<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ljajic: Saya Tidak Menghina Rossi!</title><description>Penyerang Fiorentina Adem Ljajic menyangkal pernyataan mantan pelatihnya, Delio Rossi, yang mengatakan ia telah mengeluarkan kata-kata hinaan. Menurut Ljajic, ungkapan kemarahannya saat itu tidak sampai lewat batas.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/06/47/624739/ljajic-saya-tidak-menghina-rossi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/05/06/47/624739/ljajic-saya-tidak-menghina-rossi"/><item><title>Ljajic: Saya Tidak Menghina Rossi!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/05/06/47/624739/ljajic-saya-tidak-menghina-rossi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/05/06/47/624739/ljajic-saya-tidak-menghina-rossi</guid><pubDate>Minggu 06 Mei 2012 20:29 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/06/47/624739/nz1qxae1Lv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adem Ljajic. (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/06/47/624739/nz1qxae1Lv.jpg</image><title>Adem Ljajic. (Foto: Getty Images)</title></images><description>FLORENCE &amp;ndash; Penyerang Fiorentina Adem Ljajic menyangkal pernyataan mantan pelatihnya, Delio Rossi, yang mengatakan ia telah mengeluarkan kata-kata hinaan. Menurut Ljajic, ungkapan kemarahannya saat itu tidak sampai lewat batas.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelatih Fiorentina Delio Rossi mengaku tersulut emosinya oleh kata-kata yang dikeluarkan Adem Ljajic dengan menggunakan bahasa Serbia. Kemudian, ia secara brutal memukul Ljajic dan berujung pememecatannya dari kursi kepelatihan La Viola.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingin menyangkal segala sesuatu yang mengatakan bahwa saya telah menghina Rossi menggunakan bahasa saya,&amp;rdquo; ujar Ljajic kepada La Gazzetta dello Sport, seperti dilansir Football-Italia, Minggu (6/5/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di tingkat ini, saya tak masalah mengakui apa yang telah saya lakukan. Tapi, provokasi saya sebatas memberikan tepukan dan ucapan &amp;lsquo;bravo maestro, Anda sangat hebat&amp;rsquo;,&amp;rdquo; ujar Ljajic.
&amp;nbsp;
Meski telah mengakui kesalahannya, Ljajic tampaknya belum bisa menerima apa yang dilakukan oleh Rossi. Sekarang, ia hanya berharap bisa segera kembali ke skuad dan memberi kontribusi bagi La Viola.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Benar, saya tidak meminta maaf kepada pelatih dan itu merupakan kesalahan. Tapi reaksinya sangat berlebihan,&amp;rdquo; pungkas pemain berusia 20 tahun itu.</description><content:encoded>FLORENCE &amp;ndash; Penyerang Fiorentina Adem Ljajic menyangkal pernyataan mantan pelatihnya, Delio Rossi, yang mengatakan ia telah mengeluarkan kata-kata hinaan. Menurut Ljajic, ungkapan kemarahannya saat itu tidak sampai lewat batas.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelatih Fiorentina Delio Rossi mengaku tersulut emosinya oleh kata-kata yang dikeluarkan Adem Ljajic dengan menggunakan bahasa Serbia. Kemudian, ia secara brutal memukul Ljajic dan berujung pememecatannya dari kursi kepelatihan La Viola.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingin menyangkal segala sesuatu yang mengatakan bahwa saya telah menghina Rossi menggunakan bahasa saya,&amp;rdquo; ujar Ljajic kepada La Gazzetta dello Sport, seperti dilansir Football-Italia, Minggu (6/5/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di tingkat ini, saya tak masalah mengakui apa yang telah saya lakukan. Tapi, provokasi saya sebatas memberikan tepukan dan ucapan &amp;lsquo;bravo maestro, Anda sangat hebat&amp;rsquo;,&amp;rdquo; ujar Ljajic.
&amp;nbsp;
Meski telah mengakui kesalahannya, Ljajic tampaknya belum bisa menerima apa yang dilakukan oleh Rossi. Sekarang, ia hanya berharap bisa segera kembali ke skuad dan memberi kontribusi bagi La Viola.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Benar, saya tidak meminta maaf kepada pelatih dan itu merupakan kesalahan. Tapi reaksinya sangat berlebihan,&amp;rdquo; pungkas pemain berusia 20 tahun itu.</content:encoded></item></channel></rss>
