<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Main Agresif, Hentikan Ribery</title><description>Gelandang Olympique de Marseille Alou Diarra menilai timnya harus  bermain sangat agresif untuk menghentikan pergerakan pemain sayap bayern  Munich Franck Ribery dalam laga leg pertama perempat final Liga  Champions, Kamis (29/3/2012) dini hari WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/28/261/601423/main-agresif-hentikan-ribery</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/03/28/261/601423/main-agresif-hentikan-ribery"/><item><title>Main Agresif, Hentikan Ribery</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/28/261/601423/main-agresif-hentikan-ribery</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/03/28/261/601423/main-agresif-hentikan-ribery</guid><pubDate>Rabu 28 Maret 2012 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/28/261/601423/bZL322XPz7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alou Diarra (Foto: Getty) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/28/261/601423/bZL322XPz7.jpg</image><title>Alou Diarra (Foto: Getty) </title></images><description>MARSEILLE &amp;ndash; Gelandang Olympique de Marseille Alou Diarra menilai timnya harus bermain sangat agresif untuk menghentikan pergerakan pemain sayap bayern Munich Franck Ribery dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (29/3/2012) dini hari WIB.
&amp;nbsp;
Ribery yang pernah menjadi pujaan publik Stadion Velodrome, markas Marseille, dipercaya akan datang dengan motivasi berlipat. Motivasi itulah yang menurut Diarra dapat sangat berbahaya bagi Les Phoc&amp;eacute;ens (julukan Marseille).
&amp;nbsp;
&quot;Saya tahu Franck Ribery juga dari tim nasional Prancis. Dia bukan Franck saat masih kecil, dia Franck yang besar, Le Kaiser! Dia akan sangat termotivasi ketika datang kembali ke Stade Velodrome, dan ketika dia termotivasi, dia sangat berbahaya,&amp;rdquo; tegas Diarra seperti dikutip Goal, Rabu (28/3/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Kami harus menetralisir permainannya sesering mungkin. Kami harus membuatnya sibuk di pertahanan, dan kami akan menunjukkan agresivitas,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jangan membiarkan Bayern membangun serangan lewat kakinya. Setelah dia bisa melakukannya, dia akan sangat sulit untuk dihentikan,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Diarra juga menambahkan, bila Marseille ingin menang dalam laga leg pertama sekaligus bisa bermain lebih tenang ketika bertandang ke markas The Bavarians, syaratnya, pemain vital seperti Ribery harus dimatikan.
&amp;nbsp;
&quot;Dia komponen vital dalam serangan Bayern. Dia selalu bermain baik dan sering membuat kejutan. Dia pemain yang mamapu membuat perbedaan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>MARSEILLE &amp;ndash; Gelandang Olympique de Marseille Alou Diarra menilai timnya harus bermain sangat agresif untuk menghentikan pergerakan pemain sayap bayern Munich Franck Ribery dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (29/3/2012) dini hari WIB.
&amp;nbsp;
Ribery yang pernah menjadi pujaan publik Stadion Velodrome, markas Marseille, dipercaya akan datang dengan motivasi berlipat. Motivasi itulah yang menurut Diarra dapat sangat berbahaya bagi Les Phoc&amp;eacute;ens (julukan Marseille).
&amp;nbsp;
&quot;Saya tahu Franck Ribery juga dari tim nasional Prancis. Dia bukan Franck saat masih kecil, dia Franck yang besar, Le Kaiser! Dia akan sangat termotivasi ketika datang kembali ke Stade Velodrome, dan ketika dia termotivasi, dia sangat berbahaya,&amp;rdquo; tegas Diarra seperti dikutip Goal, Rabu (28/3/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Kami harus menetralisir permainannya sesering mungkin. Kami harus membuatnya sibuk di pertahanan, dan kami akan menunjukkan agresivitas,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jangan membiarkan Bayern membangun serangan lewat kakinya. Setelah dia bisa melakukannya, dia akan sangat sulit untuk dihentikan,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Diarra juga menambahkan, bila Marseille ingin menang dalam laga leg pertama sekaligus bisa bermain lebih tenang ketika bertandang ke markas The Bavarians, syaratnya, pemain vital seperti Ribery harus dimatikan.
&amp;nbsp;
&quot;Dia komponen vital dalam serangan Bayern. Dia selalu bermain baik dan sering membuat kejutan. Dia pemain yang mamapu membuat perbedaan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
