<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSSI Pertanyakan Denda CAS </title><description>PSSI tidak mengerti mengapa ada isu tuntutan denda atas putusan sela Court of Arbitration for Sports (CAS) soal Persipura Jayapura. Isu yang berkembang PSSI diwajibkan membayar USD 1,982 juta.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/03/51/569251/pssi-pertanyakan-denda-cas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/03/51/569251/pssi-pertanyakan-denda-cas"/><item><title>PSSI Pertanyakan Denda CAS </title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/03/51/569251/pssi-pertanyakan-denda-cas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/03/51/569251/pssi-pertanyakan-denda-cas</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2012 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Decky Irawan Jasri (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/03/51/569251/JymHLDyhy4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo PSSI (foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/03/51/569251/JymHLDyhy4.jpg</image><title>Logo PSSI (foto:Ist)</title></images><description>JAKARTA - PSSI tidak mengerti mengapa ada isu tuntutan denda atas putusan sela Court of Arbitration for Sports (CAS) soal Persipura Jayapura. Isu yang berkembang PSSI diwajibkan membayar USD 1,982 juta.
&amp;nbsp;
Kamis (2/3/2012), CAS mengeluarkan putusan sela soal kasus yang dialami tim Mutiara Hitam, julukan Persipura. Dalam putusan sela CAS, Boas Salossa dkk hampir pasti bisa kembali berpartisipasi di ajang Liga Champions Asia (LCA) musim kompetisi 2011/2012.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Persipura memang dinyatakan tidak bisa bermain di LCA, karena mengambil bagian di kompetisi tidak resmi PSSI, Indonesia Super League (ISL). Dan saat itu, satu tempat yang dimiliki klub kebanggan masyarakat Papua tersebut akan diberikan AFC kepada klub asal Austraria, Adelaide United.
&amp;nbsp;
&quot;Adanya putusan sela soal tuntutan denda kepada PSSI, kami sama sekali tidak tahu kenapa sampai ada tuntutan seperti itu. Karena kami pun tidak pernah menghalangi Persipura,&quot; ungkap Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin.
&amp;nbsp;
Pria yang juga mantan staf ahli Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini mengaku heran, mengapa PSSI yang jadi sasaran. Padahal menurut Djohar, selama ini AFC lah yang memberikan aturan jika klub yang bermain di luar kompetisi resmi, tidak akan berlaga di event-event internasional.
&amp;nbsp;
&quot;Kami merasa heran dan tentunya lucu, kenapa kami yang tidak ada masalah dengan Persipura kok malah didenda. Ya kalau seperti ini malah menambah hutang PSSI. Karena sebelumnya saja, kepengurusan PSSI saat ini sudah diwarisi hutang hampir Rp.46 Miliar,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Untuk memperjelas masalah ini seperti diakui Djohar, CAS meminta surat-surat yang dimiliki soal masalah Persipura tidak bisa bermain di LCA. Dan soal adanya putusan sela ini, Djohar pun meminta semua pihak jangan langsung berkesimpulan. Karena putusaan sela, belum keputusan final.
&amp;nbsp;
&quot;CAS sendiri meminta beberapa surat-surat terkait masalah ini kepada kami. Jadi sudah kami sampaikan surat dan bukti-buktinya kepada CAS, bahwa kami tidak punya masalah dengan Persipura. Ini pun sebenarnya belum final, masih ada waktu untuk menjelaskan duduk permasalahan yang ada kepada CAS,&quot; papar Djohar.</description><content:encoded>JAKARTA - PSSI tidak mengerti mengapa ada isu tuntutan denda atas putusan sela Court of Arbitration for Sports (CAS) soal Persipura Jayapura. Isu yang berkembang PSSI diwajibkan membayar USD 1,982 juta.
&amp;nbsp;
Kamis (2/3/2012), CAS mengeluarkan putusan sela soal kasus yang dialami tim Mutiara Hitam, julukan Persipura. Dalam putusan sela CAS, Boas Salossa dkk hampir pasti bisa kembali berpartisipasi di ajang Liga Champions Asia (LCA) musim kompetisi 2011/2012.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Persipura memang dinyatakan tidak bisa bermain di LCA, karena mengambil bagian di kompetisi tidak resmi PSSI, Indonesia Super League (ISL). Dan saat itu, satu tempat yang dimiliki klub kebanggan masyarakat Papua tersebut akan diberikan AFC kepada klub asal Austraria, Adelaide United.
&amp;nbsp;
&quot;Adanya putusan sela soal tuntutan denda kepada PSSI, kami sama sekali tidak tahu kenapa sampai ada tuntutan seperti itu. Karena kami pun tidak pernah menghalangi Persipura,&quot; ungkap Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin.
&amp;nbsp;
Pria yang juga mantan staf ahli Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini mengaku heran, mengapa PSSI yang jadi sasaran. Padahal menurut Djohar, selama ini AFC lah yang memberikan aturan jika klub yang bermain di luar kompetisi resmi, tidak akan berlaga di event-event internasional.
&amp;nbsp;
&quot;Kami merasa heran dan tentunya lucu, kenapa kami yang tidak ada masalah dengan Persipura kok malah didenda. Ya kalau seperti ini malah menambah hutang PSSI. Karena sebelumnya saja, kepengurusan PSSI saat ini sudah diwarisi hutang hampir Rp.46 Miliar,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Untuk memperjelas masalah ini seperti diakui Djohar, CAS meminta surat-surat yang dimiliki soal masalah Persipura tidak bisa bermain di LCA. Dan soal adanya putusan sela ini, Djohar pun meminta semua pihak jangan langsung berkesimpulan. Karena putusaan sela, belum keputusan final.
&amp;nbsp;
&quot;CAS sendiri meminta beberapa surat-surat terkait masalah ini kepada kami. Jadi sudah kami sampaikan surat dan bukti-buktinya kepada CAS, bahwa kami tidak punya masalah dengan Persipura. Ini pun sebenarnya belum final, masih ada waktu untuk menjelaskan duduk permasalahan yang ada kepada CAS,&quot; papar Djohar.</content:encoded></item></channel></rss>
