<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancelotti: Klub Kaya pun Butuh Proses</title><description>Identitas diri dan mental juara, memang memegang peran penting bagi sebuah tim untuk sukses di pentasnya masing-masing. Carlo Ancelotti pun mengakui hal tersebut ketika menggunakan alasan di atas sebagai pembelaan dirinya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/22/50/633064/ancelotti-klub-kaya-pun-butuh-proses</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/05/22/50/633064/ancelotti-klub-kaya-pun-butuh-proses"/><item><title>Ancelotti: Klub Kaya pun Butuh Proses</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/22/50/633064/ancelotti-klub-kaya-pun-butuh-proses</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/05/22/50/633064/ancelotti-klub-kaya-pun-butuh-proses</guid><pubDate>Selasa 22 Mei 2012 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/22/50/633064/Q8LnNXQhDd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Carlo Ancelotti (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/22/50/633064/Q8LnNXQhDd.jpg</image><title>Carlo Ancelotti (Foto: Reuters)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Identitas diri dan mental juara, memang memegang peran penting bagi sebuah tim untuk sukses di pentasnya masing-masing. Carlo Ancelotti pun mengakui hal tersebut ketika menggunakan alasan di atas sebagai pembelaan dirinya.
&amp;nbsp;
Ya, Ancelotti yang gagal menyabet satu pun titel di musim ini bersama Paris Saint-Germain (PSG), mengaku sedikit kesulitan di musim perdananya mengasuh Les Parisiens. Faktornya adalah perubahan drastis terhadap sistem dan juga skuad.
&amp;nbsp;
Baginya, meski timnya dinaungi pemilik kaya raya, bukan berarti bisa instan soal prestasi. Mau bukti? Tengok saja di negara tetangga mereka &amp;ndash; Inggris. Chelsea dan Manchester City pun harus menanti untuk urusan meraih trofi.
&amp;nbsp;
Dalam sepakbola, Ancelotti tak mengakui adanya revolusi. Yang ada perubahan secara perlahan dan berkelanjutan alias evolusi. Rival mereka &amp;ndash; Montpellier adalah contohnya. Eks-pembesut AC Milan itu melihat pembangunan dan perkembangan skuad dan mental sebagai faktor didapuknya titel Ligue 1 untuk pertama kalinya bagi Montpellier.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami harus mencari kontinuitas. Takkan ada revolusi. Montpellier memenangkan gelar berkat gaya sepakbola dan mental yang sudah mereka bangun selama bertahun-tahun,&amp;rdquo; papar Ancelotti, sebagaimana disitat Emirates 24/7, Selasa (22/5/2012).
&amp;nbsp;
Hingga kini, pelatih yang punya julukan Don Carletto itu masih sibuk membangun gaya bermain PSG dan mengembangkan insting predator tiga punggawa lini depan andalannya; Nene, Jeremy Menez dan Javier Pastore. Lainnya, Don Carletto juga sepertinya masih membutuhkan amunisi anyar di beberapa posisi.
&amp;nbsp;
Tapi, meski dijanjikan akan kembali digelontorkan banyak dana dari presiden Nasser El Khelaifi, Ancelotti belum mau buka rahasia, siapa-siapa saja yang berniat digaetnya pada pangsa pasar musim panas mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Nama-nama incaran tidak begitu penting, tapi kami butuh pemain yang cocok dengan tim ini secara teknis dan taktik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Identitas diri dan mental juara, memang memegang peran penting bagi sebuah tim untuk sukses di pentasnya masing-masing. Carlo Ancelotti pun mengakui hal tersebut ketika menggunakan alasan di atas sebagai pembelaan dirinya.
&amp;nbsp;
Ya, Ancelotti yang gagal menyabet satu pun titel di musim ini bersama Paris Saint-Germain (PSG), mengaku sedikit kesulitan di musim perdananya mengasuh Les Parisiens. Faktornya adalah perubahan drastis terhadap sistem dan juga skuad.
&amp;nbsp;
Baginya, meski timnya dinaungi pemilik kaya raya, bukan berarti bisa instan soal prestasi. Mau bukti? Tengok saja di negara tetangga mereka &amp;ndash; Inggris. Chelsea dan Manchester City pun harus menanti untuk urusan meraih trofi.
&amp;nbsp;
Dalam sepakbola, Ancelotti tak mengakui adanya revolusi. Yang ada perubahan secara perlahan dan berkelanjutan alias evolusi. Rival mereka &amp;ndash; Montpellier adalah contohnya. Eks-pembesut AC Milan itu melihat pembangunan dan perkembangan skuad dan mental sebagai faktor didapuknya titel Ligue 1 untuk pertama kalinya bagi Montpellier.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami harus mencari kontinuitas. Takkan ada revolusi. Montpellier memenangkan gelar berkat gaya sepakbola dan mental yang sudah mereka bangun selama bertahun-tahun,&amp;rdquo; papar Ancelotti, sebagaimana disitat Emirates 24/7, Selasa (22/5/2012).
&amp;nbsp;
Hingga kini, pelatih yang punya julukan Don Carletto itu masih sibuk membangun gaya bermain PSG dan mengembangkan insting predator tiga punggawa lini depan andalannya; Nene, Jeremy Menez dan Javier Pastore. Lainnya, Don Carletto juga sepertinya masih membutuhkan amunisi anyar di beberapa posisi.
&amp;nbsp;
Tapi, meski dijanjikan akan kembali digelontorkan banyak dana dari presiden Nasser El Khelaifi, Ancelotti belum mau buka rahasia, siapa-siapa saja yang berniat digaetnya pada pangsa pasar musim panas mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Nama-nama incaran tidak begitu penting, tapi kami butuh pemain yang cocok dengan tim ini secara teknis dan taktik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
