<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marotta: Kesalahan Wasit Bagian dari Permainan</title><description>Direktur umum Juventus Giuseppe Marotta coba meredam kemelut soal keputusan wasit yang cenderung menguntungkan timnya dengan menyebut kesalahan sang pengadil merupakan bagian dari permainan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/47/714142/marotta-kesalahan-wasit-bagian-dari-permainan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/47/714142/marotta-kesalahan-wasit-bagian-dari-permainan"/><item><title>Marotta: Kesalahan Wasit Bagian dari Permainan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/47/714142/marotta-kesalahan-wasit-bagian-dari-permainan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/11/06/47/714142/marotta-kesalahan-wasit-bagian-dari-permainan</guid><pubDate>Selasa 06 November 2012 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/06/47/714142/84SeJzwLG6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Giuseppe Marotta (kiri) menyangkal adanya konspirasi yang menguntungkan Juventus/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/06/47/714142/84SeJzwLG6.jpg</image><title>Giuseppe Marotta (kiri) menyangkal adanya konspirasi yang menguntungkan Juventus/Getty Images</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Direktur umum Juventus Giuseppe Marotta coba meredam kemelut soal keputusan wasit yang cenderung menguntungkan timnya dengan menyebut kesalahan sang pengadil merupakan bagian dari permainan.
&amp;nbsp;
Situasi di kubu Juventus memang tengah muram pasca-kekalahan dari Inter Milan 1-3 yang menjadi kekalahan pertama dalam 49 pertandingan terakhir. Eh, sudah jatuh tertimpa tangga.
&amp;nbsp;
Sudah rekor demi rekornya pupus, publik Italia&amp;mdash;termasuk di antaranya presiden Inter Massimo Moratti&amp;mdash;tak henti mencela Juventus yang dalam dua laga terakhir, gol offside para pemainnya disahkan wasit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Begitu banyak kemuraman seusai kalah dari rival seperti Inter, tapi kami telah menutup episode tersebut,&amp;rdquo; kata Marotta seperti dikutip dari Football-Italia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kesalahan wasit? Itu bagian dari permainan,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu telah terjadi dan akan kembali terjadi. Bahkan, laga terbesar selalu ada kesalahan wasit di dalamnya. Bedanya, sekarang Anda bisa melihatnya dengan begitu detail di televisi,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pertama-tama, Anda harus mengesampingkan adanya itikad buruk (dari wasit). Itu karena dalam jangka panjang, sikap mendukung dan merugikan salah satu tim akan menghancurkan keseimbangan permainan,&amp;rdquo; kata pria berusia 57 tahun ini.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Direktur umum Juventus Giuseppe Marotta coba meredam kemelut soal keputusan wasit yang cenderung menguntungkan timnya dengan menyebut kesalahan sang pengadil merupakan bagian dari permainan.
&amp;nbsp;
Situasi di kubu Juventus memang tengah muram pasca-kekalahan dari Inter Milan 1-3 yang menjadi kekalahan pertama dalam 49 pertandingan terakhir. Eh, sudah jatuh tertimpa tangga.
&amp;nbsp;
Sudah rekor demi rekornya pupus, publik Italia&amp;mdash;termasuk di antaranya presiden Inter Massimo Moratti&amp;mdash;tak henti mencela Juventus yang dalam dua laga terakhir, gol offside para pemainnya disahkan wasit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Begitu banyak kemuraman seusai kalah dari rival seperti Inter, tapi kami telah menutup episode tersebut,&amp;rdquo; kata Marotta seperti dikutip dari Football-Italia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kesalahan wasit? Itu bagian dari permainan,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu telah terjadi dan akan kembali terjadi. Bahkan, laga terbesar selalu ada kesalahan wasit di dalamnya. Bedanya, sekarang Anda bisa melihatnya dengan begitu detail di televisi,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pertama-tama, Anda harus mengesampingkan adanya itikad buruk (dari wasit). Itu karena dalam jangka panjang, sikap mendukung dan merugikan salah satu tim akan menghancurkan keseimbangan permainan,&amp;rdquo; kata pria berusia 57 tahun ini.</content:encoded></item></channel></rss>
