<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>La Viola Coba Redam Emosi Fans</title><description>Direktur Fiorentina Vincenzo Guerini mencoba meredam kemarahan para suporter La Viola. Fans mengecam kebijakan manajemen klub yang menjual para pemain bintangnya pada jendela transfer musim panas ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/07/21/47/666479/la-viola-coba-redam-emosi-fans</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/07/21/47/666479/la-viola-coba-redam-emosi-fans"/><item><title>La Viola Coba Redam Emosi Fans</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/07/21/47/666479/la-viola-coba-redam-emosi-fans</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/07/21/47/666479/la-viola-coba-redam-emosi-fans</guid><pubDate>Sabtu 21 Juli 2012 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/21/47/666479/sbSc9afN13.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fans Fiorentina (foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/21/47/666479/sbSc9afN13.jpg</image><title>Fans Fiorentina (foto: Getty Images)</title></images><description>FLORENCE - Direktur Fiorentina Vincenzo Guerini mencoba meredam kemarahan para suporter La Viola. Fans mengecam kebijakan manajemen klub yang menjual para pemain bintangnya pada jendela transfer musim panas ini.
&amp;nbsp;
Si Ungu telah menjual Valon Behrami, Lorenzo De Silvestri, dan Alessandro Gamberini. Sementara Juventus, Napoli, dan raksasa La Liga, Barcelona saat ini tengah memburu tanda tangan Stevan Jovetic.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tahu skuad membutuhkan kekuatan, tidak ada yang meragukan dalam hasil itu. Tapi saya pribadi menjamin tim akan menjadi sempurna dan memuaskan,&amp;rdquo; ungkap Guerini seperti dilansir Football-Italia, Sabtu (21/7/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tahu bahwa Vincenzo Montella menyukai pekerjaan dengan tim yang telah siap. Tapi itu tidak selalu mungkin terjadi. Atmosfer di ruang ganti tampaknya sekarang lebih baik dibandingkan beberapa musim lalu,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Fiorentina pada musim lalu memang mengalami musim yang carut marut pada detik-detik terakhir musim 2011-2012. Bahkan kejadian memalukan terjadi, kala Delio Rossi yang saat itu bertindak sebagai allenatore Fiorentina sempat memukul salah satu pemainnya, Adem Ljacic.
&amp;nbsp;
Insiden itu pun berbuntut pada pemecatan Rossi serta Ljacic, meski pelatih 51 tahun tersebut meminta maaf kepada pihak klub atas perbuatan tak terpujinya.</description><content:encoded>FLORENCE - Direktur Fiorentina Vincenzo Guerini mencoba meredam kemarahan para suporter La Viola. Fans mengecam kebijakan manajemen klub yang menjual para pemain bintangnya pada jendela transfer musim panas ini.
&amp;nbsp;
Si Ungu telah menjual Valon Behrami, Lorenzo De Silvestri, dan Alessandro Gamberini. Sementara Juventus, Napoli, dan raksasa La Liga, Barcelona saat ini tengah memburu tanda tangan Stevan Jovetic.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tahu skuad membutuhkan kekuatan, tidak ada yang meragukan dalam hasil itu. Tapi saya pribadi menjamin tim akan menjadi sempurna dan memuaskan,&amp;rdquo; ungkap Guerini seperti dilansir Football-Italia, Sabtu (21/7/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tahu bahwa Vincenzo Montella menyukai pekerjaan dengan tim yang telah siap. Tapi itu tidak selalu mungkin terjadi. Atmosfer di ruang ganti tampaknya sekarang lebih baik dibandingkan beberapa musim lalu,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Fiorentina pada musim lalu memang mengalami musim yang carut marut pada detik-detik terakhir musim 2011-2012. Bahkan kejadian memalukan terjadi, kala Delio Rossi yang saat itu bertindak sebagai allenatore Fiorentina sempat memukul salah satu pemainnya, Adem Ljacic.
&amp;nbsp;
Insiden itu pun berbuntut pada pemecatan Rossi serta Ljacic, meski pelatih 51 tahun tersebut meminta maaf kepada pihak klub atas perbuatan tak terpujinya.</content:encoded></item></channel></rss>
