<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pjanic Ingin Mainkan Peran Serupa Xavi</title><description>Mediocampista Barca, Xavi Hern&amp;aacute;ndez memang pantas untuk dijadikan teladan bagi gelandang manapun. Miralem Pjanic contohnya. Pilar Roma berusia 21 tahun itu menyatakan ingin punya peran seperti halnya Xavi di Barca.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/17/47/594888/pjanic-ingin-mainkan-peran-serupa-xavi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/03/17/47/594888/pjanic-ingin-mainkan-peran-serupa-xavi"/><item><title>Pjanic Ingin Mainkan Peran Serupa Xavi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/17/47/594888/pjanic-ingin-mainkan-peran-serupa-xavi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/03/17/47/594888/pjanic-ingin-mainkan-peran-serupa-xavi</guid><pubDate>Sabtu 17 Maret 2012 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/17/47/594888/rEYIw4bQXy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Miralem Pjanic (kiri) (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/17/47/594888/rEYIw4bQXy.jpg</image><title>Miralem Pjanic (kiri) (Foto: Getty Images)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Mediocampista Barcelona, Xavi Hern&amp;aacute;ndez memang pantas untuk dijadikan teladan bagi gelandang manapun. Centrocampista AS Roma, Miralem Pjanic contohnya. Pilar Roma berusia 21 tahun itu menyatakan ingin punya peran seperti halnya Xavi di Barca.
&amp;nbsp;
Pjanic mengaku ingin bisa seperti Xavi ketika turun ke lapangan, sebagai gelandang sentral yang selalu menjadi kreator bagi tiap serangan timnya. Pasalnya, beberapa kali &amp;ndash; terutama ketika berseragam timnas Bosnia-Herzegovina, Pjanic dimainkan di sisi sayap. Bukan gelandang tengah seperti idolanya itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah saya bisa seperti Xavi dalam memainkan peran saya. Saya selalu ingin menampilkan yang terbaik. Saya sangat ingin bisa bermain sepertinya,&amp;rdquo; terang Pjanic kepada Il Messaggero, Sabtu (17/3/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya selalu ingin berada di jantung permainan dan ingin banyak memegang bola. Posisi itu adalah posisi bermain favorit saya,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di timnas Bosnia-Herzegovina, saya selalu dimainkan di sayap kanan dalam formasi 4-2-3-1. Saya memang tak keberatan, tapi bukan di posisi itu saya bisa bermain dengan kemampuan terbaik saya,&amp;rdquo; pungkas mantan anggota timnas Luksemburg U-17 tersebut.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Mediocampista Barcelona, Xavi Hern&amp;aacute;ndez memang pantas untuk dijadikan teladan bagi gelandang manapun. Centrocampista AS Roma, Miralem Pjanic contohnya. Pilar Roma berusia 21 tahun itu menyatakan ingin punya peran seperti halnya Xavi di Barca.
&amp;nbsp;
Pjanic mengaku ingin bisa seperti Xavi ketika turun ke lapangan, sebagai gelandang sentral yang selalu menjadi kreator bagi tiap serangan timnya. Pasalnya, beberapa kali &amp;ndash; terutama ketika berseragam timnas Bosnia-Herzegovina, Pjanic dimainkan di sisi sayap. Bukan gelandang tengah seperti idolanya itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah saya bisa seperti Xavi dalam memainkan peran saya. Saya selalu ingin menampilkan yang terbaik. Saya sangat ingin bisa bermain sepertinya,&amp;rdquo; terang Pjanic kepada Il Messaggero, Sabtu (17/3/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya selalu ingin berada di jantung permainan dan ingin banyak memegang bola. Posisi itu adalah posisi bermain favorit saya,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di timnas Bosnia-Herzegovina, saya selalu dimainkan di sayap kanan dalam formasi 4-2-3-1. Saya memang tak keberatan, tapi bukan di posisi itu saya bisa bermain dengan kemampuan terbaik saya,&amp;rdquo; pungkas mantan anggota timnas Luksemburg U-17 tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
