<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramos Tidak Kapok Ambil Penalti</title><description>Bek Real Madrid, Sergio Ramos, gagal mengeksekusi tendangan penalti  ketika timnya menjamu Bayern Munich di leg kedua semi final Liga  Champions. Walau begitu Ramos mengaku tidak kapok untuk mengambil  tendangan penalti demi timnya di lain waktu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/04/26/261/619103/ramos-tidak-kapok-ambil-penalti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/04/26/261/619103/ramos-tidak-kapok-ambil-penalti"/><item><title>Ramos Tidak Kapok Ambil Penalti</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/04/26/261/619103/ramos-tidak-kapok-ambil-penalti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/04/26/261/619103/ramos-tidak-kapok-ambil-penalti</guid><pubDate>Kamis 26 April 2012 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Sebastianus Epifany</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/26/261/619103/6woQhriRVe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sergio Ramos berbincang dengan Jose Mourinho (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/26/261/619103/6woQhriRVe.jpg</image><title>Sergio Ramos berbincang dengan Jose Mourinho (Foto: Daylife)</title></images><description>MADRID - Bek Real Madrid, Sergio Ramos, gagal mengeksekusi tendangan penalti ketika timnya menjamu Bayern Munich di leg kedua semi final Liga Champions. Walau begitu Ramos mengaku tidak kapok untuk mengambil tendangan penalti demi timnya di lain waktu.

&amp;ldquo;Bila saya mendapat kesempatan untuk mengambil tendangan penalti dengan situasi yang sama seperti dini hari tadi, maka saya akan mengambilnya,&amp;rdquo; ungkap Ramos, seperti dilansir dari UEFA, Kamis (26/4/2012).

Ramos sendiri adalah penendang ketiga Madrid yang gagal dalam drama adu penalti di Bernabeu. Dari empat pemain yang diutus menjadi algojo, hanya Xabi Alonso yang menemui target. Sementara tendangan Cristiano Ronaldo, Kaka, dan Ramos gagal menembus gawang Bayern.

&amp;ldquo;Ketika anda merasa memiliki cukup kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu seperti itu, seperti yang saya lakukan, anda tentu ingin membantu tim. Mencoba meraih final Liga Champions melalui drama adu penalti mewakili tekanan yang besar, tetapi secara personal saya baik-baik saja dengan hal itu,&amp;rdquo; paparnya.

Sejatinya kemenangan 1-0 saja sudah membuat Madrid lolos ke final. Bahkan mereka sempat unggul 2-0, hingga akhirnya Bayern Munich memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 ketika babak pertama. Bayern pun akhirnya berhasil memaksakan adu penalti, dan cerita akhirnya tentu sudah bisa ditebak.

&amp;ldquo;Kami memberikan darah dan jiwa kami di lapangan sebagai bentuk usaha dan apa yang bisa kami katakan adalah menyedihkan tersingkir karena kalah adu penalti. Dalam hal itu Bayern lebih baik dari kami,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>MADRID - Bek Real Madrid, Sergio Ramos, gagal mengeksekusi tendangan penalti ketika timnya menjamu Bayern Munich di leg kedua semi final Liga Champions. Walau begitu Ramos mengaku tidak kapok untuk mengambil tendangan penalti demi timnya di lain waktu.

&amp;ldquo;Bila saya mendapat kesempatan untuk mengambil tendangan penalti dengan situasi yang sama seperti dini hari tadi, maka saya akan mengambilnya,&amp;rdquo; ungkap Ramos, seperti dilansir dari UEFA, Kamis (26/4/2012).

Ramos sendiri adalah penendang ketiga Madrid yang gagal dalam drama adu penalti di Bernabeu. Dari empat pemain yang diutus menjadi algojo, hanya Xabi Alonso yang menemui target. Sementara tendangan Cristiano Ronaldo, Kaka, dan Ramos gagal menembus gawang Bayern.

&amp;ldquo;Ketika anda merasa memiliki cukup kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu seperti itu, seperti yang saya lakukan, anda tentu ingin membantu tim. Mencoba meraih final Liga Champions melalui drama adu penalti mewakili tekanan yang besar, tetapi secara personal saya baik-baik saja dengan hal itu,&amp;rdquo; paparnya.

Sejatinya kemenangan 1-0 saja sudah membuat Madrid lolos ke final. Bahkan mereka sempat unggul 2-0, hingga akhirnya Bayern Munich memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 ketika babak pertama. Bayern pun akhirnya berhasil memaksakan adu penalti, dan cerita akhirnya tentu sudah bisa ditebak.

&amp;ldquo;Kami memberikan darah dan jiwa kami di lapangan sebagai bentuk usaha dan apa yang bisa kami katakan adalah menyedihkan tersingkir karena kalah adu penalti. Dalam hal itu Bayern lebih baik dari kami,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
