<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mueller: Tim Terbaik Tak Selalu Menang</title><description>Sturmer Bayern Munich Thomas Muller mengatakan bahwa tim terbaik tidak selalu memenangkan babak final Liga Champions. Hal ini ia ungkapkan usai timnya kalah dramatis melalui babak adu penalti di Allianz Arena.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/20/261/632126/mueller-tim-terbaik-tak-selalu-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/05/20/261/632126/mueller-tim-terbaik-tak-selalu-menang"/><item><title>Mueller: Tim Terbaik Tak Selalu Menang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/20/261/632126/mueller-tim-terbaik-tak-selalu-menang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/05/20/261/632126/mueller-tim-terbaik-tak-selalu-menang</guid><pubDate>Minggu 20 Mei 2012 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/20/261/632126/LGb64SuVm6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Selebrasi Mueller usai mencetak gol pertama. (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/20/261/632126/LGb64SuVm6.jpg</image><title>Selebrasi Mueller usai mencetak gol pertama. (Foto: Getty Images)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; St&amp;uuml;rmer Bayern Munich Thomas M&amp;uuml;ller mengatakan bahwa tim terbaik tidak selalu memenangkan babak final Liga Champions. Hal ini ia ungkapkan usai timnya kalah dramatis melalui babak adu penalti di Allianz Arena.
&amp;nbsp;
M&amp;uuml;ller sukses mengantar Die Roten unggul lebih dulu, melalui golnya di menit ke-83. Namun tragis bagi anak asuh Jupp Heynckes, satu gol M&amp;uuml;ller dibalas oleh penyerang asal Chelsea Droga lima menit berselang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itulah sepakbola, tim terbaik tidak selalu mengangkat trofi Liga Champions,&amp;rdquo; kata M&amp;uuml;ller, seperti disitat Goal, Minggu (20/5/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika anda mencetak gol di hadapan para fans pada menit akhir dan kemudian justru Chelsea yang sukses mengangkat trofi. Itu artinya, bahwa banyak hal-hal yang terjadi di lapangan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Selain hanya gagal merengkuh mahkota DFB Pokal usai dikandaskan Borussia Dortmund beberapa waktu lalu. Raksasa Bavaria harus kembali menelan pil pahit usai dikalahkan wakil Inggris, Chelsea.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sulit utnuk menemukan kata-kata, tapi sepakbola bukanlah segalanya,&amp;rdquo; tandas pemain berusia 22 tahun itu.</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; St&amp;uuml;rmer Bayern Munich Thomas M&amp;uuml;ller mengatakan bahwa tim terbaik tidak selalu memenangkan babak final Liga Champions. Hal ini ia ungkapkan usai timnya kalah dramatis melalui babak adu penalti di Allianz Arena.
&amp;nbsp;
M&amp;uuml;ller sukses mengantar Die Roten unggul lebih dulu, melalui golnya di menit ke-83. Namun tragis bagi anak asuh Jupp Heynckes, satu gol M&amp;uuml;ller dibalas oleh penyerang asal Chelsea Droga lima menit berselang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itulah sepakbola, tim terbaik tidak selalu mengangkat trofi Liga Champions,&amp;rdquo; kata M&amp;uuml;ller, seperti disitat Goal, Minggu (20/5/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika anda mencetak gol di hadapan para fans pada menit akhir dan kemudian justru Chelsea yang sukses mengangkat trofi. Itu artinya, bahwa banyak hal-hal yang terjadi di lapangan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Selain hanya gagal merengkuh mahkota DFB Pokal usai dikandaskan Borussia Dortmund beberapa waktu lalu. Raksasa Bavaria harus kembali menelan pil pahit usai dikalahkan wakil Inggris, Chelsea.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sulit utnuk menemukan kata-kata, tapi sepakbola bukanlah segalanya,&amp;rdquo; tandas pemain berusia 22 tahun itu.</content:encoded></item></channel></rss>
