<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Mengapa Selalu Juve yang Diuntungkan Wasit?&quot;</title><description>Legenda Lazio, Paolo Di Canio, mengkritik kepemimpinan wasit-wasit  Italia, dan ikut berkomentar tentang perdebatan tak jarangnya Juventus  mendapat keuntungan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/714056/mengapa-selalu-juve-yang-diuntungkan-wasit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/714056/mengapa-selalu-juve-yang-diuntungkan-wasit"/><item><title>&quot;Mengapa Selalu Juve yang Diuntungkan Wasit?&quot;</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/714056/mengapa-selalu-juve-yang-diuntungkan-wasit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/714056/mengapa-selalu-juve-yang-diuntungkan-wasit</guid><pubDate>Senin 05 November 2012 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/05/47/714056/4n1PSZjH96.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paolo Di Canio (Foto: BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/05/47/714056/4n1PSZjH96.jpg</image><title>Paolo Di Canio (Foto: BBC)</title></images><description>SWINDON &amp;ndash; Legenda Lazio, Paolo Di Canio, mengkritik kepemimpinan wasit-wasit Italia, dan ikut berkomentar tentang perdebatan tak jarangnya Juventus mendapat keuntungan.
&amp;nbsp;
Bianconeri belakangan terus menjadi sorotan karena keputusan-keputusan wasit yang kontroversial selama dua pekan terakhir. Yang pertama saat menghadapi Catania, di mana gol offside Juve disahkan wasit, sedangkan gol Catania yang sah dianggap offside.
&amp;nbsp;
Yang kedua, kala tim asuhan Antonio Conte ini menjamu Inter Milan, di mana gol Juventus lagi-lagi berbau offside, dan pelanggaran keras Stephan Lichtsteiner tak diganjar kartu kuning kedua, yang hal itu dinilai Presiden Nerazzurri, Massimo Moratti sengaja dilakukan wasit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Wasit-wasit di Italia lebih bugar dan lebih banyak berlari dari wasit-wasit di Inggris, tetapi mereka terlalu banyak melakukan kesalahan,&quot; tegas Di Canio, seperti dilansir Gazzetta dello Sport, Senin (5/11/2012). &quot;Dan kemudian begitu juga dengan asisten wasit,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
&quot;Seseorang tolong jelaskan kepada saya mengapa Juve diberi keputusan-keputusan seperti itu saat menghadapi Catania dan Inter. Mengapa selalu Juve yang di posisi tersebut,&amp;rdquo; sindir mantan pemain West Ham United ini.
&amp;nbsp;
Pelatih Swindon Town kemudian juga mengomentari gaya melatih Zdenek Zeman dalam membesut AS Roma, yang menurutnya perlu diubah. Di Canio memberikan simpatinya kepada Zeman dan berharap lebih memperhatikan pertahanan dalam taktiknya.
&amp;nbsp;
&quot;Saya merasa kasihan kepada Zeman karena dia adalah orang baik,&quot; terang pelatih berusia 44 tahun ini. &quot;Tapi, Anda tidak dapat bermain sepakbola tanpa memandang pertahanan. Dia telah jatuh ke dalam perangkap Roma,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>SWINDON &amp;ndash; Legenda Lazio, Paolo Di Canio, mengkritik kepemimpinan wasit-wasit Italia, dan ikut berkomentar tentang perdebatan tak jarangnya Juventus mendapat keuntungan.
&amp;nbsp;
Bianconeri belakangan terus menjadi sorotan karena keputusan-keputusan wasit yang kontroversial selama dua pekan terakhir. Yang pertama saat menghadapi Catania, di mana gol offside Juve disahkan wasit, sedangkan gol Catania yang sah dianggap offside.
&amp;nbsp;
Yang kedua, kala tim asuhan Antonio Conte ini menjamu Inter Milan, di mana gol Juventus lagi-lagi berbau offside, dan pelanggaran keras Stephan Lichtsteiner tak diganjar kartu kuning kedua, yang hal itu dinilai Presiden Nerazzurri, Massimo Moratti sengaja dilakukan wasit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Wasit-wasit di Italia lebih bugar dan lebih banyak berlari dari wasit-wasit di Inggris, tetapi mereka terlalu banyak melakukan kesalahan,&quot; tegas Di Canio, seperti dilansir Gazzetta dello Sport, Senin (5/11/2012). &quot;Dan kemudian begitu juga dengan asisten wasit,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
&quot;Seseorang tolong jelaskan kepada saya mengapa Juve diberi keputusan-keputusan seperti itu saat menghadapi Catania dan Inter. Mengapa selalu Juve yang di posisi tersebut,&amp;rdquo; sindir mantan pemain West Ham United ini.
&amp;nbsp;
Pelatih Swindon Town kemudian juga mengomentari gaya melatih Zdenek Zeman dalam membesut AS Roma, yang menurutnya perlu diubah. Di Canio memberikan simpatinya kepada Zeman dan berharap lebih memperhatikan pertahanan dalam taktiknya.
&amp;nbsp;
&quot;Saya merasa kasihan kepada Zeman karena dia adalah orang baik,&quot; terang pelatih berusia 44 tahun ini. &quot;Tapi, Anda tidak dapat bermain sepakbola tanpa memandang pertahanan. Dia telah jatuh ke dalam perangkap Roma,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
