<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suarez Akhirnya Minta Maaf</title><description>Luis Suarez akhirnya meminta maaf atas keengganannya berjabat tangan dengan Patrice Evra sebelum laga Liverpool kontra Manchester United dan mengakui perbuatannya ini telah membuat klub malu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/13/45/574348/suarez-akhirnya-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/13/45/574348/suarez-akhirnya-minta-maaf"/><item><title>Suarez Akhirnya Minta Maaf</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/13/45/574348/suarez-akhirnya-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/13/45/574348/suarez-akhirnya-minta-maaf</guid><pubDate>Senin 13 Februari 2012 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/13/45/574348/FngRkzDbH6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luis Suarez akhirnya meminta maaf atas perbuatannya yang menolak berjabat tangan dengan Patrice Evra/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/13/45/574348/FngRkzDbH6.jpg</image><title>Luis Suarez akhirnya meminta maaf atas perbuatannya yang menolak berjabat tangan dengan Patrice Evra/Getty Images</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Luis Suarez akhirnya meminta maaf atas keengganannya berjabat tangan dengan Patrice Evra sebelum laga Liverpool kontra Manchester United dan mengakui perbuatannya ini telah membuat klub malu.
&amp;nbsp;
Striker Uruguay ini menjadi starter untuk pertama kalinya bagi Liverpool pada Sabtu (11/2/2012) kemarin sejak dihukum delapan pertandingan karena terbukti bersalah menghina Evra saat kedua tim bertemu di Anfield pada Oktober silam.
&amp;nbsp;
Namun, El Pistolero malah membuat kontroversi tambahan karena menolak bersalaman dengan Evra dalam tradisi rutin pra-pertandingan. Setelah berbicara dengan bos The Reds Kenny Dalglish, Suarez menyadari telah berbuat kesalahan dan akhirnya meminta maaf.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya telah berbicara dengan manajer sejak laga di Old Trafford dan saya menyadari saya telah berbuat kesalahan,&amp;rdquo; kata Suarez dalam pernyataannya di situs resmi Liverpool, Senin (13/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya bukan hanya membuatnya (manajer) malu, tetapi juga klub atas apa yang telah terjadi dan saya meminta maaf,&amp;rdquo; ucap Suarez.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya telah berbuat kesalahan dan saya menyesal dengan semua ini. Seharusnya saya menjabat tangan Patrice Evra sebelum pertandingan dan saya ingin meminta maaf atas aksi saya,&amp;rdquo; tutur Suarez.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingin menaruh semua isu ini di belakang saya dan hanya berkonsentrasi pada permainan sepak bola,&amp;rdquo; tandas bomber berusia 24 tahun tersebut.
&amp;nbsp;
Padahal, Dalglish menjelang laga sempat mengungkapkan bahwa Suarez pasti akan menjabat tangan Evra dalam pertemuan pertama mereka sejak insiden rasial empat bulan lalu.
&amp;nbsp;
Berbicara seusai laga, Dalglish menyatakan dirinya tak melihat bila Suarez tidak bersalaman dengan Evra dan merasa tidak adil bila menyalahkan eks penyerang Ajax Amsterdam itu atas kontroversi yang terjadi.
&amp;nbsp;
Kontroversi tersebut membuat bos United, Sir Alex Ferguson melabeli Suarez sebagai aib dan menyarankan agar Suarez tidak dimainkan lagi oleh Liverpool.
&amp;nbsp;
Dilaporkan juga terjadi insiden dalam terowongan menuju ruang ganti saat jeda pertandingan, sementara selebrasi Evra setelah Setan Merah menang 2-1 juga menuai kritikan.
&amp;nbsp;
Evra merayakan kemenangan di dekat Suarez dan Ferguson mengakui kaptennya tersebut telah bertindak berlebihan.</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Luis Suarez akhirnya meminta maaf atas keengganannya berjabat tangan dengan Patrice Evra sebelum laga Liverpool kontra Manchester United dan mengakui perbuatannya ini telah membuat klub malu.
&amp;nbsp;
Striker Uruguay ini menjadi starter untuk pertama kalinya bagi Liverpool pada Sabtu (11/2/2012) kemarin sejak dihukum delapan pertandingan karena terbukti bersalah menghina Evra saat kedua tim bertemu di Anfield pada Oktober silam.
&amp;nbsp;
Namun, El Pistolero malah membuat kontroversi tambahan karena menolak bersalaman dengan Evra dalam tradisi rutin pra-pertandingan. Setelah berbicara dengan bos The Reds Kenny Dalglish, Suarez menyadari telah berbuat kesalahan dan akhirnya meminta maaf.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya telah berbicara dengan manajer sejak laga di Old Trafford dan saya menyadari saya telah berbuat kesalahan,&amp;rdquo; kata Suarez dalam pernyataannya di situs resmi Liverpool, Senin (13/2/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya bukan hanya membuatnya (manajer) malu, tetapi juga klub atas apa yang telah terjadi dan saya meminta maaf,&amp;rdquo; ucap Suarez.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya telah berbuat kesalahan dan saya menyesal dengan semua ini. Seharusnya saya menjabat tangan Patrice Evra sebelum pertandingan dan saya ingin meminta maaf atas aksi saya,&amp;rdquo; tutur Suarez.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingin menaruh semua isu ini di belakang saya dan hanya berkonsentrasi pada permainan sepak bola,&amp;rdquo; tandas bomber berusia 24 tahun tersebut.
&amp;nbsp;
Padahal, Dalglish menjelang laga sempat mengungkapkan bahwa Suarez pasti akan menjabat tangan Evra dalam pertemuan pertama mereka sejak insiden rasial empat bulan lalu.
&amp;nbsp;
Berbicara seusai laga, Dalglish menyatakan dirinya tak melihat bila Suarez tidak bersalaman dengan Evra dan merasa tidak adil bila menyalahkan eks penyerang Ajax Amsterdam itu atas kontroversi yang terjadi.
&amp;nbsp;
Kontroversi tersebut membuat bos United, Sir Alex Ferguson melabeli Suarez sebagai aib dan menyarankan agar Suarez tidak dimainkan lagi oleh Liverpool.
&amp;nbsp;
Dilaporkan juga terjadi insiden dalam terowongan menuju ruang ganti saat jeda pertandingan, sementara selebrasi Evra setelah Setan Merah menang 2-1 juga menuai kritikan.
&amp;nbsp;
Evra merayakan kemenangan di dekat Suarez dan Ferguson mengakui kaptennya tersebut telah bertindak berlebihan.</content:encoded></item></channel></rss>
