<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Reaksi Media-Media Inggris Atas Keputusan Terry </title><description>Meski keputusan John Terry untuk mundur dari tim nasional Inggris terjadi pada Minggu malam waktu setempat atau menjelang deadline, tetapi media-media di Inggris tetap menampilkan berita ini sebagai headline.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/09/24/51/694488/reaksi-media-media-inggris-atas-keputusan-terry</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/09/24/51/694488/reaksi-media-media-inggris-atas-keputusan-terry"/><item><title>Reaksi Media-Media Inggris Atas Keputusan Terry </title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/09/24/51/694488/reaksi-media-media-inggris-atas-keputusan-terry</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/09/24/51/694488/reaksi-media-media-inggris-atas-keputusan-terry</guid><pubDate>Senin 24 September 2012 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/24/51/694488/x6mnDqaE3s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">John Terry, mendapat sedikit sekali simpati dari media-media Inggris atas keputusannya mundur dari timnas/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/24/51/694488/x6mnDqaE3s.jpg</image><title>John Terry, mendapat sedikit sekali simpati dari media-media Inggris atas keputusannya mundur dari timnas/Getty Images</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Meski keputusan John Terry untuk mundur dari tim nasional Inggris terjadi pada Minggu malam waktu setempat atau menjelang deadline, tetapi media-media di Inggris tetap menampilkan berita ini sebagai headline.
&amp;nbsp;
Menariknya, hampir semua isi headline tersebut mencibir keputusan kapten Chelsea ini. Para editor dari masing-masing media itu memanfaatkan momen mundurnya JT dari Three Lions untuk mengkritik kiprah kontroversial Terry selama berkostum Inggris.
&amp;nbsp;
Mulai dari perselingkuhannya dengan mantan kekasih Wayne Bridge, hinaan rasialnya terhadap Anton Ferdinand, dan hubungan api dalam sekamnya dengan Rio Ferdinand menjadi refleksi para jurnalis.
&amp;nbsp;
Jurnalis top Inggris dari Daily Telegraph Henry Winter bahkan menyebut Terry sebagai aset beracun yang menorehkan banyak momen memalukan bagi Three Lions sekaligus mencerai-beraikan kamar ganti.
&amp;nbsp;
Hal ini tidak mengherankan karena media-media Inggris memang terkenal pedas. Berikut judul berita media-media Inggris atas keputusan Terry:
&amp;nbsp;
The Daily Telegraph
&amp;ldquo;Aset beracun, pemilik atas kejatuhannya sendiri&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Sun
&amp;ldquo;78 caps tapi tanpa air mata&amp;hellip;Terry membuat opini terbelah&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Daily Mail
&amp;ldquo;Cara yang menyedihkan bagi Terry untuk pensiun, tapi kejatuhannya membuat hal ini tak terelakkan&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Times
&amp;ldquo;Penjahat pantomime yang membuat segalanya tidak mudah tapi FA harus bertindak demi pertandingan&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Daily Express
&amp;ldquo;Kenapa baru sekarang mundur?&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Guardian
&amp;ldquo;Terry mundur dengan hati yang hancur tapi dia bukanlah korban&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Daily Mirror
&amp;ldquo;JT menodai warisannya&amp;mdash;bek raksasa&amp;hellip;tapi sekaligus bintang penuh kontroversi yang jadi simbol perpecahan&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Independent
&amp;ldquo;Inggris kehilangan pria yang penuh kontradiksi&amp;rdquo;</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Meski keputusan John Terry untuk mundur dari tim nasional Inggris terjadi pada Minggu malam waktu setempat atau menjelang deadline, tetapi media-media di Inggris tetap menampilkan berita ini sebagai headline.
&amp;nbsp;
Menariknya, hampir semua isi headline tersebut mencibir keputusan kapten Chelsea ini. Para editor dari masing-masing media itu memanfaatkan momen mundurnya JT dari Three Lions untuk mengkritik kiprah kontroversial Terry selama berkostum Inggris.
&amp;nbsp;
Mulai dari perselingkuhannya dengan mantan kekasih Wayne Bridge, hinaan rasialnya terhadap Anton Ferdinand, dan hubungan api dalam sekamnya dengan Rio Ferdinand menjadi refleksi para jurnalis.
&amp;nbsp;
Jurnalis top Inggris dari Daily Telegraph Henry Winter bahkan menyebut Terry sebagai aset beracun yang menorehkan banyak momen memalukan bagi Three Lions sekaligus mencerai-beraikan kamar ganti.
&amp;nbsp;
Hal ini tidak mengherankan karena media-media Inggris memang terkenal pedas. Berikut judul berita media-media Inggris atas keputusan Terry:
&amp;nbsp;
The Daily Telegraph
&amp;ldquo;Aset beracun, pemilik atas kejatuhannya sendiri&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Sun
&amp;ldquo;78 caps tapi tanpa air mata&amp;hellip;Terry membuat opini terbelah&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Daily Mail
&amp;ldquo;Cara yang menyedihkan bagi Terry untuk pensiun, tapi kejatuhannya membuat hal ini tak terelakkan&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Times
&amp;ldquo;Penjahat pantomime yang membuat segalanya tidak mudah tapi FA harus bertindak demi pertandingan&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Daily Express
&amp;ldquo;Kenapa baru sekarang mundur?&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Guardian
&amp;ldquo;Terry mundur dengan hati yang hancur tapi dia bukanlah korban&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Daily Mirror
&amp;ldquo;JT menodai warisannya&amp;mdash;bek raksasa&amp;hellip;tapi sekaligus bintang penuh kontroversi yang jadi simbol perpecahan&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
The Independent
&amp;ldquo;Inggris kehilangan pria yang penuh kontradiksi&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
