<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balotelli Pantas Ditampar karena Egois</title><description>Mantan pemain Lazio, Paolo Di Canio percaya striker Timnas Italia, Mario  Balotelli pantas menerima banyak tamparan karena telah menjadi seorang  yang egois.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/07/06/45/659509/balotelli-pantas-ditampar-karena-egois</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/07/06/45/659509/balotelli-pantas-ditampar-karena-egois"/><item><title>Balotelli Pantas Ditampar karena Egois</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/07/06/45/659509/balotelli-pantas-ditampar-karena-egois</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/07/06/45/659509/balotelli-pantas-ditampar-karena-egois</guid><pubDate>Jum'at 06 Juli 2012 02:04 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/05/45/659509/uWLMzuGJSn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mario Balotelli (Foto: Getty)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/05/45/659509/uWLMzuGJSn.jpg</image><title>Mario Balotelli (Foto: Getty)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Mantan pemain Lazio, Paolo Di Canio percaya striker Timnas Italia, Mario Balotelli pantas menerima banyak tamparan karena telah menjadi seorang yang egois.
&amp;nbsp;
Balotelli mencetak tiga gol di ajang Euro 2012, tapi tak mampu membawa Azzurri juara setelah dibantai Timnas Spanyol 4-0 di babak final Euro 2012. Di Canio menganggap striker Manchester City terlalu dimanja.
&amp;nbsp;
Dia percaya, Balotelli harus melihat Antonio Cassano sebagai contoh bagaimana menjadi seorang pemain yang lebih mementingkan tim. Menurut Di Canio, mantan pemain Inter Milan itu hanya bermain untuk dirinya sendiri.
&amp;nbsp;
&quot;Balotelli begitu egois. Dia pantas mendapat banyak tamparan,&quot; ujar Di Canio, seperti dilansir ESPN, Kamis (5/7/2012). &amp;ldquo;Melawan Jerman, dia melakukan dua hal baik, tetapi pada akhirnya saya melihat seorang pemain yang hanya menunggu untuk merayakannya,&amp;rdquo; lanjut pelatih Swindon ini.
&amp;nbsp;
&quot;Balotelli tidak bermain untuk tim, dia hanya bermain untuk dirinya sendiri. Dia adalah seorang yang egois, yang berpikir dunia berputar di sekelilingnya,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;
&quot;Orang-orang seperti Balotelli pantas mendapat banyak pukulan daripada tepukan di bahu. Antonio Cassano adalah pemain yang memimpin tim sampai ke final,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Mantan pemain Lazio, Paolo Di Canio percaya striker Timnas Italia, Mario Balotelli pantas menerima banyak tamparan karena telah menjadi seorang yang egois.
&amp;nbsp;
Balotelli mencetak tiga gol di ajang Euro 2012, tapi tak mampu membawa Azzurri juara setelah dibantai Timnas Spanyol 4-0 di babak final Euro 2012. Di Canio menganggap striker Manchester City terlalu dimanja.
&amp;nbsp;
Dia percaya, Balotelli harus melihat Antonio Cassano sebagai contoh bagaimana menjadi seorang pemain yang lebih mementingkan tim. Menurut Di Canio, mantan pemain Inter Milan itu hanya bermain untuk dirinya sendiri.
&amp;nbsp;
&quot;Balotelli begitu egois. Dia pantas mendapat banyak tamparan,&quot; ujar Di Canio, seperti dilansir ESPN, Kamis (5/7/2012). &amp;ldquo;Melawan Jerman, dia melakukan dua hal baik, tetapi pada akhirnya saya melihat seorang pemain yang hanya menunggu untuk merayakannya,&amp;rdquo; lanjut pelatih Swindon ini.
&amp;nbsp;
&quot;Balotelli tidak bermain untuk tim, dia hanya bermain untuk dirinya sendiri. Dia adalah seorang yang egois, yang berpikir dunia berputar di sekelilingnya,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;
&quot;Orang-orang seperti Balotelli pantas mendapat banyak pukulan daripada tepukan di bahu. Antonio Cassano adalah pemain yang memimpin tim sampai ke final,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
