahraga untuk mediator keadaan yang sangat luar biasa (dualisme) ini,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka (TF) menjanjikan itu, hanya sebagai mediator, tanpa intervensi. Untuk komentar dari para pemain, kami harus bicara dulu,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) meminta kejelasan dari kabar yang mengatakan Gugus Tugas (Task Force) akan mengambil alih sepakbola Indonesia.
&amp;nbsp;
APPI yang diwakili oleh Bambang Pamungkas, Ahmad Bustomi, Ponaryo Astaman, Kurniawan Dwi Julianto serta CEO APPI, Valentino Simanjuntak menemui perwakilan Gugus Tugas, Rita Subowo dan Djoko Pekik sekaligus untuk bertanya mengenai apa yang akan dilakukan mereka untuk perbaikan sepakbola Tanah Air.
&amp;nbsp;
&quot;Kami ke sini bersama para pemain, untuk menanyakan apa sich Task Force, mereka ngapain aja, kenapa kok TF dibentuk?&quot; ujar Valentino kepada wartawan, Jumat (28/12/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Kami juga mau menanyakan pendapat mereka, karena tersiar kabar kalau TF akan mengambil alih sepakbola Indonesia,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Setelah ditanyakan langsung kepada TF, Valentino mendapat penjelasan bahwa TF dibentuk sebagai mediator dari kisruh antara PSSI dan KPSI. Dia pun berharap janji-janji yang dikatakan oleh Gugus Tugas benar-benar bisa terwujud.
&amp;nbsp;
&quot;Ya, tadi sudah dijelaskan TF itu dibentuk berdasarkan undang-undang olahraga untuk mediator keadaan yang sangat luar biasa (dualisme) ini,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka (TF) menjanjikan itu, hanya sebagai mediator, tanpa intervensi. Untuk komentar dari para pemain, kami harus bicara dulu,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
