<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Parma Kecam Balik Juventus</title><description>Parma melalui direkturnya Pietro Leonardi mengecam balik Juventus menyusul kritikan kubu Bianconeri kepada wasit. Juventus di mata Leonardi tidak bisa berbesar hati dan menerima kenyataan atas hasil 0-0 di Ennio Tardini tengah pekan ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/47/577880/parma-kecam-balik-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/47/577880/parma-kecam-balik-juventus"/><item><title>Parma Kecam Balik Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/47/577880/parma-kecam-balik-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/17/47/577880/parma-kecam-balik-juventus</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2012 23:32 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/17/47/577880/nNdv9VNwJ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Reaksi para pemain Juventus sesaat setelah laga melawan Parma yang berkesudahan 0-0/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/17/47/577880/nNdv9VNwJ4.jpg</image><title>Reaksi para pemain Juventus sesaat setelah laga melawan Parma yang berkesudahan 0-0/Getty Images</title></images><description>PARMA &amp;ndash; Parma melalui direkturnya Pietro Leonardi mengecam balik Juventus menyusul kritikan kubu Bianconeri kepada wasit. Juventus di mata Leonardi tidak bisa berbesar hati dan menerima kenyataan atas hasil 0-0 di Ennio Tardini tengah pekan ini.
&amp;nbsp;
Pelatih La Vecchia Signora Antonio Conte dan eks pemain yang kini menjabat sebagai direktur Pavel Nedved serta Andrea Pirlo ramai-ramai mengkritik habis keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada mereka. Juventus dalam situs resminya menyatakan merasa diperlakukan tidak adil oleh arbitro.
&amp;nbsp;
Sementara itu, kubu gialloblu berpendapat sebaliknya dengan menilai reaksi Juventus sudah melampaui batas. Bianconeri seolah-olah menafikan perjuangan dan kerja keras tuan rumah yang mampu memaksakan hasil imbang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Juventus telah bereaksi dengan sangat buruk atas semua ini. beberapa waktu lalu kita semua setuju untuk bersikap tenang dan menghentikan kemarahan kepada wasit,&amp;rdquo; kata Leonardi seperti dilansir Corriere dello Sport, Jumat (17/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka tidak melukis gambar diri mereka sendiri dengan cantik di sini. Kita semua membuat kesalahan selama pertandingan, tapi kami menunjukkan kelas dan gaya setelah peluit panjang,&amp;rdquo; cetus Leonardi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Juventus kekurangan hal ini. Bagai kisah lama yang berulang,&amp;rdquo; ujar Leonardi.</description><content:encoded>PARMA &amp;ndash; Parma melalui direkturnya Pietro Leonardi mengecam balik Juventus menyusul kritikan kubu Bianconeri kepada wasit. Juventus di mata Leonardi tidak bisa berbesar hati dan menerima kenyataan atas hasil 0-0 di Ennio Tardini tengah pekan ini.
&amp;nbsp;
Pelatih La Vecchia Signora Antonio Conte dan eks pemain yang kini menjabat sebagai direktur Pavel Nedved serta Andrea Pirlo ramai-ramai mengkritik habis keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada mereka. Juventus dalam situs resminya menyatakan merasa diperlakukan tidak adil oleh arbitro.
&amp;nbsp;
Sementara itu, kubu gialloblu berpendapat sebaliknya dengan menilai reaksi Juventus sudah melampaui batas. Bianconeri seolah-olah menafikan perjuangan dan kerja keras tuan rumah yang mampu memaksakan hasil imbang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Juventus telah bereaksi dengan sangat buruk atas semua ini. beberapa waktu lalu kita semua setuju untuk bersikap tenang dan menghentikan kemarahan kepada wasit,&amp;rdquo; kata Leonardi seperti dilansir Corriere dello Sport, Jumat (17/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka tidak melukis gambar diri mereka sendiri dengan cantik di sini. Kita semua membuat kesalahan selama pertandingan, tapi kami menunjukkan kelas dan gaya setelah peluit panjang,&amp;rdquo; cetus Leonardi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Juventus kekurangan hal ini. Bagai kisah lama yang berulang,&amp;rdquo; ujar Leonardi.</content:encoded></item></channel></rss>
