<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Professor Takjub Spirit Arsenal</title><description>Arsenal bermain luar biasa dengan mendominasi permainan. Padahal, Arsenal diakui Ars&amp;egrave;ne Wenger dilanda kelelahan. Tapi Wenger pun akhirnya terkejut akan tingginya semangat para pemainnya untuk menciptakan keajaiban.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/07/261/588502/the-professor-takjub-spirit-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/03/07/261/588502/the-professor-takjub-spirit-arsenal"/><item><title>The Professor Takjub Spirit Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/07/261/588502/the-professor-takjub-spirit-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/03/07/261/588502/the-professor-takjub-spirit-arsenal</guid><pubDate>Rabu 07 Maret 2012 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/07/261/588502/l7jaIcwtzJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Spirit membara Arsenal tetap tak mampu membuahkan tiket perempat final Champions League (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/07/261/588502/l7jaIcwtzJ.jpg</image><title>Spirit membara Arsenal tetap tak mampu membuahkan tiket perempat final Champions League (Foto: Daylife)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Arsenal bermain luar biasa dengan mendominasi permainan sendiri dan juga mendikte AC Milan. Padahal, Arsenal diakui Ars&amp;egrave;ne Wenger dilanda kelelahan. Tapi Wenger pun akhirnya terkejut akan tingginya semangat para pemainnya untuk menciptakan keajaiban.
&amp;nbsp;
Ya, keajaiban untuk membalikkan ketertinggalan agregat 0-4 di leg pertama, memang nyaris terjadi. Tapi sayang, The Gunners hanya kurang satu gol lagi untuk memperpanjang nafas agar setidaknya bisa kembali berusaha di babak extra time.
&amp;nbsp;
Tapi apa mau dikata, skor 3-0 tetap terpampang di papan dan tak bergeming lagi hingga wasit meniupkan peluit panjang. Arsenal gagal menembus babak perempat final meski telak membantai Milan di Emirates Stadium, dini hari tadi.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diutarakan di atas, arsitek berjuluk The Professor itu sempat takjub dengan spirit yang diperlihatkan para anak asuhannya di tengah lapangan. Padalah, keletihan stamina sempat dirasakan usai menekuk Liverpool, 2-1 akhir pekan lalu di Premier League.
&amp;nbsp;
Salah satu pilar yang hampir tak bisa dimainkan karena menderita kelelahan dan akhirnya sakit flu, Alex-Oxlade Chamberlain, akhirnya bisa dimainkan karena sang pemain sendiri yang meminta. Tak hanya itu, Chamberlain bersedia ditempatkan di lini tengah untuk mengisi ketiadaan stok di bench Arsenal.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia (Oxlade-Chamberlain) sempat sakit tadi malam dan kami tak yakin apa dia bisa dimainkan. Dia terkena flu &amp;ndash; akhirnya kami mengecek kesehatannya lagi dan dia mengaku mampu bermain,&amp;rdquo; aku Wenger kepada Sky Sports, Rabu (7/3/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tak punya gelandang sama sekali di bangku cadangan. Ketika tim kami mulai kelelahan di babak kedua, kami memainkan pemain yang tak biasa di posisi gelandang, seperti Oxlade-Chamberlain,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi para pemain saya punya semangat tinggi. Kami butuh banyak gol tanpa kemasukan ketika bermain melawan tim seperti Milan. Barisan bek kami juga saya nilai bermain luar biasa,&amp;rdquo; tutup Wenger.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Arsenal bermain luar biasa dengan mendominasi permainan sendiri dan juga mendikte AC Milan. Padahal, Arsenal diakui Ars&amp;egrave;ne Wenger dilanda kelelahan. Tapi Wenger pun akhirnya terkejut akan tingginya semangat para pemainnya untuk menciptakan keajaiban.
&amp;nbsp;
Ya, keajaiban untuk membalikkan ketertinggalan agregat 0-4 di leg pertama, memang nyaris terjadi. Tapi sayang, The Gunners hanya kurang satu gol lagi untuk memperpanjang nafas agar setidaknya bisa kembali berusaha di babak extra time.
&amp;nbsp;
Tapi apa mau dikata, skor 3-0 tetap terpampang di papan dan tak bergeming lagi hingga wasit meniupkan peluit panjang. Arsenal gagal menembus babak perempat final meski telak membantai Milan di Emirates Stadium, dini hari tadi.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diutarakan di atas, arsitek berjuluk The Professor itu sempat takjub dengan spirit yang diperlihatkan para anak asuhannya di tengah lapangan. Padalah, keletihan stamina sempat dirasakan usai menekuk Liverpool, 2-1 akhir pekan lalu di Premier League.
&amp;nbsp;
Salah satu pilar yang hampir tak bisa dimainkan karena menderita kelelahan dan akhirnya sakit flu, Alex-Oxlade Chamberlain, akhirnya bisa dimainkan karena sang pemain sendiri yang meminta. Tak hanya itu, Chamberlain bersedia ditempatkan di lini tengah untuk mengisi ketiadaan stok di bench Arsenal.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia (Oxlade-Chamberlain) sempat sakit tadi malam dan kami tak yakin apa dia bisa dimainkan. Dia terkena flu &amp;ndash; akhirnya kami mengecek kesehatannya lagi dan dia mengaku mampu bermain,&amp;rdquo; aku Wenger kepada Sky Sports, Rabu (7/3/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tak punya gelandang sama sekali di bangku cadangan. Ketika tim kami mulai kelelahan di babak kedua, kami memainkan pemain yang tak biasa di posisi gelandang, seperti Oxlade-Chamberlain,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi para pemain saya punya semangat tinggi. Kami butuh banyak gol tanpa kemasukan ketika bermain melawan tim seperti Milan. Barisan bek kami juga saya nilai bermain luar biasa,&amp;rdquo; tutup Wenger.</content:encoded></item></channel></rss>
