<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barton Kritik Hukuman FA untuk Terry</title><description>Kapten Chelsea, John Terry baru saja dihukum larangan bertanding tiga  laga oleh FA, terkait tindakan rasialisme yang ia lakukan kepada bek  Queens Park Rangers (QPR), Anton Ferdinand. Namun, pemain QPR yang  tengah dipinjamkan ke Marseille, Joey Barton tidak setuju keputusan  tersebut.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/09/28/45/696180/barton-kritik-hukuman-fa-untuk-terry</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/09/28/45/696180/barton-kritik-hukuman-fa-untuk-terry"/><item><title>Barton Kritik Hukuman FA untuk Terry</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/09/28/45/696180/barton-kritik-hukuman-fa-untuk-terry</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/09/28/45/696180/barton-kritik-hukuman-fa-untuk-terry</guid><pubDate>Jum'at 28 September 2012 05:13 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/28/45/696180/3ttXmHcIhS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joey Barton. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/28/45/696180/3ttXmHcIhS.jpg</image><title>Joey Barton. (Foto: Reuters)</title></images><description>MARSEILLE - Kapten Chelsea, John Terry baru saja dihukum larangan bertanding tiga laga oleh FA, terkait tindakan rasialisme yang ia lakukan kepada bek Queens Park Rangers (QPR), Anton Ferdinand. Namun, pemain QPR yang tengah dipinjamkan ke Marseille, Joey Barton tidak setuju keputusan tersebut.
&amp;nbsp;
Melalui akun Twitter resminya, Barton mengatakan betapa ringannya hukuman yang diterima Terry ketimbang dirinya, yang disanksi 12 laga usai melakukan tindakan kasar kepada para pemain City musim lalu. Menurutnya, Terry seharusnya mendapat hukuman lebih dari itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Empat laga? Setahun diinvestigasi, hearing di FA empat hari, dan hanya diskors empat laga? Suarez dapat delapan, bukan?&amp;rdquo; tulis Barton pada Twitternya, seperti dilansir Goal, Jumat (28/9/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya pikir itu adalah lelucon. (Sanksi) 12 laga untuk tindakan kasar dan hanya empat untuk itu (kasus Terry), FA seharusnya malu,&amp;rdquo; sambung pemain yang memang bertemperamen tinggi tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;12 pertandingan! Berdasarkan perhitungan FA, saya akan mendapat hukuman lebih sedikit dengan menghina para pemain Manchester City ketimbang menggelitik mereka seperti yang saya lakukan. Bagaimana hal itu bisa dibenarkan?&amp;rdquo; tulisnya.
&amp;nbsp;
Terry sendiri sebenarnya dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan beberapa bulan lalu. Namun, setelah dilakukan investigasi, FA menyatakan kalau pemain berusia 31 tahun tersebut bersalah. Dan, salah satu efek dari permasalahan ini adalah mundurnya Terry dari Timnas Inggris.</description><content:encoded>MARSEILLE - Kapten Chelsea, John Terry baru saja dihukum larangan bertanding tiga laga oleh FA, terkait tindakan rasialisme yang ia lakukan kepada bek Queens Park Rangers (QPR), Anton Ferdinand. Namun, pemain QPR yang tengah dipinjamkan ke Marseille, Joey Barton tidak setuju keputusan tersebut.
&amp;nbsp;
Melalui akun Twitter resminya, Barton mengatakan betapa ringannya hukuman yang diterima Terry ketimbang dirinya, yang disanksi 12 laga usai melakukan tindakan kasar kepada para pemain City musim lalu. Menurutnya, Terry seharusnya mendapat hukuman lebih dari itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Empat laga? Setahun diinvestigasi, hearing di FA empat hari, dan hanya diskors empat laga? Suarez dapat delapan, bukan?&amp;rdquo; tulis Barton pada Twitternya, seperti dilansir Goal, Jumat (28/9/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya pikir itu adalah lelucon. (Sanksi) 12 laga untuk tindakan kasar dan hanya empat untuk itu (kasus Terry), FA seharusnya malu,&amp;rdquo; sambung pemain yang memang bertemperamen tinggi tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;12 pertandingan! Berdasarkan perhitungan FA, saya akan mendapat hukuman lebih sedikit dengan menghina para pemain Manchester City ketimbang menggelitik mereka seperti yang saya lakukan. Bagaimana hal itu bisa dibenarkan?&amp;rdquo; tulisnya.
&amp;nbsp;
Terry sendiri sebenarnya dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan beberapa bulan lalu. Namun, setelah dilakukan investigasi, FA menyatakan kalau pemain berusia 31 tahun tersebut bersalah. Dan, salah satu efek dari permasalahan ini adalah mundurnya Terry dari Timnas Inggris.</content:encoded></item></channel></rss>
