<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Giovinco Harus Balik ke Juve&quot;</title><description>Melihat &amp;amp; merasakan dampak talenta hebat Sebastian Giovinco di Parma, Valeri Bojinov merasa pemain mungil itu wajib kembali berseragam Juventus. Bojinov tak ingin bakat Giovinco hanya dihabiskan di tim medioker sepanjang kariernya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/16/47/576568/giovinco-harus-balik-ke-juve</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/16/47/576568/giovinco-harus-balik-ke-juve"/><item><title>&quot;Giovinco Harus Balik ke Juve&quot;</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/16/47/576568/giovinco-harus-balik-ke-juve</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/16/47/576568/giovinco-harus-balik-ke-juve</guid><pubDate>Kamis 16 Februari 2012 05:25 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/16/47/576568/1Bko4i9sKh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebastian Giovinco (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/16/47/576568/1Bko4i9sKh.jpg</image><title>Sebastian Giovinco (Foto: Getty Images)</title></images><description>PARMA &amp;ndash; Melihat dan merasakan dampak talenta hebat Sebastian Giovinco bersama Parma, Valeri Bojinov merasa pemain mungil itu wajib kembali berseragam Juventus. Bojinov tak ingin bakat alami Giovinco hanya dihabiskan di tim medioker sepanjang kariernya.
&amp;nbsp;
Giovinco memang sempat terbuang dari skuad Bianconeri di rezim kepelatihan Luigi Del Neri. Tapi kini di era kepelatihan baru di bawah Antonio Conte, Juve berencana memulangkannya. Bojinov pun mendukung itikad Si Nyonya Tua dan mengutarakan bahwa Giovinco pantas bermain di level lain bersama Juventus.
&amp;nbsp;
Sejatinya, Gialloblu hanya memegang 50 persen kepemilikan Giovinco, sementara sisa 50 persen lainnya masih milik Juve. Tapi sang pemain hanya ingin bermain bersama Parma karena terus mendapat kesempatan turun sebagai pemain utama.
&amp;nbsp;
Juve pun berniat membeli seluruh kepemilikan Giovinco, kubu Parma pun sebenarnya bersedia, hanya tinggal meminta tanggapan dari sang pemain. Untuk itu pun, Bojinov ikut mendorong Giovinco kembali ke Turin.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebastian bermain apik bersama Parma, tapi dia harus bersama Juventus. Bianconeri ingin membawanya kembali ke Turin dan saya mendukung karena dia sosok yang istimewa dan juga pemain dengan level yang luar biasa,&amp;rdquo; kata Bojinov kepada Sky Sport Italia, Kamis (16/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Setelah musim ini berakhir, dia harus bergabung bersama klub yang ikut Liga Champions. Dia sudah banyak berjasa untuk Parma, tapi panggung yang lebih besar sudah menantinya,&amp;rdquo; lanjut bomber internasional Bulgaria tersebut.
&amp;nbsp;
Bojinov yang pernah rekanan dengan Giovinco di Juventus dan Parma, sempat merasakan hal yang sama di Juventus. Ketika di Serie B, Juve sempat bergantung pada Bojinov, tapi ketika sudah promosi, Bojinov seperti tak dibutuhkan lagi. Meski begitu, pemain yang kini membela Lecce itu, tak pernah menyesali masa-masa nya di kota Turin, musim 2006/2007 silam.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak menyesal pernah bersama Juve. Masa-masa saya itu adalah pengalaman yang indah dan saya mengenal banyak pemain juara,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Orang-orang di Juve membantu saya mengerti akan suatu hal bahwa anda hanya akan menjadi seorang pemain juara jika anda tahan penderitaan dan selalu bekerja keras. Masa-masa saya di sana spektakuler dan bisa memenangkan titel Serie B adalah capaian hebat,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>PARMA &amp;ndash; Melihat dan merasakan dampak talenta hebat Sebastian Giovinco bersama Parma, Valeri Bojinov merasa pemain mungil itu wajib kembali berseragam Juventus. Bojinov tak ingin bakat alami Giovinco hanya dihabiskan di tim medioker sepanjang kariernya.
&amp;nbsp;
Giovinco memang sempat terbuang dari skuad Bianconeri di rezim kepelatihan Luigi Del Neri. Tapi kini di era kepelatihan baru di bawah Antonio Conte, Juve berencana memulangkannya. Bojinov pun mendukung itikad Si Nyonya Tua dan mengutarakan bahwa Giovinco pantas bermain di level lain bersama Juventus.
&amp;nbsp;
Sejatinya, Gialloblu hanya memegang 50 persen kepemilikan Giovinco, sementara sisa 50 persen lainnya masih milik Juve. Tapi sang pemain hanya ingin bermain bersama Parma karena terus mendapat kesempatan turun sebagai pemain utama.
&amp;nbsp;
Juve pun berniat membeli seluruh kepemilikan Giovinco, kubu Parma pun sebenarnya bersedia, hanya tinggal meminta tanggapan dari sang pemain. Untuk itu pun, Bojinov ikut mendorong Giovinco kembali ke Turin.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebastian bermain apik bersama Parma, tapi dia harus bersama Juventus. Bianconeri ingin membawanya kembali ke Turin dan saya mendukung karena dia sosok yang istimewa dan juga pemain dengan level yang luar biasa,&amp;rdquo; kata Bojinov kepada Sky Sport Italia, Kamis (16/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Setelah musim ini berakhir, dia harus bergabung bersama klub yang ikut Liga Champions. Dia sudah banyak berjasa untuk Parma, tapi panggung yang lebih besar sudah menantinya,&amp;rdquo; lanjut bomber internasional Bulgaria tersebut.
&amp;nbsp;
Bojinov yang pernah rekanan dengan Giovinco di Juventus dan Parma, sempat merasakan hal yang sama di Juventus. Ketika di Serie B, Juve sempat bergantung pada Bojinov, tapi ketika sudah promosi, Bojinov seperti tak dibutuhkan lagi. Meski begitu, pemain yang kini membela Lecce itu, tak pernah menyesali masa-masa nya di kota Turin, musim 2006/2007 silam.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak menyesal pernah bersama Juve. Masa-masa saya itu adalah pengalaman yang indah dan saya mengenal banyak pemain juara,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Orang-orang di Juve membantu saya mengerti akan suatu hal bahwa anda hanya akan menjadi seorang pemain juara jika anda tahan penderitaan dan selalu bekerja keras. Masa-masa saya di sana spektakuler dan bisa memenangkan titel Serie B adalah capaian hebat,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
