<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus Pernah Salah Beli Pemain</title><description>Direktur jenderal Juventus Giuseppe Marotta mengaku pernah salah membeli pemain. Marotta yang bertanggung jawab dalam lalu lintas keluar-masuk pemain Bianconeri telah mendatangkan 22 pemain baru sejak menjabat pada 2010 lalu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/27/47/709831/juventus-pernah-salah-beli-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/10/27/47/709831/juventus-pernah-salah-beli-pemain"/><item><title>Juventus Pernah Salah Beli Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/27/47/709831/juventus-pernah-salah-beli-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/10/27/47/709831/juventus-pernah-salah-beli-pemain</guid><pubDate>Sabtu 27 Oktober 2012 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/27/47/709831/LeNPjuk8VQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Giuseppe Marotta lebih sering sukses dibanding gagal dalam rekrut pemain/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/27/47/709831/LeNPjuk8VQ.jpg</image><title>Giuseppe Marotta lebih sering sukses dibanding gagal dalam rekrut pemain/Getty Images</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Direktur jenderal Juventus Giuseppe Marotta mengaku pernah salah membeli pemain. Marotta yang bertanggung jawab dalam lalu lintas keluar-masuk pemain Bianconeri telah mendatangkan 22 pemain baru sejak menjabat pada 2010 lalu.
&amp;nbsp;
Total, dana yang dikeluarkan Juve untuk mendatangkan pemain-pemain tersebut adalah 210,4 juta euro atau mencapai Rp 2,6 triliun. Sepadankah dengan prestasi yang diraih La Vecchia Signora?
&amp;nbsp;
Satu titel Serie A&amp;mdash;titel pertama sejak Calciopoli&amp;mdash;dan satu trofi Supercoppa plus catatan tidak terkalahkan dalam 47 pertandingan jelas uang tersebut terasa layak. Meski demikian, sukses ini bukan tanpa catat.
&amp;nbsp;
Pembelian 15 juta euro Milos Krasic, 12 juta euro Jorge Martinez, dan 9 juta euro Eljero Elia jadi sebuah pemborosan karena tenaga mereka nyaris tak terpakai. Marotta pun mengakui hal ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang benar pernah ada kesalahan. Jorge Martinez (yang dibeli 12 juta euro dari Catania) ada di urutan teratas,&amp;rdquo; kata Marotta seperti dikutip dari Football-Italia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dalam dua tahun terakhir kami bukan melakukan revolusi melainkan peremajaan yang signifikan. Kami membeli 22 pemain dan tentu saja pasti ada kesalahan pembelian satu-dua pemain,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi jangan lupakan juga yang berhasil. Kami mendapatkan Andrea Pirlo secara gratis, juga Paul Pogba, dan Arturo Vidal&amp;mdash;pemain yang dibeli 10 juta euro tapi tak kami lepas di harga 30 juta euro,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami menolak penawaran tersebut karena Juventus bukanlah klub penjual pemain,&amp;rdquo; kata Marotta.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Direktur jenderal Juventus Giuseppe Marotta mengaku pernah salah membeli pemain. Marotta yang bertanggung jawab dalam lalu lintas keluar-masuk pemain Bianconeri telah mendatangkan 22 pemain baru sejak menjabat pada 2010 lalu.
&amp;nbsp;
Total, dana yang dikeluarkan Juve untuk mendatangkan pemain-pemain tersebut adalah 210,4 juta euro atau mencapai Rp 2,6 triliun. Sepadankah dengan prestasi yang diraih La Vecchia Signora?
&amp;nbsp;
Satu titel Serie A&amp;mdash;titel pertama sejak Calciopoli&amp;mdash;dan satu trofi Supercoppa plus catatan tidak terkalahkan dalam 47 pertandingan jelas uang tersebut terasa layak. Meski demikian, sukses ini bukan tanpa catat.
&amp;nbsp;
Pembelian 15 juta euro Milos Krasic, 12 juta euro Jorge Martinez, dan 9 juta euro Eljero Elia jadi sebuah pemborosan karena tenaga mereka nyaris tak terpakai. Marotta pun mengakui hal ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang benar pernah ada kesalahan. Jorge Martinez (yang dibeli 12 juta euro dari Catania) ada di urutan teratas,&amp;rdquo; kata Marotta seperti dikutip dari Football-Italia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dalam dua tahun terakhir kami bukan melakukan revolusi melainkan peremajaan yang signifikan. Kami membeli 22 pemain dan tentu saja pasti ada kesalahan pembelian satu-dua pemain,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi jangan lupakan juga yang berhasil. Kami mendapatkan Andrea Pirlo secara gratis, juga Paul Pogba, dan Arturo Vidal&amp;mdash;pemain yang dibeli 10 juta euro tapi tak kami lepas di harga 30 juta euro,&amp;rdquo; kata Marotta.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami menolak penawaran tersebut karena Juventus bukanlah klub penjual pemain,&amp;rdquo; kata Marotta.</content:encoded></item></channel></rss>
