<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Benci Ashley Cole, Dia Cuma Terseret Konflik</title><description>Keterlibatan Ashley Cole dalam kasus rasial yang dihadapi John Terry, membuat bek Chelsea itu seperti terseret jauh dalam konflik yang diciptakan rekan satu timnya itu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/45/701437/jangan-benci-ashley-cole-dia-cuma-terseret-konflik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/45/701437/jangan-benci-ashley-cole-dia-cuma-terseret-konflik"/><item><title>Jangan Benci Ashley Cole, Dia Cuma Terseret Konflik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/45/701437/jangan-benci-ashley-cole-dia-cuma-terseret-konflik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/10/09/45/701437/jangan-benci-ashley-cole-dia-cuma-terseret-konflik</guid><pubDate>Selasa 09 Oktober 2012 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fitra Iskandar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/09/45/701437/hKiWYnRcl4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ashley Cole.(foto:The Sun)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/09/45/701437/hKiWYnRcl4.jpg</image><title>Ashley Cole.(foto:The Sun)</title></images><description>LONDON - Keterlibatan Ashley Cole dalam kasus rasial yang dihadapi John Terry, membuat bek Chelsea itu seperti terseret jauh dalam konflik yang diciptakan rekan satu timnya itu. Cole kini menjadi sasaran kebencian sebagaian publik, dan berurusan dengan FA.
&amp;nbsp;
Keputusan Cole memberi kesaksian meringankan dalam sidang Terry, membuat hubungannya dengan Rio Ferdinand, rekan satu timnya di Timnas Inggris, renggang. Ferdinand mengecam kesaksian Cole, dan menganggapnya seperti pria kulit hitam yang berlaga seperti seorang kulit putih.
&amp;nbsp;
Padahal, Cole seharusnya bisa bersikap netral. Itu pandangan Ian Wright, legenda Arsenal yang kini sering tampil sebagai komentator.Cole tidak sepantasnya membela Terry dengan memberikan kesaksian meringankan. Sebab Cole memang tidak berada di dekat Terry saat peristiwa penghinaan terhadap bek Queens Park Rangers itu terjadi. Yang justru lebih dekat posisinya ialah John Obi Mikel.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Cole seharusnya mengatakan saya tidak yakin apa yang dikatakan Terry, karena posisi saya tidak terlalu dekat,&amp;rdquo; kata Ian Wright.
&amp;nbsp;
Di situlah kesalahan Cole terbesar. Mau tampil membela Terry untuk menyangkal tuduhan Anton Ferdinand. Sekarang masalahnya lebih runyam lagi. Cole dibenci oleh publik, yang mengutuk rasisme, dan berurusan dengan FA, karena berkomentar miring tentang PSSI-nya Inggris itu di Twitter.
&amp;nbsp;
Cole mengumbar kejengkelannya karena menganggap kesaksiannya di FA seperti tidak digubris dan Terry tetap dianggap bersalah. Cole, meski telah meminta maaf kepada FA, tapi nampaknya sudah terlambat. Cole sudah dicap melanggar.
&amp;nbsp;
Tapi bagi Wright apa yang terjadi belakangan ini hanya kesialan Cole. Orang yang membencinya, menurut dia, belum mengenal lebih dalam sosok Cole sebenarnya.Apa yang dilakukannya dalam kasus Terry, khususnya insiden Twitternya, bukan lah karakter asli Cole. Dia hanya terseret oleh Terry.
&amp;nbsp;
Tapi nasi sudah jadi bubur. Kemungkinan terburuk Cole bisa benar-benar dilempar FA dari skuad Tiga Singa, karena perbuatannya itu. Lagi pula usianya sudah tidak muda lagi, 31 tahun. Jika dia diganjar hukuman oleh FA, Cole bisa kehilangan kesempatan menorehkan 100 caps, di Timnas, padahal perjalanannya sudah sangat dekat, 98 caps.</description><content:encoded>LONDON - Keterlibatan Ashley Cole dalam kasus rasial yang dihadapi John Terry, membuat bek Chelsea itu seperti terseret jauh dalam konflik yang diciptakan rekan satu timnya itu. Cole kini menjadi sasaran kebencian sebagaian publik, dan berurusan dengan FA.
&amp;nbsp;
Keputusan Cole memberi kesaksian meringankan dalam sidang Terry, membuat hubungannya dengan Rio Ferdinand, rekan satu timnya di Timnas Inggris, renggang. Ferdinand mengecam kesaksian Cole, dan menganggapnya seperti pria kulit hitam yang berlaga seperti seorang kulit putih.
&amp;nbsp;
Padahal, Cole seharusnya bisa bersikap netral. Itu pandangan Ian Wright, legenda Arsenal yang kini sering tampil sebagai komentator.Cole tidak sepantasnya membela Terry dengan memberikan kesaksian meringankan. Sebab Cole memang tidak berada di dekat Terry saat peristiwa penghinaan terhadap bek Queens Park Rangers itu terjadi. Yang justru lebih dekat posisinya ialah John Obi Mikel.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Cole seharusnya mengatakan saya tidak yakin apa yang dikatakan Terry, karena posisi saya tidak terlalu dekat,&amp;rdquo; kata Ian Wright.
&amp;nbsp;
Di situlah kesalahan Cole terbesar. Mau tampil membela Terry untuk menyangkal tuduhan Anton Ferdinand. Sekarang masalahnya lebih runyam lagi. Cole dibenci oleh publik, yang mengutuk rasisme, dan berurusan dengan FA, karena berkomentar miring tentang PSSI-nya Inggris itu di Twitter.
&amp;nbsp;
Cole mengumbar kejengkelannya karena menganggap kesaksiannya di FA seperti tidak digubris dan Terry tetap dianggap bersalah. Cole, meski telah meminta maaf kepada FA, tapi nampaknya sudah terlambat. Cole sudah dicap melanggar.
&amp;nbsp;
Tapi bagi Wright apa yang terjadi belakangan ini hanya kesialan Cole. Orang yang membencinya, menurut dia, belum mengenal lebih dalam sosok Cole sebenarnya.Apa yang dilakukannya dalam kasus Terry, khususnya insiden Twitternya, bukan lah karakter asli Cole. Dia hanya terseret oleh Terry.
&amp;nbsp;
Tapi nasi sudah jadi bubur. Kemungkinan terburuk Cole bisa benar-benar dilempar FA dari skuad Tiga Singa, karena perbuatannya itu. Lagi pula usianya sudah tidak muda lagi, 31 tahun. Jika dia diganjar hukuman oleh FA, Cole bisa kehilangan kesempatan menorehkan 100 caps, di Timnas, padahal perjalanannya sudah sangat dekat, 98 caps.</content:encoded></item></channel></rss>
