<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kiper Lille: Ibra Nyaris Mengolok-olok Saya</title><description>Kemenangan perdana Paris Saint-Germain (PSG) di Ligue1, saat menghadapi  Lille Senin (3/9) dini hari, tak terlepas dari peran striker anyar  mereka, Zlatan Ibrahimovic, yang mencetak dua gol. Penampilan pemain  berkebangsaan Swedia itu pun mendapat pujian dari kiper Lille, Mickael  Landreau.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/09/04/50/684983/kiper-lille-ibra-nyaris-mengolok-olok-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/09/04/50/684983/kiper-lille-ibra-nyaris-mengolok-olok-saya"/><item><title>Kiper Lille: Ibra Nyaris Mengolok-olok Saya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/09/04/50/684983/kiper-lille-ibra-nyaris-mengolok-olok-saya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/09/04/50/684983/kiper-lille-ibra-nyaris-mengolok-olok-saya</guid><pubDate>Selasa 04 September 2012 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/04/50/684983/Mmejjqd6eC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic merayakan gol. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/04/50/684983/Mmejjqd6eC.jpg</image><title>Zlatan Ibrahimovic merayakan gol. (Foto: Reuters)</title></images><description>LILLE - Kemenangan perdana Paris Saint-Germain (PSG) di Ligue1, saat menghadapi Lille Senin (3/9) dini hari, tak terlepas dari peran striker anyar mereka, Zlatan Ibrahimovic, yang mencetak dua gol. Penampilan pemain berkebangsaan Swedia itu pun mendapat pujian dari kiper Lille, Mickael Landreau.Tak hanya itu, Landreau juga membandingkan Ibra dengan mantan dua penyerang berbahaya di Ligue1, Pedro Pauleta (PSG) dan Lisandro Lopez (Lyon). Kiper berusia 33 tahun tersebut mengatakan bahwa Ibra sedikit lebih baik dibanding keduanya.&amp;ldquo;Dia (Ibra) nyaris mengolok-olok saya -dengan gol-golnya. Pada pertandingan pertama melawan Pauleta, saya kemasukan tiga gol, dan pada laga pertama melawan Lisandro, saya juga kemasukan tiga. Sekarang, Ibrahimovic mencetak dua gol dalam 21 menit,&amp;rdquo; ujar Landreau, seperti dilansir Soccerway, Selasa (4/9/2012).&amp;ldquo;Ibra sekaliber mereka, bahkan mungkin sedikit lebih baik. Saat one-on-one, saya merasa siap untuk menghentikannya, tapi dia selalu bisa menjaringkan bola ke gawang,&amp;rdquo; sambung Landreau, yang pernah berseragam PSG selama tiga musim.Sebelum meraih kemenangan perdana, PSG hanya mampu meraih tiga hasil imbang melawan Lorient, Ajaccio, dan Bordeaux. Akibatnya, mereka tertahan peringkat delapan klasemen sementara Ligeu1, dan tertinggal enam poin dari Marseille yang berada di puncak.</description><content:encoded>LILLE - Kemenangan perdana Paris Saint-Germain (PSG) di Ligue1, saat menghadapi Lille Senin (3/9) dini hari, tak terlepas dari peran striker anyar mereka, Zlatan Ibrahimovic, yang mencetak dua gol. Penampilan pemain berkebangsaan Swedia itu pun mendapat pujian dari kiper Lille, Mickael Landreau.Tak hanya itu, Landreau juga membandingkan Ibra dengan mantan dua penyerang berbahaya di Ligue1, Pedro Pauleta (PSG) dan Lisandro Lopez (Lyon). Kiper berusia 33 tahun tersebut mengatakan bahwa Ibra sedikit lebih baik dibanding keduanya.&amp;ldquo;Dia (Ibra) nyaris mengolok-olok saya -dengan gol-golnya. Pada pertandingan pertama melawan Pauleta, saya kemasukan tiga gol, dan pada laga pertama melawan Lisandro, saya juga kemasukan tiga. Sekarang, Ibrahimovic mencetak dua gol dalam 21 menit,&amp;rdquo; ujar Landreau, seperti dilansir Soccerway, Selasa (4/9/2012).&amp;ldquo;Ibra sekaliber mereka, bahkan mungkin sedikit lebih baik. Saat one-on-one, saya merasa siap untuk menghentikannya, tapi dia selalu bisa menjaringkan bola ke gawang,&amp;rdquo; sambung Landreau, yang pernah berseragam PSG selama tiga musim.Sebelum meraih kemenangan perdana, PSG hanya mampu meraih tiga hasil imbang melawan Lorient, Ajaccio, dan Bordeaux. Akibatnya, mereka tertahan peringkat delapan klasemen sementara Ligeu1, dan tertinggal enam poin dari Marseille yang berada di puncak.</content:encoded></item></channel></rss>
