<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Gagal ke Final</title><description>Tim nasional Indonesia terpaksa pulang dengan tangan hampa dari turnamen An-Nakhbah setelah disingkirkan tuan rumah Palestina dengan skor 1-2 di semifinal. Padahal, dalam laga tersebut Indonesia sempat unggul 1-0 lebih dulu lewat gol Irfan Bachdim.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/23/51/633763/indonesia-gagal-ke-final</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/05/23/51/633763/indonesia-gagal-ke-final"/><item><title>Indonesia Gagal ke Final</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/23/51/633763/indonesia-gagal-ke-final</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/05/23/51/633763/indonesia-gagal-ke-final</guid><pubDate>Rabu 23 Mei 2012 01:15 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/23/51/633763/U4PvhMmdiu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irfan Bachdim, golnya gagal meloloskan Indonesia ke final An-Nakhbah/Matias Ibo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/23/51/633763/U4PvhMmdiu.jpg</image><title>Irfan Bachdim, golnya gagal meloloskan Indonesia ke final An-Nakhbah/Matias Ibo</title></images><description>HEBRON &amp;ndash; Tim nasional Indonesia terpaksa pulang dengan tangan hampa dari turnamen An-Nakhbah setelah disingkirkan tuan rumah Palestina dengan skor 1-2 di semifinal. Padahal, dalam laga tersebut Indonesia sempat unggul 1-0 lebih dulu lewat gol Irfan Bachdim.
&amp;nbsp;
Bertanding di Stadion Al Hussein bin Ali pada Selasa (22/5/2012), Indonesia turun dengan kostum merah-hijau-hijau. Samsul Arif masih menjadi kapten tetapi Titus Bonai tidak diturunkan oleh pelatih Nil Maizar dalam laga kali ini.
&amp;nbsp;
Babak Pertama
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak wasit meniupkan peluit kick off. Namun, barisan pertahanan Indonesia yang digalang Wahyu Wijiastanto tampil disiplin dalam menahan setiap serangan Palestina.
&amp;nbsp;
Justru serangan balik Indonesia berkali-kali merepotkan tuan rumah. Dimotori oleh Samsul Arif dan Irfan Bachdim, Indonesia beberapa kali mengancam gawang Toufic Ali.
&amp;nbsp;
Irfan Bachdim jugalah yang memecah kebuntuan lewat sontekannya pada menit ke-14. Menerima umpan terobosan dari lini tengah, pemain bernomor punggung 10 itu sempat menggiring bola sebelum menjebol gawang tuan rumah.
&amp;nbsp;
Tertinggal satu gol membuat Palestina semakin bernafsu membombardir pertahanan Indonesia. Namun, baru di akhir babak pertama, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan.
&amp;nbsp;
Adalah Abu Saleh yang mencetak gol bagi Palestina lewat titik penalti pada menit ke-39. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.
&amp;nbsp;
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Palestina masih memegang inisiatif permainan seperti di babak pertama. Penguasaan bola sepenuhnya menjadi milik tuan rumah.
&amp;nbsp;
Agresifitas dan kecepatan Palestina benar-benar merepotkan Timnas Indonesia. Diserang terus menerus, pertahanan Indonesia akhirnya bobol juga.
&amp;nbsp;
Kali ini giliran sang kapten Attal yang menjebol gawang Hendra Prasetya. Berawal dari umpan silang Abu Saleh di sisi kiri pertahanan Indonesia, bola sempat ditendang Nu&amp;rsquo;man tetapi masih membentur tiang sebelum diselesaikan oleh Attal pada menit ke-65.
&amp;nbsp;
Tuan rumah kini berbalik memimpin 2-1. Kendati sudah unggul, Palestina tidak mengendurkan serangan.
&amp;nbsp;
Mereka masih memegang kendali permainan. Sebaliknya, Indonesia kesulitan keluar dari tekanan Palestina.
&amp;nbsp;
Di akhir-akhir pertandingan, Indonesia sempat mendapatkan dua peluang emas di mana salah satunya didapat Nur Iskandar tetapi sayangnya gagal berbuah gol. Hingga laga usai, skor 2-1 bagi kemenangan Palestina tidak berubah. Indonesia pun gagal melaju ke final.
&amp;nbsp;
Palestina akan menghadapi Tunisia di final yang bakal digelar pada Kamis (24/5) besok.
&amp;nbsp;
Susunan pemain:
Palestina (4-4-2): Toufic Ali(Gk), Fares, Al-Sweikeri, Eyad, Abujazr, Abu Saleh, Kettlun, Ismail, Attal(C), Al-Halman (Nu&amp;rsquo;man 55&amp;rsquo;).
&amp;nbsp;
Indonesia (4-4-1-1): 12-Hendra Prasetya; 5-Nopendi, 2-Hamdi Hamzah, 13-Wahyu Wijiastanto, 3-Novan Setyo; 15-Hendri Bayauw, 7-Slamet Nurcahyo, 8-Taufiq, 23-Kim Jeffrey Kurniawan; 9-Samsul Arif; 10-Irfan Bachdim.</description><content:encoded>HEBRON &amp;ndash; Tim nasional Indonesia terpaksa pulang dengan tangan hampa dari turnamen An-Nakhbah setelah disingkirkan tuan rumah Palestina dengan skor 1-2 di semifinal. Padahal, dalam laga tersebut Indonesia sempat unggul 1-0 lebih dulu lewat gol Irfan Bachdim.
&amp;nbsp;
Bertanding di Stadion Al Hussein bin Ali pada Selasa (22/5/2012), Indonesia turun dengan kostum merah-hijau-hijau. Samsul Arif masih menjadi kapten tetapi Titus Bonai tidak diturunkan oleh pelatih Nil Maizar dalam laga kali ini.
&amp;nbsp;
Babak Pertama
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak wasit meniupkan peluit kick off. Namun, barisan pertahanan Indonesia yang digalang Wahyu Wijiastanto tampil disiplin dalam menahan setiap serangan Palestina.
&amp;nbsp;
Justru serangan balik Indonesia berkali-kali merepotkan tuan rumah. Dimotori oleh Samsul Arif dan Irfan Bachdim, Indonesia beberapa kali mengancam gawang Toufic Ali.
&amp;nbsp;
Irfan Bachdim jugalah yang memecah kebuntuan lewat sontekannya pada menit ke-14. Menerima umpan terobosan dari lini tengah, pemain bernomor punggung 10 itu sempat menggiring bola sebelum menjebol gawang tuan rumah.
&amp;nbsp;
Tertinggal satu gol membuat Palestina semakin bernafsu membombardir pertahanan Indonesia. Namun, baru di akhir babak pertama, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan.
&amp;nbsp;
Adalah Abu Saleh yang mencetak gol bagi Palestina lewat titik penalti pada menit ke-39. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.
&amp;nbsp;
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Palestina masih memegang inisiatif permainan seperti di babak pertama. Penguasaan bola sepenuhnya menjadi milik tuan rumah.
&amp;nbsp;
Agresifitas dan kecepatan Palestina benar-benar merepotkan Timnas Indonesia. Diserang terus menerus, pertahanan Indonesia akhirnya bobol juga.
&amp;nbsp;
Kali ini giliran sang kapten Attal yang menjebol gawang Hendra Prasetya. Berawal dari umpan silang Abu Saleh di sisi kiri pertahanan Indonesia, bola sempat ditendang Nu&amp;rsquo;man tetapi masih membentur tiang sebelum diselesaikan oleh Attal pada menit ke-65.
&amp;nbsp;
Tuan rumah kini berbalik memimpin 2-1. Kendati sudah unggul, Palestina tidak mengendurkan serangan.
&amp;nbsp;
Mereka masih memegang kendali permainan. Sebaliknya, Indonesia kesulitan keluar dari tekanan Palestina.
&amp;nbsp;
Di akhir-akhir pertandingan, Indonesia sempat mendapatkan dua peluang emas di mana salah satunya didapat Nur Iskandar tetapi sayangnya gagal berbuah gol. Hingga laga usai, skor 2-1 bagi kemenangan Palestina tidak berubah. Indonesia pun gagal melaju ke final.
&amp;nbsp;
Palestina akan menghadapi Tunisia di final yang bakal digelar pada Kamis (24/5) besok.
&amp;nbsp;
Susunan pemain:
Palestina (4-4-2): Toufic Ali(Gk), Fares, Al-Sweikeri, Eyad, Abujazr, Abu Saleh, Kettlun, Ismail, Attal(C), Al-Halman (Nu&amp;rsquo;man 55&amp;rsquo;).
&amp;nbsp;
Indonesia (4-4-1-1): 12-Hendra Prasetya; 5-Nopendi, 2-Hamdi Hamzah, 13-Wahyu Wijiastanto, 3-Novan Setyo; 15-Hendri Bayauw, 7-Slamet Nurcahyo, 8-Taufiq, 23-Kim Jeffrey Kurniawan; 9-Samsul Arif; 10-Irfan Bachdim.</content:encoded></item></channel></rss>
