<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Daftar Pencetak Gol Tercepat Euro (2)</title><description>SEPERTI di edisi sebelumnya, di edisi kali ini kami akan melanjutkan ulasan daftar pencetak gol tercepat di tiap ajang Euro. Di bagian 2 ini, kami akan menceritakan 5 pemain yang mencatatkan diri sebagai pencetak gol tercepat di Euro 1980, 1984, 1988, 1992 dan 1996.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/09/3/572549/daftar-pencetak-gol-tercepat-euro-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/09/3/572549/daftar-pencetak-gol-tercepat-euro-2"/><item><title> Daftar Pencetak Gol Tercepat Euro (2)</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/09/3/572549/daftar-pencetak-gol-tercepat-euro-2</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/09/3/572549/daftar-pencetak-gol-tercepat-euro-2</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2012 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/09/3/572549/NKrZETdhbL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alan Shearer.(foto:IST)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/09/3/572549/NKrZETdhbL.jpg</image><title>Alan Shearer.(foto:IST)</title></images><description>SEPERTI di edisi sebelumnya, di edisi kali ini kami akan melanjutkan ulasan daftar pencetak gol tercepat di tiap ajang Euro. Di bagian 2 ini, kami akan menceritakan 5 pemain yang mencatatkan diri sebagai pencetak gol tercepat di Euro 1980, 1984, 1988, 1992 dan 1996.
&amp;nbsp;
1980: Antonin Panenka/Cekoslovakia (6 menit)
Di tahun 1980, Euro kembali dihelat Italia. Namun, justru Jerman Barat yang mencuri perhatian setelah sukses menyabet gelar juara keduanya usai menundukkan Belgia 2-1 di final.
&amp;nbsp;
Sementara untuk pencetak gol tercepat, kembali dipegang pemain asal Cekoslovakia. Kali ini giliran Antonin Panenka yang melakukannya saat membobol gawang Yunani pada menit ke-6. Cekoslovakia sendiri menang 3-1 dalam laga tersebut, namun harus puas mengakhiri turnamen di peringkat empat, karena kalah adu penalti (9-8) dari tuan rumah Italia dalam perebutan tempat ketiga.
&amp;nbsp;
1984: Michel Platini/Prancis (3 menit)
Nama Michel Platini menyedot perhatian publik dunia ketika sukses membawa tuan rumah Prancis merebut gelar pertamanya di Eropa, usai mengahkan Spanyol 2-0 di final.
&amp;nbsp;
Tak hanya membawa Prancis juara, Platini yang saat itu bermain untuk Juventus juga mencatatkan diri sebagai pencetak gol tercepat, yakni saat membobol gawang Belgia di babak penyisihan grup dalam waktu 3 menit (Prancis menang 5-0).
&amp;nbsp;
Di akhir perhelatan, Platini juga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 9 gol yang hingga kini tercatat sebagai yang terbanyak sepanjang perhelatan Euro.
&amp;nbsp;
1988: Sergei Aleinikov/Uni Soviet (3 menit)
Memasuki edisi ke-8, dua kali juara Jerman Barat akhirnya terpilih sebagai tuan rumah. Namun, Jerman Barat malah tampil antiklimaks di hadapan publiknya setelah disingkirkan Belanda 1-2 di semifinal. Belanda sendiri tampil sebagai juara setelah menekuk Uni Soviet 2-0 di final.
&amp;nbsp;
Sementara itu, pemegang rekor pencetak gol tercepat di event kali ini jatuh kepada pemain Uni Soviet, Sergei Aleinikov. Aleinikov membobol gawang Inggris hanya dalam tempo 3 menit. Uni Soviet pun menang 3-1 dan tampil sebagai juara grup B dan melaju mulus hingga final sebelum ahkhirnya kalah dari Belanda di partai puncak.
&amp;nbsp;
1992:  Frank Rijkaard/Belanda (4 menit)
Frank Rijkaard mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat di Euro &amp;rsquo;92 di Swedia. Gelandang Belanda ini mencetak gol dalam waktu empat menit dan membantu De Oranje mengalahkan Jerman 3-1 di babak penyisihan grup.
&amp;nbsp;
Sayang, langkah Belanda terhenti di semifinal setelah dikalahkan Denmark lewat adu penalti 5-4 (2-2). Denmark sendiri membuat kejutan dengan tampil sebagai juara setelah menundukkan Jerman 2-0 di final.
&amp;nbsp;
1996: Alan Shearer/Inggris (3 menit)
Alan Shearer memberikan sedikit kebanggaan buat Inggris yang kecewa setelah gagal menjadi juara saat menggelar Euro 1996. Di negaranya sendiri, The Union Jack hanya mampu menembus semifinal, kalah adu penalti dari Jerman 6-5 (1-1) yang kemudian sukses merebut gelar juara ketiganya.
&amp;nbsp;
Shearer menyelamatkan muka Inggris dengan manyabet gelar topskor dengan lesakkan 5 gol. Tak hanya itu, bomber yang saat ini memperkuat Blackburn Rovers ini juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat setelah membobol gawang Jerman di semifinal, saat laga baru menginjak 2 menit 12 detik. (Bersambung)</description><content:encoded>SEPERTI di edisi sebelumnya, di edisi kali ini kami akan melanjutkan ulasan daftar pencetak gol tercepat di tiap ajang Euro. Di bagian 2 ini, kami akan menceritakan 5 pemain yang mencatatkan diri sebagai pencetak gol tercepat di Euro 1980, 1984, 1988, 1992 dan 1996.
&amp;nbsp;
1980: Antonin Panenka/Cekoslovakia (6 menit)
Di tahun 1980, Euro kembali dihelat Italia. Namun, justru Jerman Barat yang mencuri perhatian setelah sukses menyabet gelar juara keduanya usai menundukkan Belgia 2-1 di final.
&amp;nbsp;
Sementara untuk pencetak gol tercepat, kembali dipegang pemain asal Cekoslovakia. Kali ini giliran Antonin Panenka yang melakukannya saat membobol gawang Yunani pada menit ke-6. Cekoslovakia sendiri menang 3-1 dalam laga tersebut, namun harus puas mengakhiri turnamen di peringkat empat, karena kalah adu penalti (9-8) dari tuan rumah Italia dalam perebutan tempat ketiga.
&amp;nbsp;
1984: Michel Platini/Prancis (3 menit)
Nama Michel Platini menyedot perhatian publik dunia ketika sukses membawa tuan rumah Prancis merebut gelar pertamanya di Eropa, usai mengahkan Spanyol 2-0 di final.
&amp;nbsp;
Tak hanya membawa Prancis juara, Platini yang saat itu bermain untuk Juventus juga mencatatkan diri sebagai pencetak gol tercepat, yakni saat membobol gawang Belgia di babak penyisihan grup dalam waktu 3 menit (Prancis menang 5-0).
&amp;nbsp;
Di akhir perhelatan, Platini juga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 9 gol yang hingga kini tercatat sebagai yang terbanyak sepanjang perhelatan Euro.
&amp;nbsp;
1988: Sergei Aleinikov/Uni Soviet (3 menit)
Memasuki edisi ke-8, dua kali juara Jerman Barat akhirnya terpilih sebagai tuan rumah. Namun, Jerman Barat malah tampil antiklimaks di hadapan publiknya setelah disingkirkan Belanda 1-2 di semifinal. Belanda sendiri tampil sebagai juara setelah menekuk Uni Soviet 2-0 di final.
&amp;nbsp;
Sementara itu, pemegang rekor pencetak gol tercepat di event kali ini jatuh kepada pemain Uni Soviet, Sergei Aleinikov. Aleinikov membobol gawang Inggris hanya dalam tempo 3 menit. Uni Soviet pun menang 3-1 dan tampil sebagai juara grup B dan melaju mulus hingga final sebelum ahkhirnya kalah dari Belanda di partai puncak.
&amp;nbsp;
1992:  Frank Rijkaard/Belanda (4 menit)
Frank Rijkaard mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat di Euro &amp;rsquo;92 di Swedia. Gelandang Belanda ini mencetak gol dalam waktu empat menit dan membantu De Oranje mengalahkan Jerman 3-1 di babak penyisihan grup.
&amp;nbsp;
Sayang, langkah Belanda terhenti di semifinal setelah dikalahkan Denmark lewat adu penalti 5-4 (2-2). Denmark sendiri membuat kejutan dengan tampil sebagai juara setelah menundukkan Jerman 2-0 di final.
&amp;nbsp;
1996: Alan Shearer/Inggris (3 menit)
Alan Shearer memberikan sedikit kebanggaan buat Inggris yang kecewa setelah gagal menjadi juara saat menggelar Euro 1996. Di negaranya sendiri, The Union Jack hanya mampu menembus semifinal, kalah adu penalti dari Jerman 6-5 (1-1) yang kemudian sukses merebut gelar juara ketiganya.
&amp;nbsp;
Shearer menyelamatkan muka Inggris dengan manyabet gelar topskor dengan lesakkan 5 gol. Tak hanya itu, bomber yang saat ini memperkuat Blackburn Rovers ini juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat setelah membobol gawang Jerman di semifinal, saat laga baru menginjak 2 menit 12 detik. (Bersambung)</content:encoded></item></channel></rss>
