<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisna, Sang Penentu dari Blitar</title><description>Di antara 18 pemain Indonesia All Star Team (IAST) 2012, ada satu nama  yang menjadi sosok penentu gelar juara. Dia lah Mohhamad Krisna  Septiawan, pencetak gol kemenangan IAST pada laga final melawan tim  campuran Italia-Lituania-Kroasia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/51/714631/krisna-sang-penentu-dari-blitar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/51/714631/krisna-sang-penentu-dari-blitar"/><item><title>Krisna, Sang Penentu dari Blitar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/51/714631/krisna-sang-penentu-dari-blitar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/51/714631/krisna-sang-penentu-dari-blitar</guid><pubDate>Selasa 06 November 2012 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/06/51/714631/QAWdJkPiPP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">M. Krisna Septiawan. (Foto: Aditya/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/06/51/714631/QAWdJkPiPP.jpg</image><title>M. Krisna Septiawan. (Foto: Aditya/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Di antara 18 pemain Indonesia All Star Team (IAST) 2012, ada satu nama yang menjadi sosok penentu gelar juara. Dia lah Mohhamad Krisna Septiawan, pencetak gol kemenangan IAST pada laga final melawan tim campuran Italia-Lituania-Kroasia.
&amp;nbsp;
Krisna mencetak gol di saat kedudukan imbang 1-1, setelah rekannya M. Ananda mencetak gol pembuka pada babak pertama. Menjadi penentu kemenangan tim Indonesia -sekaligus mempertahankan tradisi kemenangan pada dua tahun sebelumnya, pemuda asli Blitar itu tak mampu menutupi rasa gembiranya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saat itu (pertandingan final) berlangsung dengan ketat dan keras dan penguasaan bola 50-50. Meskipun cuaca sangat dingin dan sedang turun hujan, kami tetap bermain penuh semangat,&amp;rdquo; ujar Krisna, pada acara penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (6/11/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya senang, dan kemenangan ini sangat membanggakan. Apalagi, saya berhasil mencetak gol. Saya lupa menit ke berapa, tapi itu terjadi beberapa saat jelang pertandingan berakhir,&amp;rdquo; sambung pengagum penyerang muda AC Milan, Stephan El Shaarawy tersebut.
&amp;nbsp;
Krisna, yang juga bergabung dengan Pertamina  Soccer School, tak akan berhenti berusaha meraih mimpi terbesarnya. Ia bertekad bisa menggunakan kostum Timnas Indonesia, dan membawa Garuda berlaga di putaran final Piala Dunia. Buona fortuna, Krisna!</description><content:encoded>JAKARTA - Di antara 18 pemain Indonesia All Star Team (IAST) 2012, ada satu nama yang menjadi sosok penentu gelar juara. Dia lah Mohhamad Krisna Septiawan, pencetak gol kemenangan IAST pada laga final melawan tim campuran Italia-Lituania-Kroasia.
&amp;nbsp;
Krisna mencetak gol di saat kedudukan imbang 1-1, setelah rekannya M. Ananda mencetak gol pembuka pada babak pertama. Menjadi penentu kemenangan tim Indonesia -sekaligus mempertahankan tradisi kemenangan pada dua tahun sebelumnya, pemuda asli Blitar itu tak mampu menutupi rasa gembiranya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saat itu (pertandingan final) berlangsung dengan ketat dan keras dan penguasaan bola 50-50. Meskipun cuaca sangat dingin dan sedang turun hujan, kami tetap bermain penuh semangat,&amp;rdquo; ujar Krisna, pada acara penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (6/11/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya senang, dan kemenangan ini sangat membanggakan. Apalagi, saya berhasil mencetak gol. Saya lupa menit ke berapa, tapi itu terjadi beberapa saat jelang pertandingan berakhir,&amp;rdquo; sambung pengagum penyerang muda AC Milan, Stephan El Shaarawy tersebut.
&amp;nbsp;
Krisna, yang juga bergabung dengan Pertamina  Soccer School, tak akan berhenti berusaha meraih mimpi terbesarnya. Ia bertekad bisa menggunakan kostum Timnas Indonesia, dan membawa Garuda berlaga di putaran final Piala Dunia. Buona fortuna, Krisna!</content:encoded></item></channel></rss>
