<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meninggalnya Sang Ayah, Momen Tersulit Il Pinturicchio</title><description>Alessandro Del Piero merupakan salah satu pemain kondang di dunia sepakbola. Tapi pemain berjuluk I Pinturcchio ini mengaku, ketenaran dan segala yang dia punya seakan tidak berguna untuk menyembuhkan penyakit ayahnya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/03/50/713083/meninggalnya-sang-ayah-momen-tersulit-il-pinturicchio</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/11/03/50/713083/meninggalnya-sang-ayah-momen-tersulit-il-pinturicchio"/><item><title>Meninggalnya Sang Ayah, Momen Tersulit Il Pinturicchio</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/11/03/50/713083/meninggalnya-sang-ayah-momen-tersulit-il-pinturicchio</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/11/03/50/713083/meninggalnya-sang-ayah-momen-tersulit-il-pinturicchio</guid><pubDate>Sabtu 03 November 2012 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/03/50/713083/ee5ll5Vdt6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alessandro Del Piero (foto:Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/03/50/713083/ee5ll5Vdt6.jpg</image><title>Alessandro Del Piero (foto:Reuters)</title></images><description>SYDNEY &amp;ndash; Alessandro Del Piero merupakan salah satu pemain kondang di dunia sepakbola. Tapi pemain berjuluk I Pinturcchio ini mengaku, ketenaran dan segala yang dia punya seakan tidak berguna untuk menyembuhkan penyakit ayahnya.
&amp;nbsp;
Pada tahun 2001, merupakan masa kelam bagi striker 37 tahun ini. Bagaimana tidak, pada saat dirinya tengah berjaya bersama Juventus sebagai bintang sepakbola, saat itulah dia harus kehilangan sang ayah. Gino Del Piero untuk selamanya.
&amp;nbsp;
Penyakit yang diderita ayahnya, tak bisa ditolong, meskipun dia memiliki harta yang berlimpah, buah dari pencapaiannya selama ini. Dia pun mengakui bahwa itu menjadi momen yang sangat sulit untuk dilaluinya. Meski begitu, hanya empat hari berselang setelah ayahnya wafat, Del Piero langsung mencetak gol kemenangan atas Bari, dan tentunya gol tersebut dia persembahkan untuk sang ayah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pada 2001, ketika ayah saya meninggal. Ini merupakan momen paling sulit bagi saya, baik secara pribadi maupun sebagai pemain professional,&amp;rdquo; ujar Del Piero, seperti dilansir Corriera della Sera, Sabtu (3/11/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya memiliki semuanya di dunia dan saya tidak bisa melakukan apapun untuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan itu. Ini mengambil segalanya dalam pandangan saya,&amp;rdquo; lanjut mantan kapten Juventus tersebut.
&amp;nbsp;
Suami dari Sonia Amoruso ini juga membeberkan kehidupan pribadinya dan mengatakan ada perbedaan saat berada di lapangan maupun saat dia berada di rumah bersama keluarganya. Baginya bertindak sebagai seorang ayah dan suami sangat penting untuk menjadi panutan di keluarganya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di dalam lapangan saya anak yang liar. Saya akan lakukan apa pun untuk menang. Namun, ketika saya pulang ke rumah dan bermain dengan anak-anak saya. Saya melindungi kehidupan pribadi saya,&amp;rdquo;lanjut Ale.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya merasa tanggung jawab menjadi panutan untuk yang lebih muda, seperti idola saya untuk saya. Saya pikir itu adil untuk memberikan contoh positif untuk mereka,&amp;rdquo; sambungnya
&amp;nbsp;
Kini Del Piero telah bergabung bersama Sydney FC dan dia mengaku menikmati kehidupan barunya di Australia. Banyak hal berbeda tinggal di negeri orang, terutama saat publik datang menontonnya bermain, mencetak gol, dan meraih kemenangan untuk klub yang berjuluk The Sky Blues.</description><content:encoded>SYDNEY &amp;ndash; Alessandro Del Piero merupakan salah satu pemain kondang di dunia sepakbola. Tapi pemain berjuluk I Pinturcchio ini mengaku, ketenaran dan segala yang dia punya seakan tidak berguna untuk menyembuhkan penyakit ayahnya.
&amp;nbsp;
Pada tahun 2001, merupakan masa kelam bagi striker 37 tahun ini. Bagaimana tidak, pada saat dirinya tengah berjaya bersama Juventus sebagai bintang sepakbola, saat itulah dia harus kehilangan sang ayah. Gino Del Piero untuk selamanya.
&amp;nbsp;
Penyakit yang diderita ayahnya, tak bisa ditolong, meskipun dia memiliki harta yang berlimpah, buah dari pencapaiannya selama ini. Dia pun mengakui bahwa itu menjadi momen yang sangat sulit untuk dilaluinya. Meski begitu, hanya empat hari berselang setelah ayahnya wafat, Del Piero langsung mencetak gol kemenangan atas Bari, dan tentunya gol tersebut dia persembahkan untuk sang ayah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pada 2001, ketika ayah saya meninggal. Ini merupakan momen paling sulit bagi saya, baik secara pribadi maupun sebagai pemain professional,&amp;rdquo; ujar Del Piero, seperti dilansir Corriera della Sera, Sabtu (3/11/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya memiliki semuanya di dunia dan saya tidak bisa melakukan apapun untuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan itu. Ini mengambil segalanya dalam pandangan saya,&amp;rdquo; lanjut mantan kapten Juventus tersebut.
&amp;nbsp;
Suami dari Sonia Amoruso ini juga membeberkan kehidupan pribadinya dan mengatakan ada perbedaan saat berada di lapangan maupun saat dia berada di rumah bersama keluarganya. Baginya bertindak sebagai seorang ayah dan suami sangat penting untuk menjadi panutan di keluarganya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di dalam lapangan saya anak yang liar. Saya akan lakukan apa pun untuk menang. Namun, ketika saya pulang ke rumah dan bermain dengan anak-anak saya. Saya melindungi kehidupan pribadi saya,&amp;rdquo;lanjut Ale.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya merasa tanggung jawab menjadi panutan untuk yang lebih muda, seperti idola saya untuk saya. Saya pikir itu adil untuk memberikan contoh positif untuk mereka,&amp;rdquo; sambungnya
&amp;nbsp;
Kini Del Piero telah bergabung bersama Sydney FC dan dia mengaku menikmati kehidupan barunya di Australia. Banyak hal berbeda tinggal di negeri orang, terutama saat publik datang menontonnya bermain, mencetak gol, dan meraih kemenangan untuk klub yang berjuluk The Sky Blues.</content:encoded></item></channel></rss>
