<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dicap Pembunuh, Pepe Sempat Berniat Pensiun</title><description>Selama ini, bek Real Madrid, Pepe tampak tegar dan dingin setiap  mendapat kritikan atas permainan kerasnya di atas lapangan. Namun  ternyata, pemain berkebangsaan Portugal itu juga pernah merasa begitu  tertekan, bahkan sempat terlintas niat untuk menyudahi karier  sepakbolanya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/27/46/737539/dicap-pembunuh-pepe-sempat-berniat-pensiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/12/27/46/737539/dicap-pembunuh-pepe-sempat-berniat-pensiun"/><item><title>Dicap Pembunuh, Pepe Sempat Berniat Pensiun</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/27/46/737539/dicap-pembunuh-pepe-sempat-berniat-pensiun</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/12/27/46/737539/dicap-pembunuh-pepe-sempat-berniat-pensiun</guid><pubDate>Kamis 27 Desember 2012 04:47 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/27/46/737539/UVp32PkrWS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pepe. (Foto: Zimbio)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/27/46/737539/UVp32PkrWS.jpg</image><title>Pepe. (Foto: Zimbio)</title></images><description>MADRID - Selama ini, bek Real Madrid, Pepe tampak tegar dan dingin setiap mendapat kritikan atas permainan kerasnya di atas lapangan. Namun ternyata, pemain berkebangsaan Portugal itu juga pernah merasa begitu tertekan, bahkan sempat terlintas niat untuk menyudahi karier sepakbolanya.Pada April 2009, Pepe mendapat kecaman setelah dengan brutal menendangi gelandang Getafe, Javier Casquero dalam pertandingan lanjutan La Liga. Peristiwa tersebut menjadi pengalaman terpahit bagi Pepe, pasalnya setelah peristiwa itu, beberapa pihak tak kunjung berhenti menganggapnya sebagai pemain &amp;ldquo;kotor&amp;rdquo;.&amp;ldquo;Banyak tekanan kepada orang-orang Portugal di La Liga. Setelah (kejadian) Casquero, seisi dunia ingat pada saya. Sampai sekarang, mereka memanggil saya assassin (pembunuh). Karena hal itu, saya sempat ingin keluar dari sepakbola,&amp;rdquo; ujar Pepe kepada Record, seperti dilansir Goal, Kamis (27/12/2012).Pepe juga berkomentar mengenai semakin menipisnya peluang Madrid untuk mempertahankan gelar juara La Liga -Madrid kini tertinggal 16 poin dari Barcelona. Menurutnya, kekecewaan performa Madrid di Liga bisa diobati dengan meraih prestasi terbaik di ajang Liga Champions, yaitu menjadi juara Eropa untuk kesepuluh kalinya.&amp;ldquo;Kami harus realistis. Kami sedang berada di situasi yang sangat rumit di liga. Bisa meraih La Decima (gelar ke-10) akan menjadi sesuatu yang historis,&amp;rdquo; pungkas Pepe, yang selalu menjadi pemain kepercayaan entrenador Jose Mourinho di barisan pertahanan Los Blancos.</description><content:encoded>MADRID - Selama ini, bek Real Madrid, Pepe tampak tegar dan dingin setiap mendapat kritikan atas permainan kerasnya di atas lapangan. Namun ternyata, pemain berkebangsaan Portugal itu juga pernah merasa begitu tertekan, bahkan sempat terlintas niat untuk menyudahi karier sepakbolanya.Pada April 2009, Pepe mendapat kecaman setelah dengan brutal menendangi gelandang Getafe, Javier Casquero dalam pertandingan lanjutan La Liga. Peristiwa tersebut menjadi pengalaman terpahit bagi Pepe, pasalnya setelah peristiwa itu, beberapa pihak tak kunjung berhenti menganggapnya sebagai pemain &amp;ldquo;kotor&amp;rdquo;.&amp;ldquo;Banyak tekanan kepada orang-orang Portugal di La Liga. Setelah (kejadian) Casquero, seisi dunia ingat pada saya. Sampai sekarang, mereka memanggil saya assassin (pembunuh). Karena hal itu, saya sempat ingin keluar dari sepakbola,&amp;rdquo; ujar Pepe kepada Record, seperti dilansir Goal, Kamis (27/12/2012).Pepe juga berkomentar mengenai semakin menipisnya peluang Madrid untuk mempertahankan gelar juara La Liga -Madrid kini tertinggal 16 poin dari Barcelona. Menurutnya, kekecewaan performa Madrid di Liga bisa diobati dengan meraih prestasi terbaik di ajang Liga Champions, yaitu menjadi juara Eropa untuk kesepuluh kalinya.&amp;ldquo;Kami harus realistis. Kami sedang berada di situasi yang sangat rumit di liga. Bisa meraih La Decima (gelar ke-10) akan menjadi sesuatu yang historis,&amp;rdquo; pungkas Pepe, yang selalu menjadi pemain kepercayaan entrenador Jose Mourinho di barisan pertahanan Los Blancos.</content:encoded></item></channel></rss>
