<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Legiun Asing Terlunta-lunta  Nasibnya</title><description>Nasib para pemain asing yang bermain di kompetisi Indonesia nampaknya  kian tak jelas. Baru-baru ini, salah satu legiun asing milik klub  Persewangi Banyuwangi, Moukwelle Sylvain, harus mendapatkan pertolongan  fans untuk berobat.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/12/49/731119/lagi-legiun-asing-terlunta-lunta-nasibnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/12/12/49/731119/lagi-legiun-asing-terlunta-lunta-nasibnya"/><item><title>Lagi, Legiun Asing Terlunta-lunta  Nasibnya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/12/49/731119/lagi-legiun-asing-terlunta-lunta-nasibnya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/12/12/49/731119/lagi-legiun-asing-terlunta-lunta-nasibnya</guid><pubDate>Rabu 12 Desember 2012 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Eko Suryono </dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANYUWANGI - Nasib para pemain asing yang bermain di kompetisi Indonesia nampaknya kian tak jelas. Baru-baru ini, salah satu legiun asing milik klub Persewangi Banyuwangi, Moukwelle Sylvain, harus mendapatkan pertolongan fans untuk berobat.Harapan Moukwelle Sylvain untuk merayakan Natal bersama istri dan anaknya,&amp;nbsp; tampaknya harus tertunda. Pasalnya, pemain Prancis berdarah Kamerun ini dalam keadaan sakit. Selain itu, uang kontrak ratusan juta yang menjadi haknya juga belum terbayar.Dalam keadaan sakit dan tak punya uang, Sylvain hanya mampu berobat ke Puskesmas. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini check-up ke Puskesmas dengan dibonceng suporter Persewangi yang dengan ikhlas setiap hari merawatnya di sebuah kamar kost bougenvile, di Jalan Candi Jawi, Kelurahan Taman Baru, Banyuwangi, Jawa Timur.Dalam pemeriksaan dokter, Sylvain dinyatakan menderita Thypus. Dia harus banyak istirahat dan menu makannya pun harus dijaga. Selain didiagnosa mengalami Typhus, dokter juga mengatakan Sylvain mengalami tekanan pikiran. Untuk itu, apabila suhu panas badannya terus naik harus di opname.Tekanan pikiran yang dialami Slylvain tak lepas dari tuntutan gajinya belum dibayarkan manajemen Persewangi yang bermain di kompetisi Divisi Utama PSSI. Sylvain kabarnya baru menerima uang Rp35 juta, dari nilai kontrak sebesar Rp400 juta.Hingga kini, Slyvain berharap manajemen klub segera melunasi kontrak yang belum dibayarkan. Pasalnya, dia mengaku sudah kangen dan ingin merayakan Natal bersma istri dan anak semata wayangnya, Waren Moukwell (7) yang telah ditinggalkannya sejak tahun lalu.Menyikapi kondisi ini, pihak klub sudah seharusnya memberikan perhatian terhadap para pemain yang mereka kontrak. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi lagi kasus seperti Diego Mendieta yang harus meregang nyawa akibat hak-haknya tidak dipenuhi manajemen klub.Untuk melihat videonya, klik di sini.</description><content:encoded>BANYUWANGI - Nasib para pemain asing yang bermain di kompetisi Indonesia nampaknya kian tak jelas. Baru-baru ini, salah satu legiun asing milik klub Persewangi Banyuwangi, Moukwelle Sylvain, harus mendapatkan pertolongan fans untuk berobat.Harapan Moukwelle Sylvain untuk merayakan Natal bersama istri dan anaknya,&amp;nbsp; tampaknya harus tertunda. Pasalnya, pemain Prancis berdarah Kamerun ini dalam keadaan sakit. Selain itu, uang kontrak ratusan juta yang menjadi haknya juga belum terbayar.Dalam keadaan sakit dan tak punya uang, Sylvain hanya mampu berobat ke Puskesmas. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini check-up ke Puskesmas dengan dibonceng suporter Persewangi yang dengan ikhlas setiap hari merawatnya di sebuah kamar kost bougenvile, di Jalan Candi Jawi, Kelurahan Taman Baru, Banyuwangi, Jawa Timur.Dalam pemeriksaan dokter, Sylvain dinyatakan menderita Thypus. Dia harus banyak istirahat dan menu makannya pun harus dijaga. Selain didiagnosa mengalami Typhus, dokter juga mengatakan Sylvain mengalami tekanan pikiran. Untuk itu, apabila suhu panas badannya terus naik harus di opname.Tekanan pikiran yang dialami Slylvain tak lepas dari tuntutan gajinya belum dibayarkan manajemen Persewangi yang bermain di kompetisi Divisi Utama PSSI. Sylvain kabarnya baru menerima uang Rp35 juta, dari nilai kontrak sebesar Rp400 juta.Hingga kini, Slyvain berharap manajemen klub segera melunasi kontrak yang belum dibayarkan. Pasalnya, dia mengaku sudah kangen dan ingin merayakan Natal bersma istri dan anak semata wayangnya, Waren Moukwell (7) yang telah ditinggalkannya sejak tahun lalu.Menyikapi kondisi ini, pihak klub sudah seharusnya memberikan perhatian terhadap para pemain yang mereka kontrak. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi lagi kasus seperti Diego Mendieta yang harus meregang nyawa akibat hak-haknya tidak dipenuhi manajemen klub.Untuk melihat videonya, klik di sini.</content:encoded></item></channel></rss>
