<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait Persipura, PSSI Sambut Gembira Putusan CAS</title><description>Ketua umum (ketum) PSSI Djohar Arifin Husin menyatakan kegembiraannya  atas keputusan Court of Arbitration for Sports (CAS) soal Persipura  Jayapura. Keputusan ini terkait keikutsertaan Persipura di Liga  Champions Asia (LCA) musim 2011/2012.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/02/51/568563/terkait-persipura-pssi-sambut-gembira-putusan-cas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/02/02/51/568563/terkait-persipura-pssi-sambut-gembira-putusan-cas"/><item><title>Terkait Persipura, PSSI Sambut Gembira Putusan CAS</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/02/02/51/568563/terkait-persipura-pssi-sambut-gembira-putusan-cas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/02/02/51/568563/terkait-persipura-pssi-sambut-gembira-putusan-cas</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2012 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Decky Irawan Jasri (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/02/51/568563/T2p0y6Ugab.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok.Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/02/51/568563/T2p0y6Ugab.jpg</image><title>Foto: Dok.Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua umum (ketum) PSSI Djohar Arifin Husin menyatakan kegembiraannya atas keputusan Court of Arbitration for Sports (CAS) soal Persipura Jayapura. Keputusan ini terkait keikutsertaan Persipura di Liga Champions Asia (LCA) musim 2011/2012. Federasi tertinggi persepakbolaan Indonesia tersebut menyatakan, jika usahanya memperjuangkan nasib Persipura kepada AFC bermain di LCA berhasil. Karena PSSI merasa, awal tidak dibolehkannya tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut berlaga di kompetisi klub-klub elit Asia ini adalah keputusan AFC.Awalnya terang PSSI, AFC melarang Boas Salossa dkk bermain di LCA karena mereka ambil bagian di kompetisi tidak resmi PSSI, Indonesia Super League (ISL). Namun dalam surat keputusan sela yang dikeluarkan CAS, kepada PT Liga Indonesia (PT. LI), kemarin, memperbolehkan klub kebanggan masyarakat Papua tersebut ambil bagian. &quot;Tentu saja kami gembira soal keputusan CAS soal nasib Persipura bermain di LCA. Karena kami yang memperjuangkan mereka ke AFC. Karena AFC yang melarang mereka bukannya PSSI,&quot; ungkap Djohar, saat dihubungi wartawan, kemarin. Adanya kabar jika PSSI harus membayar denda gugatan sebesar USD 1 juta 982 ribu, Djohar mengaku belum menerima surat keputusan tersebut. Pria yang juga mantan pemain PSMS Medan ini menerangkan, mengapa PSSI harus membayar, karena dirinya merasa PSSI lah yang memperjuangkan nasib Persipura kepada AFC. &quot;PSSI tidak mempunyai masalah soal ini. Kemarin memang AFC sendiri yang melarang. Lagi pula kami juga belum menerima keputusan dari CAS soal nasib Persipura kepada AFC,&quot; terang Djohar. Adanya kabar denda gugatan yang mencapai Rp10 sampai 11 Miliar, tidak mau ditanggapi terlalu jauh dulu. Karena memang keputusan tersebut masih keputusan sela. Tapi secara pribadi, Djohar senang jika ada klub Indonesia yang menjadi wakil di ajang LCA. &quot;Intinya kami belum menerima surat dari CAS. Secara umum kami senang orang Indonesia jadi terwakili. Mereka (Persipura) meminta, tapi dilarang. Jadi kami yang ikut memperjuangkan mereka kepada AFC,&quot; tutur Djohar. Sementara itu Sekertaris Umum (Sekum) Persipura Thamrin Sagala juga menyatakan, belum secara detail mengetahui isi dari keputusan sela CAS soal nasib Persipura. Thamrin menuturkan, dirinya baru mendapat adanya kabar tersebut dari PT Liga. &quot;Saya belum mendapatkan surat resminya. Saya baru dapat kabar dari CEO PT Liga Indonesia (Djoko Driyono) pukul 9.20 WIT, jika sudah ada sidang dan keputusan sela yang menyatakan Persipura menang. Dan keputusan paling lambat pada 10 Februari mendatang,&quot; papar Thamrin.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua umum (ketum) PSSI Djohar Arifin Husin menyatakan kegembiraannya atas keputusan Court of Arbitration for Sports (CAS) soal Persipura Jayapura. Keputusan ini terkait keikutsertaan Persipura di Liga Champions Asia (LCA) musim 2011/2012. Federasi tertinggi persepakbolaan Indonesia tersebut menyatakan, jika usahanya memperjuangkan nasib Persipura kepada AFC bermain di LCA berhasil. Karena PSSI merasa, awal tidak dibolehkannya tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut berlaga di kompetisi klub-klub elit Asia ini adalah keputusan AFC.Awalnya terang PSSI, AFC melarang Boas Salossa dkk bermain di LCA karena mereka ambil bagian di kompetisi tidak resmi PSSI, Indonesia Super League (ISL). Namun dalam surat keputusan sela yang dikeluarkan CAS, kepada PT Liga Indonesia (PT. LI), kemarin, memperbolehkan klub kebanggan masyarakat Papua tersebut ambil bagian. &quot;Tentu saja kami gembira soal keputusan CAS soal nasib Persipura bermain di LCA. Karena kami yang memperjuangkan mereka ke AFC. Karena AFC yang melarang mereka bukannya PSSI,&quot; ungkap Djohar, saat dihubungi wartawan, kemarin. Adanya kabar jika PSSI harus membayar denda gugatan sebesar USD 1 juta 982 ribu, Djohar mengaku belum menerima surat keputusan tersebut. Pria yang juga mantan pemain PSMS Medan ini menerangkan, mengapa PSSI harus membayar, karena dirinya merasa PSSI lah yang memperjuangkan nasib Persipura kepada AFC. &quot;PSSI tidak mempunyai masalah soal ini. Kemarin memang AFC sendiri yang melarang. Lagi pula kami juga belum menerima keputusan dari CAS soal nasib Persipura kepada AFC,&quot; terang Djohar. Adanya kabar denda gugatan yang mencapai Rp10 sampai 11 Miliar, tidak mau ditanggapi terlalu jauh dulu. Karena memang keputusan tersebut masih keputusan sela. Tapi secara pribadi, Djohar senang jika ada klub Indonesia yang menjadi wakil di ajang LCA. &quot;Intinya kami belum menerima surat dari CAS. Secara umum kami senang orang Indonesia jadi terwakili. Mereka (Persipura) meminta, tapi dilarang. Jadi kami yang ikut memperjuangkan mereka kepada AFC,&quot; tutur Djohar. Sementara itu Sekertaris Umum (Sekum) Persipura Thamrin Sagala juga menyatakan, belum secara detail mengetahui isi dari keputusan sela CAS soal nasib Persipura. Thamrin menuturkan, dirinya baru mendapat adanya kabar tersebut dari PT Liga. &quot;Saya belum mendapatkan surat resminya. Saya baru dapat kabar dari CEO PT Liga Indonesia (Djoko Driyono) pukul 9.20 WIT, jika sudah ada sidang dan keputusan sela yang menyatakan Persipura menang. Dan keputusan paling lambat pada 10 Februari mendatang,&quot; papar Thamrin.</content:encoded></item></channel></rss>
