<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prinz Poldi Tengah Galau</title><description>Bukan soal masa depan atau pusaran spekulasi transfer yang membuat Lukas Podolski gundah gulana kali ini. Melainkan nasib timnya yang nyaris terjerembab ke zona degradasi akibat dibantai 1-6 oleh Borussia Dortmund, akhir pekan lalu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/27/48/600708/prinz-poldi-tengah-galau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/03/27/48/600708/prinz-poldi-tengah-galau"/><item><title>Prinz Poldi Tengah Galau</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/27/48/600708/prinz-poldi-tengah-galau</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/03/27/48/600708/prinz-poldi-tengah-galau</guid><pubDate>Selasa 27 Maret 2012 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/27/48/600708/ZIWsTkA2BG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lukasz Josef Podolski (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/27/48/600708/ZIWsTkA2BG.jpg</image><title>Lukasz Josef Podolski (Foto: Getty Images)</title></images><description>K&amp;Ouml;LN &amp;ndash; Bukan soal masa depan atau pusaran spekulasi transfer yang membuat Lukas Podolski gundah gulana kali ini. Melainkan nasib timnya yang nyaris terjerembab ke zona degradasi akibat dibantai 1-6 oleh Borussia Dortmund, akhir pekan lalu.
&amp;nbsp;
Striker timnas Jerman itu sakit hati bukan main. Kini kondisi timnya, FC K&amp;ouml;ln sedang kritis. Die Gei&amp;beta;b&amp;ouml;cke terlempar ke posisi 14 klasemen Bundesliga, posisi di mana hanya satu urutan lagi untuk memasuki zona merah.
&amp;nbsp;
Bukan soal reputasi yang dikhawatirkan, tapi murni nasib timnya. Prinz Poldi pun tak punya banyak kata-kata untuk mengungkapkan perasaan hatinya. Padalah kala itu, K&amp;ouml;ln sempat menghentak Dortmund di babak pertama dengan gol pembuka Milivoje Novakovic di menit ke-13.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak punya kata-kata yang tepat untuk menggambarkan kekalahan itu. Saya kira kami akan bermain baik karena babak pertama kami mengungguli mereka. Dortmund pun hanya punya sedikit peluang,&amp;rdquo; papar pemain yang kencang dirumorkan akan ke Arsenal itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Lalu di babak kedua, kami malah membuat segalanya kacau dan berantakan. Sekarang, setiap laga akan menjadi final bagi kami,&amp;rdquo; sambungnya kepada Express, Selasa (27/3/2012).
&amp;nbsp;
Kekalahan memalukan itupun memunculkan isu bakal dipecatnya sang arsitek, St&amp;aring;le Solbakken. Tapi st&amp;uuml;rmer berusia 26 tahun itu malah keberatan. Karena tak ada baiknya mengganti pelatih saat musim ini segera berakhir. Kesalahan dan tanggung jawab juga terletak di pundak para pemain.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tak ada manfaatnya mengganti pelatih saat ini. Lagi pula, kami (pemain) yang membuat segalanya hancur berantakan di lapangan. Sekarang, kami harus kembali memulai perjuangan di laga selanjutnya,&amp;rdquo; tutup bomber Jerman berdarah Polandia tersebut.</description><content:encoded>K&amp;Ouml;LN &amp;ndash; Bukan soal masa depan atau pusaran spekulasi transfer yang membuat Lukas Podolski gundah gulana kali ini. Melainkan nasib timnya yang nyaris terjerembab ke zona degradasi akibat dibantai 1-6 oleh Borussia Dortmund, akhir pekan lalu.
&amp;nbsp;
Striker timnas Jerman itu sakit hati bukan main. Kini kondisi timnya, FC K&amp;ouml;ln sedang kritis. Die Gei&amp;beta;b&amp;ouml;cke terlempar ke posisi 14 klasemen Bundesliga, posisi di mana hanya satu urutan lagi untuk memasuki zona merah.
&amp;nbsp;
Bukan soal reputasi yang dikhawatirkan, tapi murni nasib timnya. Prinz Poldi pun tak punya banyak kata-kata untuk mengungkapkan perasaan hatinya. Padalah kala itu, K&amp;ouml;ln sempat menghentak Dortmund di babak pertama dengan gol pembuka Milivoje Novakovic di menit ke-13.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak punya kata-kata yang tepat untuk menggambarkan kekalahan itu. Saya kira kami akan bermain baik karena babak pertama kami mengungguli mereka. Dortmund pun hanya punya sedikit peluang,&amp;rdquo; papar pemain yang kencang dirumorkan akan ke Arsenal itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Lalu di babak kedua, kami malah membuat segalanya kacau dan berantakan. Sekarang, setiap laga akan menjadi final bagi kami,&amp;rdquo; sambungnya kepada Express, Selasa (27/3/2012).
&amp;nbsp;
Kekalahan memalukan itupun memunculkan isu bakal dipecatnya sang arsitek, St&amp;aring;le Solbakken. Tapi st&amp;uuml;rmer berusia 26 tahun itu malah keberatan. Karena tak ada baiknya mengganti pelatih saat musim ini segera berakhir. Kesalahan dan tanggung jawab juga terletak di pundak para pemain.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tak ada manfaatnya mengganti pelatih saat ini. Lagi pula, kami (pemain) yang membuat segalanya hancur berantakan di lapangan. Sekarang, kami harus kembali memulai perjuangan di laga selanjutnya,&amp;rdquo; tutup bomber Jerman berdarah Polandia tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
