<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laga Perpisahan Emosional Zambrotta dengan Milan</title><description>Bek AC Milan, Gianluca Zambrotta menutup laga terakhir bersama timnya  di San Siro dengan emosional. Zambrotta bahkan menangis ketika laga  berakhir, sehingga harus dihibur oleh rekan-rekan setimnya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/14/47/628931/laga-perpisahan-emosional-zambrotta-dengan-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/05/14/47/628931/laga-perpisahan-emosional-zambrotta-dengan-milan"/><item><title>Laga Perpisahan Emosional Zambrotta dengan Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/14/47/628931/laga-perpisahan-emosional-zambrotta-dengan-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/05/14/47/628931/laga-perpisahan-emosional-zambrotta-dengan-milan</guid><pubDate>Senin 14 Mei 2012 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Sebastianus Epifany</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/14/47/628931/1IiXTCwkaW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gianluca Zambrotta dihibur rekan-rekan setimnya (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/14/47/628931/1IiXTCwkaW.jpg</image><title>Gianluca Zambrotta dihibur rekan-rekan setimnya (Foto: Daylife)</title></images><description>MILAN - Bek AC Milan, Gianluca Zambrotta menutup laga terakhir bersama timnya di San Siro dengan emosional. Zambrotta bahkan menangis ketika laga berakhir, sehingga harus dihibur oleh rekan-rekan setimnya.

Milan adalah tim yang dibela Zambrotta sejak tahun 2008, setelah sebelumnya memperkuat Barcelona dan Juventus. Atmosfir kekeluargaan di Milan membuat Zambrotta sulit melepaskan ikatan emosional dengan tim tersebut.

&amp;ldquo;Ini adalah pertandingan terakhir saya di San Siro. Sangat sulit berbicara dalam momen seperti ini. Emosi benar-benar mengambil alih segalanya,&amp;rdquo; ungkap Zambrotta, dilansir dari Goal, Senin (14/5/2012).

&amp;ldquo;Benar-benar aneh melihat semua pemain lainnya melambaikan tangan kepada Milan di sini. Pertandingan terakhir saya di San Siro adalah momen yang sangat spesial, tetapi ini bukanlah pertandingan terakhir dalam karir saya,&amp;rdquo; tukasnya.

Zambrotta yang telah berusia 35 tahun membantu Milan meraih gelar Scudeto Serie A musim 2010/2011. Dirinya tampil dalam 84 laga bersama Rossoneri dan mencetak dua gol.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>MILAN - Bek AC Milan, Gianluca Zambrotta menutup laga terakhir bersama timnya di San Siro dengan emosional. Zambrotta bahkan menangis ketika laga berakhir, sehingga harus dihibur oleh rekan-rekan setimnya.

Milan adalah tim yang dibela Zambrotta sejak tahun 2008, setelah sebelumnya memperkuat Barcelona dan Juventus. Atmosfir kekeluargaan di Milan membuat Zambrotta sulit melepaskan ikatan emosional dengan tim tersebut.

&amp;ldquo;Ini adalah pertandingan terakhir saya di San Siro. Sangat sulit berbicara dalam momen seperti ini. Emosi benar-benar mengambil alih segalanya,&amp;rdquo; ungkap Zambrotta, dilansir dari Goal, Senin (14/5/2012).

&amp;ldquo;Benar-benar aneh melihat semua pemain lainnya melambaikan tangan kepada Milan di sini. Pertandingan terakhir saya di San Siro adalah momen yang sangat spesial, tetapi ini bukanlah pertandingan terakhir dalam karir saya,&amp;rdquo; tukasnya.

Zambrotta yang telah berusia 35 tahun membantu Milan meraih gelar Scudeto Serie A musim 2010/2011. Dirinya tampil dalam 84 laga bersama Rossoneri dan mencetak dua gol.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
