<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lega Calcio: Aksi Boikot Napoli Memalukan</title><description>Aksi boikot yang dilakukan Napoli saat penyerahan medali pada Supercoppa Italia sangat mengecewakan pihak Lega Calcio. Presiden Lega Calcio Maurizio Beretta pun mengecam sikap yang dilakukan Napoli itu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/08/12/47/676763/lega-calcio-aksi-boikot-napoli-memalukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/08/12/47/676763/lega-calcio-aksi-boikot-napoli-memalukan"/><item><title>Lega Calcio: Aksi Boikot Napoli Memalukan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/08/12/47/676763/lega-calcio-aksi-boikot-napoli-memalukan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/08/12/47/676763/lega-calcio-aksi-boikot-napoli-memalukan</guid><pubDate>Minggu 12 Agustus 2012 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/12/47/676763/3TwnaEw0Ew.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Protes yang dilakukan para pemain Napoli kepada wasit Paolo Silvio Mazzoleni (foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/12/47/676763/3TwnaEw0Ew.jpg</image><title>Protes yang dilakukan para pemain Napoli kepada wasit Paolo Silvio Mazzoleni (foto: Getty Images)</title></images><description>ROMA - Aksi boikot yang dilakukan Napoli saat penyerahan medali pada Supercoppa Italia sangat mengecewakan pihak Lega Calcio. Presiden Lega Calcio, Maurizio Beretta pun mengecam sikap yang dilakukan Napoli itu.&amp;nbsp;Juventus berhasil memenangkan gelar Supercoppa Italia 2012 setelah menundukkan Napoli dengan skor 4-2 melalui perpanjangan waktu. Tapi saat 90 menit pertandingan berjalan, saat skor masih 2-2, pemain Napoli Goran Pandev mendapatkan kartu merah, menyusul kemudian Juan Camilo Zuniga juga diganjar kartu merah (kartu kuning kedua).&amp;nbsp;Tidak hanya bermain dengan sembilan pemain, I Partenepoi juga harus kehilangan pelatih Walter Mazzarri, yang harus diusir wasit akibat melakukan protes keras. Alhasil Napoli enggan mengikuti penyerahan medali, karena kecewa dengan sederet keputusan wasit.&amp;nbsp;Protes dan aksi boikot dari Napoli ini ternyata menggugah emosi dari Beretta, bahkan dia menganggap aksi tersebut sungguh memalukan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ini sebuah sikap yang memalukan tentang akhir dari epilog (bagian penutup pd karya sastra). Orang bisa memahami kekecewaan dan kejengkelan, tapi kenyataannya acara tinggal sedikit lagi, tapi tetap berkurang,&amp;rdquo; ujar Beretta, seperti disitat Football-Italia, Minggu (12/8/2012).&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ini tidak mengambil dari validitas bermain di Beijing saja. Sore itu adalah sore yang sangat positif dan acara ini sukses dengan partisipasi besar dari para penggemar,&amp;rdquo; pungkas Beretta.</description><content:encoded>ROMA - Aksi boikot yang dilakukan Napoli saat penyerahan medali pada Supercoppa Italia sangat mengecewakan pihak Lega Calcio. Presiden Lega Calcio, Maurizio Beretta pun mengecam sikap yang dilakukan Napoli itu.&amp;nbsp;Juventus berhasil memenangkan gelar Supercoppa Italia 2012 setelah menundukkan Napoli dengan skor 4-2 melalui perpanjangan waktu. Tapi saat 90 menit pertandingan berjalan, saat skor masih 2-2, pemain Napoli Goran Pandev mendapatkan kartu merah, menyusul kemudian Juan Camilo Zuniga juga diganjar kartu merah (kartu kuning kedua).&amp;nbsp;Tidak hanya bermain dengan sembilan pemain, I Partenepoi juga harus kehilangan pelatih Walter Mazzarri, yang harus diusir wasit akibat melakukan protes keras. Alhasil Napoli enggan mengikuti penyerahan medali, karena kecewa dengan sederet keputusan wasit.&amp;nbsp;Protes dan aksi boikot dari Napoli ini ternyata menggugah emosi dari Beretta, bahkan dia menganggap aksi tersebut sungguh memalukan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ini sebuah sikap yang memalukan tentang akhir dari epilog (bagian penutup pd karya sastra). Orang bisa memahami kekecewaan dan kejengkelan, tapi kenyataannya acara tinggal sedikit lagi, tapi tetap berkurang,&amp;rdquo; ujar Beretta, seperti disitat Football-Italia, Minggu (12/8/2012).&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ini tidak mengambil dari validitas bermain di Beijing saja. Sore itu adalah sore yang sangat positif dan acara ini sukses dengan partisipasi besar dari para penggemar,&amp;rdquo; pungkas Beretta.</content:encoded></item></channel></rss>
