<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lini Belakang Persiba Masih Rapuh</title><description>Lini belakang Persiba Bantul masih menjadi titik kelemahan. Jika tidak segera diperbaiki, tim Laskar Sultan Agung sulit bisa kompetitif di papan atas liga kasta tertinggi, Indonesian Primier League (IPL) musim depan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/08/49/729330/lini-belakang-persiba-masih-rapuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/12/08/49/729330/lini-belakang-persiba-masih-rapuh"/><item><title>Lini Belakang Persiba Masih Rapuh</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/12/08/49/729330/lini-belakang-persiba-masih-rapuh</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/12/08/49/729330/lini-belakang-persiba-masih-rapuh</guid><pubDate>Sabtu 08 Desember 2012 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ridwan Anshori</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANTUL - Lini belakang Persiba Bantul masih menjadi titik kelemahan. Jika tidak segera diperbaiki, tim Laskar Sultan Agung sulit bisa kompetitif di papan atas liga kasta tertinggi, Indonesian Primier League (IPL) musim depan.
&amp;nbsp;
Keroposnya benteng pertahanan tim kebanggaan publik Bantul terlihat dalam laga uji coba melawan tim asal Negeri Jiran, PKNS FC, Jumat malam di Stadion Sultan Agung. Meski berhasil memenangkan laga dengan skor 4-2, kerja sama lini belakang kurang padu. Gol yang dicetak tim yang musim lalu finish di posisi 7 klasemen akhir Malaysia Super League ini lebih banyak disebabkan kesalahan sendiri di sektor belakang.
&amp;nbsp;
Asisten Pelatih Sajuri Syahid mengakui, lini belakang Persiba masih perlu diperbaiki. &quot;Tadi malam Persiba memang menang melawan PKNS. Namun, kita kebbolan dua gol. Itu bukti lini belakang Persiba masih rapuh,&quot; katanya, Sabtu (/12/2012).
&amp;nbsp;
Sajuri meminta kepada managemen untuk mencari pemain belakang. &quot;Secara ideal lini pertahanan Persiba membutuhkan segera penambahan pemain baik lokal maupun asing. Kita harus akui lini belakang kita masih rapuh, kita perlu menambah pemain belakang,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Wajar jika Sajuri meminta tambahan bala bantuan di sektor belakang. Pasalnya, dua nama pemain belakang masuk rekomendasi tim seleksi gagal bergabung bersama Persiba musim depan. Nova Arianto lebih memilih Pelita Bandung Raya (PBR), sedangkan Syahrul Anam memilih kembali bergabung bersama timnya musim lalu, Persijap.
&amp;nbsp;
Padahal, Nova dan Anam diplot sebagai pengganti sepadan Wahyu Wijiastanto yang sudah hijrah ke Semen Padang. Praktis, batalnya Nova dan Anam membuat Persiba kelimpungan di sektor belakang. Ada pemain belakang yang ikut seleksi Persiba, Bruno Casmir. Namun, mantan pemain PSS Sleman itu masih kurang bisa diandalkan mengawal gawang Persiba dari sebuan pemain lawan.
&amp;nbsp;
&quot;Bruno punya postur bagus, mahir dalam bola-bola atas. Namun, kelemahannya pada speed. Jadi memang kurang bisa diandalkan untuk menggunakannya selama semusim penuh ke depan. Intinya, harus cari pemain belakang lagi, apalagi musim depan jadwalnya bertambah padat karena diikuti 16 tim, beda dengan musim lalu yang hanya 12 tim,&quot; papar Sajuri.
&amp;nbsp;
Secara umum, antarlini Persiba seperti depan, tengah dan kiper tidak ada persoalan. Di bawah mistar gawang, Wahyu Tri Nugroho maupun Andi Setyawan bisa diandalkan. Lini tengah Persiba dianggap sebagai yang terbaik karena diisi sederet pilar seperti Busari, Johan Manaji, Arwin Rabdha, Slamet Nucahyo, Ezequiel Gonzalez, pemain baru Steven Anderson Imbiri dan lainya. Lini depan juga tidak kalah mentereng seperti Marcio Souza, I Made Wirahadi, Roberto Kwateh, Eka Santika serta dua eks striker yang dikabarkan bergabung lagi bersama Persiba, Fortune Udo dan Ugik Sugiuanto.</description><content:encoded>BANTUL - Lini belakang Persiba Bantul masih menjadi titik kelemahan. Jika tidak segera diperbaiki, tim Laskar Sultan Agung sulit bisa kompetitif di papan atas liga kasta tertinggi, Indonesian Primier League (IPL) musim depan.
&amp;nbsp;
Keroposnya benteng pertahanan tim kebanggaan publik Bantul terlihat dalam laga uji coba melawan tim asal Negeri Jiran, PKNS FC, Jumat malam di Stadion Sultan Agung. Meski berhasil memenangkan laga dengan skor 4-2, kerja sama lini belakang kurang padu. Gol yang dicetak tim yang musim lalu finish di posisi 7 klasemen akhir Malaysia Super League ini lebih banyak disebabkan kesalahan sendiri di sektor belakang.
&amp;nbsp;
Asisten Pelatih Sajuri Syahid mengakui, lini belakang Persiba masih perlu diperbaiki. &quot;Tadi malam Persiba memang menang melawan PKNS. Namun, kita kebbolan dua gol. Itu bukti lini belakang Persiba masih rapuh,&quot; katanya, Sabtu (/12/2012).
&amp;nbsp;
Sajuri meminta kepada managemen untuk mencari pemain belakang. &quot;Secara ideal lini pertahanan Persiba membutuhkan segera penambahan pemain baik lokal maupun asing. Kita harus akui lini belakang kita masih rapuh, kita perlu menambah pemain belakang,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Wajar jika Sajuri meminta tambahan bala bantuan di sektor belakang. Pasalnya, dua nama pemain belakang masuk rekomendasi tim seleksi gagal bergabung bersama Persiba musim depan. Nova Arianto lebih memilih Pelita Bandung Raya (PBR), sedangkan Syahrul Anam memilih kembali bergabung bersama timnya musim lalu, Persijap.
&amp;nbsp;
Padahal, Nova dan Anam diplot sebagai pengganti sepadan Wahyu Wijiastanto yang sudah hijrah ke Semen Padang. Praktis, batalnya Nova dan Anam membuat Persiba kelimpungan di sektor belakang. Ada pemain belakang yang ikut seleksi Persiba, Bruno Casmir. Namun, mantan pemain PSS Sleman itu masih kurang bisa diandalkan mengawal gawang Persiba dari sebuan pemain lawan.
&amp;nbsp;
&quot;Bruno punya postur bagus, mahir dalam bola-bola atas. Namun, kelemahannya pada speed. Jadi memang kurang bisa diandalkan untuk menggunakannya selama semusim penuh ke depan. Intinya, harus cari pemain belakang lagi, apalagi musim depan jadwalnya bertambah padat karena diikuti 16 tim, beda dengan musim lalu yang hanya 12 tim,&quot; papar Sajuri.
&amp;nbsp;
Secara umum, antarlini Persiba seperti depan, tengah dan kiper tidak ada persoalan. Di bawah mistar gawang, Wahyu Tri Nugroho maupun Andi Setyawan bisa diandalkan. Lini tengah Persiba dianggap sebagai yang terbaik karena diisi sederet pilar seperti Busari, Johan Manaji, Arwin Rabdha, Slamet Nucahyo, Ezequiel Gonzalez, pemain baru Steven Anderson Imbiri dan lainya. Lini depan juga tidak kalah mentereng seperti Marcio Souza, I Made Wirahadi, Roberto Kwateh, Eka Santika serta dua eks striker yang dikabarkan bergabung lagi bersama Persiba, Fortune Udo dan Ugik Sugiuanto.</content:encoded></item></channel></rss>
