<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Matteo: Benfica Hebat tapi Kita Menang</title><description>Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo sebelumnya telah sadar bila timnya  akan mendapatkan kesulitan melawan Benfica. Namun, pada akhirnya ia  senang karena timnya mampu lolos ke babak semi final Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/04/05/261/605967/di-matteo-benfica-hebat-tapi-kita-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/04/05/261/605967/di-matteo-benfica-hebat-tapi-kita-menang"/><item><title>Di Matteo: Benfica Hebat tapi Kita Menang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/04/05/261/605967/di-matteo-benfica-hebat-tapi-kita-menang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/04/05/261/605967/di-matteo-benfica-hebat-tapi-kita-menang</guid><pubDate>Kamis 05 April 2012 04:36 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Indra Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/05/261/605967/dyaJCRbVX5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Roberto Di Matteo. (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/05/261/605967/dyaJCRbVX5.jpg</image><title>Roberto Di Matteo. (Foto: Getty Images)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo sebelumnya telah sadar bila timnya akan mendapatkan kesulitan melawan Benfica. Namun, pada akhirnya ia senang karena timnya mampu lolos ke babak semi final Liga Champions.Bermain di kandang sendiri pada leg kedua perempat final Liga Champions, Chelsea sukses mengalahkan Benfica dengan skor 2-1. The Blues akhirnya memastikan lolos ke semi final usai menang agregat 3-1 atas The Eagles.Kemenangan yang di raih oleh pasukan The Blues bukanlah hal yang mudah mereka harus meladeni performa Benfica yang cukup impresif baik di leg pertama maupun kedua. Bahkan, meski bermain hanya dengan 10 pemain karena diganjarnya kartu merah   Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}

Maxi Pereira, Benfica masih mampu mencetak satu gol.&amp;ldquo;Kami tahu sebelum pertandingan, bahwa kami akan menghadapi malam ini dengan pertandingan yang sulit dan terbukti itu. Benfica adalah tim yang sangat hebat,&amp;rdquo; ungkap Di Matteo seperti dilansir Football365, Kamis (5/4/2012).Namun akhirnya Di Matteo bersyukur bila timnya mampu meraih kemenangan dan berhasil melaju ke semi final. Pasalnya, Di Matteo menilai bila timnya sudah banyak melewati banyak peluang.&amp;ldquo;Tapi kami senang kami berada di semifinal sekarang. Gol kedua kita berhasil mengakhiri laga ini. Pasalnya, saat kami unggul 1-0 mereka masih memiliki kesempatan (mencetak gol) dan mereka tahu itu. Kami sendiri telah melewatkan banyak kesempatan untuk memenangkan laga ini,&amp;rdquo; pungkas Di Matteo.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo sebelumnya telah sadar bila timnya akan mendapatkan kesulitan melawan Benfica. Namun, pada akhirnya ia senang karena timnya mampu lolos ke babak semi final Liga Champions.Bermain di kandang sendiri pada leg kedua perempat final Liga Champions, Chelsea sukses mengalahkan Benfica dengan skor 2-1. The Blues akhirnya memastikan lolos ke semi final usai menang agregat 3-1 atas The Eagles.Kemenangan yang di raih oleh pasukan The Blues bukanlah hal yang mudah mereka harus meladeni performa Benfica yang cukup impresif baik di leg pertama maupun kedua. Bahkan, meski bermain hanya dengan 10 pemain karena diganjarnya kartu merah   Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}

Maxi Pereira, Benfica masih mampu mencetak satu gol.&amp;ldquo;Kami tahu sebelum pertandingan, bahwa kami akan menghadapi malam ini dengan pertandingan yang sulit dan terbukti itu. Benfica adalah tim yang sangat hebat,&amp;rdquo; ungkap Di Matteo seperti dilansir Football365, Kamis (5/4/2012).Namun akhirnya Di Matteo bersyukur bila timnya mampu meraih kemenangan dan berhasil melaju ke semi final. Pasalnya, Di Matteo menilai bila timnya sudah banyak melewati banyak peluang.&amp;ldquo;Tapi kami senang kami berada di semifinal sekarang. Gol kedua kita berhasil mengakhiri laga ini. Pasalnya, saat kami unggul 1-0 mereka masih memiliki kesempatan (mencetak gol) dan mereka tahu itu. Kami sendiri telah melewatkan banyak kesempatan untuk memenangkan laga ini,&amp;rdquo; pungkas Di Matteo.</content:encoded></item></channel></rss>
