<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Milito: Marah, Kunci Comeback Kami</title><description>Pahlawan kemenangan Internazionale Milan atas Juventus, Diego Milito mengungkapkan kunci performa hebat Nerazzurri adalah rasa marah yang ditimbulkan oleh gol offside Arturo Vidal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/713572/milito-marah-kunci-comeback-kami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/713572/milito-marah-kunci-comeback-kami"/><item><title>Milito: Marah, Kunci Comeback Kami</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/713572/milito-marah-kunci-comeback-kami</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/11/05/47/713572/milito-marah-kunci-comeback-kami</guid><pubDate>Senin 05 November 2012 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/05/47/713572/SbbCjZM3oI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego Milito mampu membalikkan ketinggalan 0-1 jadi kemenangan 3-1 atas Juventus/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/05/47/713572/SbbCjZM3oI.jpg</image><title>Diego Milito mampu membalikkan ketinggalan 0-1 jadi kemenangan 3-1 atas Juventus/Reuters</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Pahlawan kemenangan Internazionale Milan atas Juventus, Diego Milito mengungkapkan kunci performa hebat Nerazzurri adalah rasa marah yang ditimbulkan oleh gol offside Arturo Vidal.
&amp;nbsp;
Sebelum Vidal berhasil mencetak gol, Kwadwo Asamoah jelas-jelas berada pada posisi offiside. Namun, wasit Paolo Tagliavento tetap mengesahkan gol pada detik ke-18 alias menit pertama tersebut.
&amp;nbsp;
Kontroversi berlanjut pada menit ke-34 setelah Stephan Lichsteiner tak diganjar kartu kuning kedua meski melakukan pelanggaran keras terhadap Rodrigo Palacio. Dua kejadian ini membuat Inter yang tertinggal 0-1 ketika jeda dilanda rasa marah.
&amp;nbsp;
Hasilnya, berbekal kedongkolan ini, Milito mencetak dua gol di babak kedua dan ditutup oleh gol Palacio untuk membuat Inter berbalik menang 3-1.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sungguh laga teramat sulit melawan juara bertahan. Di awal pertandingan, kami terlalu lamban dan langsung tertinggal, tapi kami mampu berkembang hingga memenangi partai ini,&amp;rdquo; kata Milito seperti dikutip dari Sky Sports Italia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memasuki babak kedua dengan penuh kemarahan gara-gara gol offside dan insiden Lichtsteiner. Itulah kunci performa fantastis kami,&amp;rdquo; kata Milto.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami harus senantiasa berusaha, terus menyulitkan Juve dan juga lawan-lawan lain, lalu kita lihat saja,&amp;rdquo; kata Milito.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Pahlawan kemenangan Internazionale Milan atas Juventus, Diego Milito mengungkapkan kunci performa hebat Nerazzurri adalah rasa marah yang ditimbulkan oleh gol offside Arturo Vidal.
&amp;nbsp;
Sebelum Vidal berhasil mencetak gol, Kwadwo Asamoah jelas-jelas berada pada posisi offiside. Namun, wasit Paolo Tagliavento tetap mengesahkan gol pada detik ke-18 alias menit pertama tersebut.
&amp;nbsp;
Kontroversi berlanjut pada menit ke-34 setelah Stephan Lichsteiner tak diganjar kartu kuning kedua meski melakukan pelanggaran keras terhadap Rodrigo Palacio. Dua kejadian ini membuat Inter yang tertinggal 0-1 ketika jeda dilanda rasa marah.
&amp;nbsp;
Hasilnya, berbekal kedongkolan ini, Milito mencetak dua gol di babak kedua dan ditutup oleh gol Palacio untuk membuat Inter berbalik menang 3-1.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sungguh laga teramat sulit melawan juara bertahan. Di awal pertandingan, kami terlalu lamban dan langsung tertinggal, tapi kami mampu berkembang hingga memenangi partai ini,&amp;rdquo; kata Milito seperti dikutip dari Sky Sports Italia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memasuki babak kedua dengan penuh kemarahan gara-gara gol offside dan insiden Lichtsteiner. Itulah kunci performa fantastis kami,&amp;rdquo; kata Milto.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami harus senantiasa berusaha, terus menyulitkan Juve dan juga lawan-lawan lain, lalu kita lihat saja,&amp;rdquo; kata Milito.</content:encoded></item></channel></rss>
