<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barca Sempat Ragukan Kemampuan Puyol</title><description>Tak seorang pun menyangka bahwa kapten Barcelona, Carles Puyol berada di ambang penjualan saat ia masih bermain tim junior Barca. Buku seputar sejarah Camp Nou menyatakan bahwa kehadiran sosok Puyol dianggap sebagai surplus.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/05/46/699601/barca-sempat-ragukan-kemampuan-puyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/10/05/46/699601/barca-sempat-ragukan-kemampuan-puyol"/><item><title>Barca Sempat Ragukan Kemampuan Puyol</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/05/46/699601/barca-sempat-ragukan-kemampuan-puyol</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/10/05/46/699601/barca-sempat-ragukan-kemampuan-puyol</guid><pubDate>Jum'at 05 Oktober 2012 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/05/46/699601/Nx5MyTEuhy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Carles Puyol. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/05/46/699601/Nx5MyTEuhy.jpg</image><title>Carles Puyol. (Foto: Reuters)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Tak seorang pun menyangka bahwa kapten Barcelona, Carles Puyol berada di ambang penjualan saat ia masih bermain tim junior Barca. Berdasarkan sebuah buku seputar sejarah Camp Nou menyatakan bahwa kehadiran sosok Puyol dianggap sebagai surplus dalam tim.
&amp;nbsp;
Buku karangan Lluis Lainz yang bertema Behind Closed Doors membahas seputar 113 tahun sejarah klub dan menceritakan bagaimana Puyol muda kerap dianggap remeh, tim pelatih Blaugrana saat itu yang terdiri dari Ronald Koeman, Llorence Serra Ferrer dan Oriol Tort meragukan kapabilitas yang dimiliki bek kelahiran La Pobla de Segur, 34 tahun silam itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Puyol memulai debutnya pada pertandingan persahabatan dengan Sallent. Pelatih yang melatihnya di tim Juvenil A mengaku puas dengan penampilannya. Namun, Tort, selaku kepala sistem pemuda klub, tidak menyukai dengan apa yang ia saksikan,&amp;rdquo; tulis Lainz, seperti dilansir Goal, Jumat (5/10/2012).
&amp;nbsp;
Senada dengan Tort, Koeman pun skeptis dengan talenta yang dimiliki Puyol belia. Menurut Lainz, Koeman jauh percaya sosok Xavi. &amp;ldquo;Bagi Koeman, Xavi ditakdirkan untuk menjadi seorang pemain besar. Tapi tidak dengan Puyol. Kemampuannya tidak sama dengan Xavi,&amp;rdquo; lanjut penulis.
&amp;nbsp;
Namun, keraguan tim pelatih Barca akan Puyol kala itu tak terbukti benar. Sejak resmi bergabung ke tim senior pada musim 1999, Puyol begitu tangguh mengawal barisan pertahanan Raksasa Katalan.
&amp;nbsp;
Bahkan perannya belum dapat tergantikan permain lain kala cedera menghantamnya. Sejumlah pemain bahkan sang pelatih, Tito Vilanova mengaku frustrasi dengan cedera yang kembali menimpa saat Barca mengalahkan Benfica 2-0, pada tengah pekan kemarin.</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Tak seorang pun menyangka bahwa kapten Barcelona, Carles Puyol berada di ambang penjualan saat ia masih bermain tim junior Barca. Berdasarkan sebuah buku seputar sejarah Camp Nou menyatakan bahwa kehadiran sosok Puyol dianggap sebagai surplus dalam tim.
&amp;nbsp;
Buku karangan Lluis Lainz yang bertema Behind Closed Doors membahas seputar 113 tahun sejarah klub dan menceritakan bagaimana Puyol muda kerap dianggap remeh, tim pelatih Blaugrana saat itu yang terdiri dari Ronald Koeman, Llorence Serra Ferrer dan Oriol Tort meragukan kapabilitas yang dimiliki bek kelahiran La Pobla de Segur, 34 tahun silam itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Puyol memulai debutnya pada pertandingan persahabatan dengan Sallent. Pelatih yang melatihnya di tim Juvenil A mengaku puas dengan penampilannya. Namun, Tort, selaku kepala sistem pemuda klub, tidak menyukai dengan apa yang ia saksikan,&amp;rdquo; tulis Lainz, seperti dilansir Goal, Jumat (5/10/2012).
&amp;nbsp;
Senada dengan Tort, Koeman pun skeptis dengan talenta yang dimiliki Puyol belia. Menurut Lainz, Koeman jauh percaya sosok Xavi. &amp;ldquo;Bagi Koeman, Xavi ditakdirkan untuk menjadi seorang pemain besar. Tapi tidak dengan Puyol. Kemampuannya tidak sama dengan Xavi,&amp;rdquo; lanjut penulis.
&amp;nbsp;
Namun, keraguan tim pelatih Barca akan Puyol kala itu tak terbukti benar. Sejak resmi bergabung ke tim senior pada musim 1999, Puyol begitu tangguh mengawal barisan pertahanan Raksasa Katalan.
&amp;nbsp;
Bahkan perannya belum dapat tergantikan permain lain kala cedera menghantamnya. Sejumlah pemain bahkan sang pelatih, Tito Vilanova mengaku frustrasi dengan cedera yang kembali menimpa saat Barca mengalahkan Benfica 2-0, pada tengah pekan kemarin.</content:encoded></item></channel></rss>
