<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pogba ke Juve karena Tak Dihargai United </title><description>Paul Pogba dinilai cukup menunjukkan performa mengesankan sejak dia  meninggalkan Manchester United dan bergabung bersama Juventus musim  panas lalu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/13/47/717500/pogba-ke-juve-karena-tak-dihargai-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/11/13/47/717500/pogba-ke-juve-karena-tak-dihargai-united"/><item><title>Pogba ke Juve karena Tak Dihargai United </title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/13/47/717500/pogba-ke-juve-karena-tak-dihargai-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/11/13/47/717500/pogba-ke-juve-karena-tak-dihargai-united</guid><pubDate>Selasa 13 November 2012 03:35 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/13/47/717500/nZ4XCluNG3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paul Pogba (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/13/47/717500/nZ4XCluNG3.jpg</image><title>Paul Pogba (Foto: Reuters)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Paul Pogba dinilai cukup menunjukkan performa mengesankan sejak dia meninggalkan Manchester United dan bergabung bersama Juventus musim panas lalu.
&amp;nbsp;
Kendati menilai Bianconeri dan Setan Merah sama-sama klub besar, namun Pogba merasa dirinya lebih dihargai ketika berseragam Hitam-Putih. Pertimbangan itulah yang membuatnya tak memperpanjang kontraknya di Old Trafford dan lebih memilih bergabung dengan Juve.
&amp;nbsp;
&quot;Juventus adalah klub besar dan tidak ada banyak perbedaan dibandingkan dengan Manchester United, mereka adalah dua klub yang paling penting di dunia,&quot; ucap Pogba, seperti dilansir Football-Italia, Selasa (14/11/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Perbedaan di sini adalah bahwa saya merasa dihargai, para pemain percaya pada saya, pelatih percaya kepada saya dan saya memiliki kesempatan untuk bermain,&quot; ungkap pemain berkebangsaan Prancis ini.
&amp;nbsp;
Pogba juga mengungkapkan, dirinya sempat bingung memilih olahraga apa yang harus ditekuni, karena selain sepakbola, dia bermain tenis meja dan jadwal latihan keduanya sering bentrok.
&amp;nbsp;
&quot;Saya bermain sepakbola karena Ronaldo Brasil,&quot; katanya. &quot;Ketika saya masih berusia sembilan tahun, saya harus memilih antara meja tenis dan sepakbola karena pelajaran untuk kedua jatuh pada hari Sabtu,&amp;rdquo; tambah pemain berusia 19 tahun ini.
&amp;nbsp;
&quot;Kemudian datang Piala Dunia 2002 dan Ronaldo menyihir saya. Saat itulah saya meninggalkan tenis meja untuk sepakbola. Tapi, saya masih cukup baik saat menggunakan bat (raket tenis meja),&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Paul Pogba dinilai cukup menunjukkan performa mengesankan sejak dia meninggalkan Manchester United dan bergabung bersama Juventus musim panas lalu.
&amp;nbsp;
Kendati menilai Bianconeri dan Setan Merah sama-sama klub besar, namun Pogba merasa dirinya lebih dihargai ketika berseragam Hitam-Putih. Pertimbangan itulah yang membuatnya tak memperpanjang kontraknya di Old Trafford dan lebih memilih bergabung dengan Juve.
&amp;nbsp;
&quot;Juventus adalah klub besar dan tidak ada banyak perbedaan dibandingkan dengan Manchester United, mereka adalah dua klub yang paling penting di dunia,&quot; ucap Pogba, seperti dilansir Football-Italia, Selasa (14/11/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Perbedaan di sini adalah bahwa saya merasa dihargai, para pemain percaya pada saya, pelatih percaya kepada saya dan saya memiliki kesempatan untuk bermain,&quot; ungkap pemain berkebangsaan Prancis ini.
&amp;nbsp;
Pogba juga mengungkapkan, dirinya sempat bingung memilih olahraga apa yang harus ditekuni, karena selain sepakbola, dia bermain tenis meja dan jadwal latihan keduanya sering bentrok.
&amp;nbsp;
&quot;Saya bermain sepakbola karena Ronaldo Brasil,&quot; katanya. &quot;Ketika saya masih berusia sembilan tahun, saya harus memilih antara meja tenis dan sepakbola karena pelajaran untuk kedua jatuh pada hari Sabtu,&amp;rdquo; tambah pemain berusia 19 tahun ini.
&amp;nbsp;
&quot;Kemudian datang Piala Dunia 2002 dan Ronaldo menyihir saya. Saat itulah saya meninggalkan tenis meja untuk sepakbola. Tapi, saya masih cukup baik saat menggunakan bat (raket tenis meja),&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
