<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hukuman Mourinho Dicabut, Laporta Geram</title><description>Mantan Presiden Barcelona era 2003-2010 Joan Laporta angkat suara tentang keputusan RFEF atau Federasi Sepakbola Spanyol.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/07/11/46/661697/hukuman-mourinho-dicabut-laporta-geram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/07/11/46/661697/hukuman-mourinho-dicabut-laporta-geram"/><item><title>Hukuman Mourinho Dicabut, Laporta Geram</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/07/11/46/661697/hukuman-mourinho-dicabut-laporta-geram</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/07/11/46/661697/hukuman-mourinho-dicabut-laporta-geram</guid><pubDate>Rabu 11 Juli 2012 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/11/46/661697/N6BYxYkwqN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joan Laporta (foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/11/46/661697/N6BYxYkwqN.jpg</image><title>Joan Laporta (foto: Getty Images)</title></images><description>MADRID - Mantan Presiden Barcelona era 2003-2010 Joan Laporta angkat suara tentang keputusan RFEF atau Federasi Sepakbola Spanyol. Laporta tak setuju dengan keputusan RFEF yang memutihkan hukuman entrenador Real Madrid Jose Mourinho di ajang Piala Super Coppa Spanyol 2012.
&amp;nbsp;
Kritikan Laporta hanya tertuju kepada pelatih yang sukses membawa Inter Milan meraih treble winner musim 2009-2010 itu. Baginya hukuman untuk Mourinho tak pantas dicabut, karena jelas-jelas Mou bersalah. Sementara untuk Vilanova, dia memang wajar tidak dihukum, karena dia yang diserang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jelas bagi saya bahwa Mourinho melakukan penyerangan. Tapi peraturan mengatakan mungkin ada pengampunan dan kami harus menghormati mereka,&amp;rdquo; ungkap Laporta, seperti disitat Catalunya Radio, Rabu (11/7/2012).
&amp;nbsp;
Insiden yang dimulai dari tekel keras Marcelo terhadap Cesc Fabregas pada pertandingan Supercopa leg kedua yang terjadi pada 18 Agustus 2011 silam. Gara-gara tekel pada menit ke-94 itu, keributan besar terjadi. Marcelo, David Villa, dan Mesut Ozil mendapatkan kartu merah.
&amp;nbsp;
Mourinho melakukan tindakan yang tidak sportif dengan mencolok mata kanan Tito Vilanova, yang saat itu menjabat sebagai asisten pelatih Josep Guardiola.
&amp;nbsp;
Alhasil pihak RFEF memberikan hukuman dua pertandingan kepada Mourinho dan satu pertandingan kepada Vilanova. Namun, keputusan terakhir menyatakan kedua sanksi yang diberikan oleh kedua pelatih itu akhirnya dicabut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mourinho melakukannya dengan terencana. Dia agresif (mencolok) dari belakang. Itu tindakan yang sangat tidak benar dan konyol. Mourinho harusnya dihukum, karena Tito melakukan reaksi yang wajar ketika seseorang mencoba menyakitinya dari belakang,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>MADRID - Mantan Presiden Barcelona era 2003-2010 Joan Laporta angkat suara tentang keputusan RFEF atau Federasi Sepakbola Spanyol. Laporta tak setuju dengan keputusan RFEF yang memutihkan hukuman entrenador Real Madrid Jose Mourinho di ajang Piala Super Coppa Spanyol 2012.
&amp;nbsp;
Kritikan Laporta hanya tertuju kepada pelatih yang sukses membawa Inter Milan meraih treble winner musim 2009-2010 itu. Baginya hukuman untuk Mourinho tak pantas dicabut, karena jelas-jelas Mou bersalah. Sementara untuk Vilanova, dia memang wajar tidak dihukum, karena dia yang diserang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jelas bagi saya bahwa Mourinho melakukan penyerangan. Tapi peraturan mengatakan mungkin ada pengampunan dan kami harus menghormati mereka,&amp;rdquo; ungkap Laporta, seperti disitat Catalunya Radio, Rabu (11/7/2012).
&amp;nbsp;
Insiden yang dimulai dari tekel keras Marcelo terhadap Cesc Fabregas pada pertandingan Supercopa leg kedua yang terjadi pada 18 Agustus 2011 silam. Gara-gara tekel pada menit ke-94 itu, keributan besar terjadi. Marcelo, David Villa, dan Mesut Ozil mendapatkan kartu merah.
&amp;nbsp;
Mourinho melakukan tindakan yang tidak sportif dengan mencolok mata kanan Tito Vilanova, yang saat itu menjabat sebagai asisten pelatih Josep Guardiola.
&amp;nbsp;
Alhasil pihak RFEF memberikan hukuman dua pertandingan kepada Mourinho dan satu pertandingan kepada Vilanova. Namun, keputusan terakhir menyatakan kedua sanksi yang diberikan oleh kedua pelatih itu akhirnya dicabut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mourinho melakukannya dengan terencana. Dia agresif (mencolok) dari belakang. Itu tindakan yang sangat tidak benar dan konyol. Mourinho harusnya dihukum, karena Tito melakukan reaksi yang wajar ketika seseorang mencoba menyakitinya dari belakang,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
