<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elang Roma Terluka</title><description>Pukulan telak terasa bagi seluruh punggawa Lazio, usai dibungkam Atl&amp;eacute;tico Madrid, 1-3 di kandang sendiri, di babak 16 besar Europa League, dini hari tadi. Rasa sakitnya masih terasa karena luka yang dalam begitu menohok tim Elang Roma.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/50/577832/elang-roma-terluka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/50/577832/elang-roma-terluka"/><item><title>Elang Roma Terluka</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/50/577832/elang-roma-terluka</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/50/577832/elang-roma-terluka</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2012 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/17/50/577832/n2BYGqFf6P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Francelino Matuzalem da Silva berjalan lunglai di depan para pemain Atletico Madrid yang merayakan kemenangan (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/17/50/577832/n2BYGqFf6P.jpg</image><title>Francelino Matuzalem da Silva berjalan lunglai di depan para pemain Atletico Madrid yang merayakan kemenangan (Foto: Getty Images)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Pukulan telak terasa bagi seluruh punggawa Lazio, usai dibungkam wakil Spanyol, Atl&amp;eacute;tico Madrid, 1-3 di kandang sendiri, di babak 16 besar Europa League, dini hari tadi. Rasa sakitnya masih terasa karena luka yang dalam begitu menohok tim Elang Roma.
&amp;nbsp;
Betapa tidak, mereka sempat unggul 1-0 lebih dulu sampai waktu menunjuk angka di menit ke-25. Gol balasan tim tamu, membuat mereka kelimpungan, hingga akhirnya didera dua gol lagi yang mengubah papan skor 3-1 bagi Los Rojiblancos.
&amp;nbsp;
Salah satu yang mewakili rasa kecewa Lazio adalah Matuzal&amp;eacute;m da Silva. Centrocampista berusia 31 tahun itu mengakui timnya tak fokus, sehingga kejebolan tiga gol yang menyakitkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Malam ini (dini hari tadi.red), menjadi pukulan yang keras karena sangat menyakitkan kami kalah seperti itu setelah sebelumnya sudah unggul. Kami harus belajar lagi bagaimana harus mempertahankan keunggulan,&amp;rdquo; ungkap Matuzal&amp;eacute;m, seperti disadur UEFA.com, Jumat (17/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sempat memimpin tapi kejebolan dua gol yang bodoh, tapi kami harus berpikir ke depan, tidak terus menerus ke belakang dan fokus terhadap laga selanjutnya,&amp;rdquo; tambah legiun asing asal Brasil tersebut.
&amp;nbsp;
Padalah diakui Matuzal&amp;eacute;m, mereka menjamu Atl&amp;eacute;tico dengan moral yang cukup baik, dengan modal kemenangan 3-2 atas Cesena di partai Serie A. Tapi memang, Matuzal&amp;eacute;m menganggap faktor kelelahan menjadi hambatan mereka dini hari tadi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Moral kami sedang bagus, karena kami datang setelah kemenangan yang luar biasa (3-2 atas Cesena), pekan lalu hanya dengan 10 orang. Tapi kami harus membayarnya dengan mahal karena kami kehabisan energi. Next, tak ada alasan lagi, kami harus bermain baik di laga selanjutnya,&amp;rdquo; pungkas Matuzal&amp;eacute;m.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Pukulan telak terasa bagi seluruh punggawa Lazio, usai dibungkam wakil Spanyol, Atl&amp;eacute;tico Madrid, 1-3 di kandang sendiri, di babak 16 besar Europa League, dini hari tadi. Rasa sakitnya masih terasa karena luka yang dalam begitu menohok tim Elang Roma.
&amp;nbsp;
Betapa tidak, mereka sempat unggul 1-0 lebih dulu sampai waktu menunjuk angka di menit ke-25. Gol balasan tim tamu, membuat mereka kelimpungan, hingga akhirnya didera dua gol lagi yang mengubah papan skor 3-1 bagi Los Rojiblancos.
&amp;nbsp;
Salah satu yang mewakili rasa kecewa Lazio adalah Matuzal&amp;eacute;m da Silva. Centrocampista berusia 31 tahun itu mengakui timnya tak fokus, sehingga kejebolan tiga gol yang menyakitkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Malam ini (dini hari tadi.red), menjadi pukulan yang keras karena sangat menyakitkan kami kalah seperti itu setelah sebelumnya sudah unggul. Kami harus belajar lagi bagaimana harus mempertahankan keunggulan,&amp;rdquo; ungkap Matuzal&amp;eacute;m, seperti disadur UEFA.com, Jumat (17/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sempat memimpin tapi kejebolan dua gol yang bodoh, tapi kami harus berpikir ke depan, tidak terus menerus ke belakang dan fokus terhadap laga selanjutnya,&amp;rdquo; tambah legiun asing asal Brasil tersebut.
&amp;nbsp;
Padalah diakui Matuzal&amp;eacute;m, mereka menjamu Atl&amp;eacute;tico dengan moral yang cukup baik, dengan modal kemenangan 3-2 atas Cesena di partai Serie A. Tapi memang, Matuzal&amp;eacute;m menganggap faktor kelelahan menjadi hambatan mereka dini hari tadi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Moral kami sedang bagus, karena kami datang setelah kemenangan yang luar biasa (3-2 atas Cesena), pekan lalu hanya dengan 10 orang. Tapi kami harus membayarnya dengan mahal karena kami kehabisan energi. Next, tak ada alasan lagi, kami harus bermain baik di laga selanjutnya,&amp;rdquo; pungkas Matuzal&amp;eacute;m.</content:encoded></item></channel></rss>
