<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilik Udinese Jamah Klub Inggris</title><description>Keluarga besar Giampaolo Pozzo kembali melebarkan sayapnya. Setelah memiliki Udinese dan Granada, 10 hari lalu keluarga besar Pozzo dikabarkan sudah membeli saham Watford.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/06/30/45/656468/pemilik-udinese-jamah-klub-inggris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/06/30/45/656468/pemilik-udinese-jamah-klub-inggris"/><item><title>Pemilik Udinese Jamah Klub Inggris</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/06/30/45/656468/pemilik-udinese-jamah-klub-inggris</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/06/30/45/656468/pemilik-udinese-jamah-klub-inggris</guid><pubDate>Sabtu 30 Juni 2012 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>WATFORD &amp;ndash; Keluarga besar Giampaolo Pozzo kembali melebarkan sayapnya. Setelah memiliki Udinese dan Granada, 10 hari lalu keluarga besar Pozzo dikabarkan sudah membeli saham Watford.
&amp;nbsp;
Hari ini, Pozzo sudah menyelesaikan berkas kepemilikan dari pemilik lama Laurence Bassini, yang membeli The Hornets (Julukan Watford) 15 bulan yang lalu. Hal ini diumumkan oleha akuntan Andrew Andronikou dari grup UHY Hacker Young, yang menjadi penasehat Waftord.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Keluarga besar Pozzo sudah membuktikan trek bagus dalam membangun sebuah tim dan menyeimbangi keuangan klub di luar lapangan. Transaksi ini membuktikan dinasti sepakbola Pozzo, dengan memperkenalkan formula kesuksesannya di Inggris,&amp;rdquo; jelas Andronikou, diberitakan Eurosport, Sabtu (30/6/2012).
&amp;nbsp;
Watford terpaksa merilis pembelian Pozzo pada Jumat kemarin waktu setempat, sekaligus membantah pernyataan pemilik sebelumnya Bassini, yang dalam wawancara dengan sebuah surat kabar mengatakan perjanjian batal karena masalah harga.
&amp;nbsp;
Dengan terpilihnya Pozzo, maka The Hornets kemungkinan akan melakukan pergeseran pelatih. Tampaknya, nama Gianfranco Zola disebut-sebut sebagai salah satu kandidat untuk mengisis posisi tersebut
&amp;nbsp;
Musim lalu, John Eustace dkk dilatih oleh Sean Dyche yang melakukan debut gemilang membawa Watford finis di urutan 11 klasemen akhir Championship, posisi tertinggi mereka dalam empat tahun terakhir.</description><content:encoded>WATFORD &amp;ndash; Keluarga besar Giampaolo Pozzo kembali melebarkan sayapnya. Setelah memiliki Udinese dan Granada, 10 hari lalu keluarga besar Pozzo dikabarkan sudah membeli saham Watford.
&amp;nbsp;
Hari ini, Pozzo sudah menyelesaikan berkas kepemilikan dari pemilik lama Laurence Bassini, yang membeli The Hornets (Julukan Watford) 15 bulan yang lalu. Hal ini diumumkan oleha akuntan Andrew Andronikou dari grup UHY Hacker Young, yang menjadi penasehat Waftord.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Keluarga besar Pozzo sudah membuktikan trek bagus dalam membangun sebuah tim dan menyeimbangi keuangan klub di luar lapangan. Transaksi ini membuktikan dinasti sepakbola Pozzo, dengan memperkenalkan formula kesuksesannya di Inggris,&amp;rdquo; jelas Andronikou, diberitakan Eurosport, Sabtu (30/6/2012).
&amp;nbsp;
Watford terpaksa merilis pembelian Pozzo pada Jumat kemarin waktu setempat, sekaligus membantah pernyataan pemilik sebelumnya Bassini, yang dalam wawancara dengan sebuah surat kabar mengatakan perjanjian batal karena masalah harga.
&amp;nbsp;
Dengan terpilihnya Pozzo, maka The Hornets kemungkinan akan melakukan pergeseran pelatih. Tampaknya, nama Gianfranco Zola disebut-sebut sebagai salah satu kandidat untuk mengisis posisi tersebut
&amp;nbsp;
Musim lalu, John Eustace dkk dilatih oleh Sean Dyche yang melakukan debut gemilang membawa Watford finis di urutan 11 klasemen akhir Championship, posisi tertinggi mereka dalam empat tahun terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
