<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Dipuji Mirip Mou, Strama Hanya Tersenyum</title><description>Allenatore muda Inter Milan, Andrea Stramaccioni kembali disetarakan dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho oleh Massimo Moratti. Kali ini Strama, panggilan akrab Stramaccioni menanggapi pujian tersebut dengan senyuman.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/47/701341/kembali-dipuji-mirip-mou-strama-hanya-tersenyum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/47/701341/kembali-dipuji-mirip-mou-strama-hanya-tersenyum"/><item><title>Kembali Dipuji Mirip Mou, Strama Hanya Tersenyum</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/47/701341/kembali-dipuji-mirip-mou-strama-hanya-tersenyum</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/47/701341/kembali-dipuji-mirip-mou-strama-hanya-tersenyum</guid><pubDate>Selasa 09 Oktober 2012 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/09/47/701341/UWRGCzJgf0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andrea Stramaccioni (foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/09/47/701341/UWRGCzJgf0.jpg</image><title>Andrea Stramaccioni (foto: Ist)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Allenatore muda Inter Milan, Andrea Stramaccioni kembali disetarakan dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho oleh Massimo Moratti. Kali ini Strama, panggilan akrab Stramaccioni menanggapi pujian tersebut dengan senyuman.
&amp;nbsp;
Strama yang merupakan mantan pelatih Inter Primavera sukses membangunkan kembali I Nerazzurri ke papan atas klasemen sementara Serie A. Kemenangan atas AC Milan 1-0 pada derby lalu, adalah bukti dirinya pantas disamakan dengan pelatih berjuluk The Only One itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sangat bangga apa yang dikatakan Presiden (Massimo Moratti). Saya hanya bisa tersenyum dibandingkan (dengan Mourinho) karena saya bukan siapa-siapa. Sementara Mourinho telah memenangkan banyak gelar dimanapun dia melatih,&amp;rdquo; ucap Strama, seperti dilansir Anch&amp;rsquo;io Lo Sport, Selasa (9/10/2012).
&amp;nbsp;
Strama bisa dikatakan sukses menangani Inter Senior. Baginya, hal ini tak lepas dari perhatian yang dilakukan oleh Moratti, yang memberikan kepercayaan penuh terhadapnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya merasa beruntung karena saya mendapatkan perhatian dari klub seperti Inter. Pertama dengan tim muda, kemudian Presiden Moratti mengikuti saya saat di Primavera dan ditunjuklah saya,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Inilah mengapa saya setiap hari berlatih di lapangan untuk mencoba dan membayar kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya sangat senang, tapi saya ingin menjaga agar saya tetap membumi karena jalan kami masih panjang,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Allenatore muda Inter Milan, Andrea Stramaccioni kembali disetarakan dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho oleh Massimo Moratti. Kali ini Strama, panggilan akrab Stramaccioni menanggapi pujian tersebut dengan senyuman.
&amp;nbsp;
Strama yang merupakan mantan pelatih Inter Primavera sukses membangunkan kembali I Nerazzurri ke papan atas klasemen sementara Serie A. Kemenangan atas AC Milan 1-0 pada derby lalu, adalah bukti dirinya pantas disamakan dengan pelatih berjuluk The Only One itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sangat bangga apa yang dikatakan Presiden (Massimo Moratti). Saya hanya bisa tersenyum dibandingkan (dengan Mourinho) karena saya bukan siapa-siapa. Sementara Mourinho telah memenangkan banyak gelar dimanapun dia melatih,&amp;rdquo; ucap Strama, seperti dilansir Anch&amp;rsquo;io Lo Sport, Selasa (9/10/2012).
&amp;nbsp;
Strama bisa dikatakan sukses menangani Inter Senior. Baginya, hal ini tak lepas dari perhatian yang dilakukan oleh Moratti, yang memberikan kepercayaan penuh terhadapnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya merasa beruntung karena saya mendapatkan perhatian dari klub seperti Inter. Pertama dengan tim muda, kemudian Presiden Moratti mengikuti saya saat di Primavera dan ditunjuklah saya,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Inilah mengapa saya setiap hari berlatih di lapangan untuk mencoba dan membayar kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya sangat senang, tapi saya ingin menjaga agar saya tetap membumi karena jalan kami masih panjang,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
