<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skor Masih Kaca Mata</title><description>Final Piala Sultan Hassanal Bolkiah antara tim nasional Indonesia U-21 melawan tuan rumah Brunei Darussalam masih berlangsung imbang 0-0 di babak pertama.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/09/51/590504/skor-masih-kaca-mata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/03/09/51/590504/skor-masih-kaca-mata"/><item><title>Skor Masih Kaca Mata</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/09/51/590504/skor-masih-kaca-mata</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/03/09/51/590504/skor-masih-kaca-mata</guid><pubDate>Jum'at 09 Maret 2012 20:29 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/09/51/590504/3ISn8w2la6.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/09/51/590504/3ISn8w2la6.jpg</image><title></title></images><description>BANDAR SRI BEGAWAN &amp;ndash; Final Piala Sultan Hassanal Bolkiah antara tim nasional Indonesia U-21 melawan tuan rumah Brunei Darussalam masih berlangsung imbang 0-0 di babak pertama.
&amp;nbsp;
Pelatih Widodo C. Putro menurunkan formasi pemain yang sama sewaktu mengalahkan Vietnam 3-0. Begitu pula dengan Brunei yang dilatih oleh Kwon Oh Son. Sejak laga dimulai, pertandingan yang disaksikan langsung oleh Sultan Hassanal Bolkiah itu berlangsung dalam tempo cepat.
&amp;nbsp;
Pada menit kesembilan penetrasi Andik masih bisa dipatahkan meski sempat melewati tiga pemain Brunei. Andik yang menjadi kapten memang menjadi motor serangan tim nasional Indonesia U-21.
&amp;nbsp;
Hingga 15 menit pertama, Garuda Muda lebih menguasai jalannya permainan. Dukungan ribuan suporter Indonesia yang memadati Stadion Sultan Hasanal Bolkiah semakin menambah motivasi para pemain. Namun, perlahan-lahan tuan rumah bisa mengimbangi permainan Indonesia.
&amp;nbsp;
Berkali-kali penjaga gawang Aji Saka dipaksa bekerja keras menahan gelombang serangan Brunei. Barisan pertahanan Indonesia yang digalang Fastabiqul Khairat juga direpotkan dengan serangan-serangan sporadis tuan rumah.
&amp;nbsp;
Hingga pertengahan babak pertama, pertarungan lebih banyak terjadi di lapangan tengah. Pola permainan Indonesia yang lebih banyak mengandalkan umpan-umpan lambung ke sisi yang berlawanan mudah dipatahkan oleh para pemain Brunei.
&amp;nbsp;
Menumpuknya pemain-pemain tuan rumah di daerah pertahanannya sendiri membuat skuad Garuda Muda kesulitan memperagakan kombinasi umpan-umpan pendek. Hingga babak pertama usai, Andik dkk. belum mampu menjebol gawang Fakrul dan skor masih imbang 0-0.
&amp;nbsp;
Susunan pemain:
&amp;nbsp;
Indonesia (4-3-3): 12-Aji Saka; 4-Syaiful, 2-Faris, 6-Fastabiqul, 3-Samsul; 11-Fadly, 13-Kurniawan, 8-Awaludin; 10-Andik, 7-Yosua, 19-Miko.
&amp;nbsp;
Brunei Darussalam (4-3-3): 25-Fakrul; 5-Raduan, 2-Afi, 12-Azri, 6-Muiz; 10-Nurikhwan, 11-Najib, 18-Aminuddin; 20-Adi, 17-Syafie, 7-Azwan.</description><content:encoded>BANDAR SRI BEGAWAN &amp;ndash; Final Piala Sultan Hassanal Bolkiah antara tim nasional Indonesia U-21 melawan tuan rumah Brunei Darussalam masih berlangsung imbang 0-0 di babak pertama.
&amp;nbsp;
Pelatih Widodo C. Putro menurunkan formasi pemain yang sama sewaktu mengalahkan Vietnam 3-0. Begitu pula dengan Brunei yang dilatih oleh Kwon Oh Son. Sejak laga dimulai, pertandingan yang disaksikan langsung oleh Sultan Hassanal Bolkiah itu berlangsung dalam tempo cepat.
&amp;nbsp;
Pada menit kesembilan penetrasi Andik masih bisa dipatahkan meski sempat melewati tiga pemain Brunei. Andik yang menjadi kapten memang menjadi motor serangan tim nasional Indonesia U-21.
&amp;nbsp;
Hingga 15 menit pertama, Garuda Muda lebih menguasai jalannya permainan. Dukungan ribuan suporter Indonesia yang memadati Stadion Sultan Hasanal Bolkiah semakin menambah motivasi para pemain. Namun, perlahan-lahan tuan rumah bisa mengimbangi permainan Indonesia.
&amp;nbsp;
Berkali-kali penjaga gawang Aji Saka dipaksa bekerja keras menahan gelombang serangan Brunei. Barisan pertahanan Indonesia yang digalang Fastabiqul Khairat juga direpotkan dengan serangan-serangan sporadis tuan rumah.
&amp;nbsp;
Hingga pertengahan babak pertama, pertarungan lebih banyak terjadi di lapangan tengah. Pola permainan Indonesia yang lebih banyak mengandalkan umpan-umpan lambung ke sisi yang berlawanan mudah dipatahkan oleh para pemain Brunei.
&amp;nbsp;
Menumpuknya pemain-pemain tuan rumah di daerah pertahanannya sendiri membuat skuad Garuda Muda kesulitan memperagakan kombinasi umpan-umpan pendek. Hingga babak pertama usai, Andik dkk. belum mampu menjebol gawang Fakrul dan skor masih imbang 0-0.
&amp;nbsp;
Susunan pemain:
&amp;nbsp;
Indonesia (4-3-3): 12-Aji Saka; 4-Syaiful, 2-Faris, 6-Fastabiqul, 3-Samsul; 11-Fadly, 13-Kurniawan, 8-Awaludin; 10-Andik, 7-Yosua, 19-Miko.
&amp;nbsp;
Brunei Darussalam (4-3-3): 25-Fakrul; 5-Raduan, 2-Afi, 12-Azri, 6-Muiz; 10-Nurikhwan, 11-Najib, 18-Aminuddin; 20-Adi, 17-Syafie, 7-Azwan.</content:encoded></item></channel></rss>
