<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enrique: Lebih Menyenangkan bila 11 lawan 11</title><description>AS Roma harus menyerah 1-2 dari Lazio dalam derby ibukota Italia. Hasil  ini bisa diterima sang pelatih, Luis Enrique, dengan lapang dada, hanya  saja dirinya merasa akan lebih menyenangkan bila Roma tampil dengan 11  pemain melawan 11 pemain Lazio.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/05/47/586916/enrique-lebih-menyenangkan-bila-11-lawan-11</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/03/05/47/586916/enrique-lebih-menyenangkan-bila-11-lawan-11"/><item><title>Enrique: Lebih Menyenangkan bila 11 lawan 11</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/03/05/47/586916/enrique-lebih-menyenangkan-bila-11-lawan-11</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/03/05/47/586916/enrique-lebih-menyenangkan-bila-11-lawan-11</guid><pubDate>Senin 05 Maret 2012 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Sebastianus Epifany</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/05/47/586916/sv4DY87RGh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luis Enrique (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/05/47/586916/sv4DY87RGh.jpg</image><title>Luis Enrique (Foto: Daylife)</title></images><description>ROMA - AS Roma harus menyerah 1-2 dari Lazio dalam derby ibukota Italia. Hasil ini bisa diterima sang pelatih, Luis Enrique, dengan lapang dada, hanya saja dirinya merasa akan lebih menyenangkan bila Roma tampil dengan 11 pemain melawan 11 pemain Lazio.

Roma memang dibuat terkejut ketika laga baru memasuki menit ketujuh. Pada saat itu, kiper Maarten Stekelenburg maju untuk menghentikan pergerakan Miroslav Klose yang mengejar umpan terobosan di kotak penalti Roma. Sayangnya, hal itu membuat wasit langsung mengeluarkan kartu merah dan mengusir Stekelenburg.

&amp;ldquo;Masih ada 12 pertandingan yang tersisa, tugas kami adalah harus melanjutkan semua laga hingga akhir musim. Bila kami membicarakan tentang derby, maka lebih menyenangkan untuk bermain dengan 11 pemain di lapangan,&quot; ujar Enrique, seperti disitat dari Football-Italia, Senin (5/3/2012).

&amp;ldquo;Saya tidak ingin membicarakan tentang wasit, jadi saya tidak ingin membahas tentang insiden kartu merah,&amp;rdquo; tambahnya.

Enrique merasa timnya mampu memenangkan pertandingan bila segala hal berjalan sesuai rencana. Namun bermain dengan 10 orang praktis menyulitkan timnya, sehingga situasi ini dianggap Enrique membuat frustasi dan mengecewakan.

&amp;ldquo;Bila kami kalah dengan 11 lawan 11 maka itu akan lebih mudah untuk diterima, tetapi untuk situasi ini membuat frustasi dan mengecewakan. Saya benar-benar berpikir kami bisa memenangkan laga ini dengan mengerahkan yang terbaik, tetapi semua menjadi kacau setelah tujuh menit di awal laga,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>ROMA - AS Roma harus menyerah 1-2 dari Lazio dalam derby ibukota Italia. Hasil ini bisa diterima sang pelatih, Luis Enrique, dengan lapang dada, hanya saja dirinya merasa akan lebih menyenangkan bila Roma tampil dengan 11 pemain melawan 11 pemain Lazio.

Roma memang dibuat terkejut ketika laga baru memasuki menit ketujuh. Pada saat itu, kiper Maarten Stekelenburg maju untuk menghentikan pergerakan Miroslav Klose yang mengejar umpan terobosan di kotak penalti Roma. Sayangnya, hal itu membuat wasit langsung mengeluarkan kartu merah dan mengusir Stekelenburg.

&amp;ldquo;Masih ada 12 pertandingan yang tersisa, tugas kami adalah harus melanjutkan semua laga hingga akhir musim. Bila kami membicarakan tentang derby, maka lebih menyenangkan untuk bermain dengan 11 pemain di lapangan,&quot; ujar Enrique, seperti disitat dari Football-Italia, Senin (5/3/2012).

&amp;ldquo;Saya tidak ingin membicarakan tentang wasit, jadi saya tidak ingin membahas tentang insiden kartu merah,&amp;rdquo; tambahnya.

Enrique merasa timnya mampu memenangkan pertandingan bila segala hal berjalan sesuai rencana. Namun bermain dengan 10 orang praktis menyulitkan timnya, sehingga situasi ini dianggap Enrique membuat frustasi dan mengecewakan.

&amp;ldquo;Bila kami kalah dengan 11 lawan 11 maka itu akan lebih mudah untuk diterima, tetapi untuk situasi ini membuat frustasi dan mengecewakan. Saya benar-benar berpikir kami bisa memenangkan laga ini dengan mengerahkan yang terbaik, tetapi semua menjadi kacau setelah tujuh menit di awal laga,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
