<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trofi IPL ke Jatim?</title><description>Kepastian Semen Padang dan Persijap Jepara menyeberang ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) memberi celah lebar kepada tim-tim Indonesian Premier League (IPL) Jawa Timur (Jatim). Sebab peta kekuatan IPL nyaris menjadi milik klub-klub Jatim.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/02/49/698083/trofi-ipl-ke-jatim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/10/02/49/698083/trofi-ipl-ke-jatim"/><item><title>Trofi IPL ke Jatim?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/10/02/49/698083/trofi-ipl-ke-jatim</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/10/02/49/698083/trofi-ipl-ke-jatim</guid><pubDate>Selasa 02 Oktober 2012 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Kukuh Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/02/49/698083/wX8xtgFnbU.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/02/49/698083/wX8xtgFnbU.jpg</image><title></title></images><description>SURABAYA - Kepastian Semen Padang dan Persijap Jepara menyeberang ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) memberi celah lebar kepada tim-tim Indonesian Premier League (IPL) Jawa Timur (Jatim). Sebab peta kekuatan IPL nyaris menjadi milik klub-klub Jatim.Membuka kembali klasemen akhir IPL musim 2011-2012, Semen Padang yang berstatus juara dikuntit tiga dua tim asal Jatim, yakni Persebaya Surabaya dan Arema IPL. Jika Semen Padang, hilang, praktis klub di bawahnya pantas diprediksi sebagai suksesor berikutnya.Itu berdasar hitungan sederhana. Lebih detilnya, kekuatan Arema IPL dan Persebaya memang sangat mencolok dibanding kontestan lain musim depan. Walau anggota IPL rencananya bertambah menjadi 16 klub, itu diperkirakan tak memengaruhi dominasi Arema dan Persebaya.Lihat saja Persebaya yang sudah menjalankan program seleksi pemain di bawah pimpinan langsung Danurwindo. Klub kebanggaan Bonek ini tergolong paling dini dalam mempersiapkan pasukan di antara klub-klub IPL lainnya.Begitu juga Arema IPL yang resmi mempertahankan pelatih Dejan Antonic serta berupaya mempertahankan 75% kekuatan musim lalu. Dari situ sudah terbaca kekuatan IPL nantinya bakal riuh di seputaran Malang-Surabaya. Sedangkan klub lain nyaris kurang begitu kompetitif.&amp;ldquo;Sebenarnya sayang kalau Semen Padang dan Persijap Jepara ke ISL. Sebab mereka adalah klub berpengalaman di IPL. Terlepas dari persaingan musim depan, dengan atau tanpa Semen Padang, idealnya Persebaya tetap berupaya meraih prestasi tertinggi yakni juara,&amp;rdquo; tutur Manajer Persebaya Saleh Hanifah.Musim lalu Semen Padang menjadi lawan yang memusingkan Persebaya. Dua kali bertemu di pentas IPL, Andik Vermansyah dkk tidak pernah menang. Pada putaran pertama kalah di Gelora 10 November 0-1, sedangkan di putaran kedua kembali takluk 2-1 di Stadion Agus Salim, Padang.Klub berjuluk Kabau Sirah itu menjadi satu-satunya klub yang tidak mampu dikalahkan Persebaya musim lalu. &amp;ldquo;Untuk saat ini kami belum bisa mengukur bagaimana peta kekuatan IPL nanti, karena semua tim kelihatannya masih santai dan belum mempersiapkan diri,&amp;rdquo; tambah Saleh.Sedangkan Arema IPL diprediksi masih stabil jika bisa mempertahankan mayoritas skuad musim lalu. Satu aspek positif yang mungkin membedakan dengan musim lalu adalah Singo Edan bisa lebih konsentrasi ke kompetisi tanpa gangguan konflik internal manajemen.</description><content:encoded>SURABAYA - Kepastian Semen Padang dan Persijap Jepara menyeberang ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) memberi celah lebar kepada tim-tim Indonesian Premier League (IPL) Jawa Timur (Jatim). Sebab peta kekuatan IPL nyaris menjadi milik klub-klub Jatim.Membuka kembali klasemen akhir IPL musim 2011-2012, Semen Padang yang berstatus juara dikuntit tiga dua tim asal Jatim, yakni Persebaya Surabaya dan Arema IPL. Jika Semen Padang, hilang, praktis klub di bawahnya pantas diprediksi sebagai suksesor berikutnya.Itu berdasar hitungan sederhana. Lebih detilnya, kekuatan Arema IPL dan Persebaya memang sangat mencolok dibanding kontestan lain musim depan. Walau anggota IPL rencananya bertambah menjadi 16 klub, itu diperkirakan tak memengaruhi dominasi Arema dan Persebaya.Lihat saja Persebaya yang sudah menjalankan program seleksi pemain di bawah pimpinan langsung Danurwindo. Klub kebanggaan Bonek ini tergolong paling dini dalam mempersiapkan pasukan di antara klub-klub IPL lainnya.Begitu juga Arema IPL yang resmi mempertahankan pelatih Dejan Antonic serta berupaya mempertahankan 75% kekuatan musim lalu. Dari situ sudah terbaca kekuatan IPL nantinya bakal riuh di seputaran Malang-Surabaya. Sedangkan klub lain nyaris kurang begitu kompetitif.&amp;ldquo;Sebenarnya sayang kalau Semen Padang dan Persijap Jepara ke ISL. Sebab mereka adalah klub berpengalaman di IPL. Terlepas dari persaingan musim depan, dengan atau tanpa Semen Padang, idealnya Persebaya tetap berupaya meraih prestasi tertinggi yakni juara,&amp;rdquo; tutur Manajer Persebaya Saleh Hanifah.Musim lalu Semen Padang menjadi lawan yang memusingkan Persebaya. Dua kali bertemu di pentas IPL, Andik Vermansyah dkk tidak pernah menang. Pada putaran pertama kalah di Gelora 10 November 0-1, sedangkan di putaran kedua kembali takluk 2-1 di Stadion Agus Salim, Padang.Klub berjuluk Kabau Sirah itu menjadi satu-satunya klub yang tidak mampu dikalahkan Persebaya musim lalu. &amp;ldquo;Untuk saat ini kami belum bisa mengukur bagaimana peta kekuatan IPL nanti, karena semua tim kelihatannya masih santai dan belum mempersiapkan diri,&amp;rdquo; tambah Saleh.Sedangkan Arema IPL diprediksi masih stabil jika bisa mempertahankan mayoritas skuad musim lalu. Satu aspek positif yang mungkin membedakan dengan musim lalu adalah Singo Edan bisa lebih konsentrasi ke kompetisi tanpa gangguan konflik internal manajemen.</content:encoded></item></channel></rss>
