<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Xavi: Madrid Itu Pecundang</title><description>Xavi Hernandez mengecam habis Real Madrid, yang tidak bisa menerima  hasil dari pertandingan Copa del Rey. Saking kesalnya, Xavi menyebut  Madrid pecundang sejati karena tidak bisa menerima kekalahan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/28/46/565060/xavi-madrid-itu-pecundang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/01/28/46/565060/xavi-madrid-itu-pecundang"/><item><title>Xavi: Madrid Itu Pecundang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/28/46/565060/xavi-madrid-itu-pecundang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/01/28/46/565060/xavi-madrid-itu-pecundang</guid><pubDate>Sabtu 28 Januari 2012 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/28/46/565060/a5eV5NYbZm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xavi Hernandez dan David Villa. Foto: Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/28/46/565060/a5eV5NYbZm.jpg</image><title>Xavi Hernandez dan David Villa. Foto: Getty Images</title></images><description>BARCELONA - Xavi Hernandez mengecam habis Real Madrid, yang tidak bisa menerima hasil dari pertandingan Copa del Rey. Saking kesalnya, Xavi menyebut Madrid pecundang sejati karena tidak bisa menerima kekalahan.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Madrid gagal mempertahankan gelar juara setelah hanya mampu bermain 2-2 melawan Barcelona pada leg kedua Copa del Rey babak perempat final di Camp Nou. Azulgranas lolos lewat selisih gol 4-3.
&amp;nbsp;
Setelah pertandingan, beberapa pemain Madrid mengkritik kepemimpinan wasit. Iker Casillas dkk menuding wasit terlalu menguntungkan tim tuan rumah. Xavi dengan lantang mengecam Madrid. &quot;Madrid sangat luar biasa. Mereka tidak menerima kekalahan,&quot; cetus Xavi.
&amp;nbsp;
Berbagai alasan diungkap oleh para pemain Madrid. Casillas dkk menilai seharusnya Sergio Ramos tidak dikeluarkan wasit. Mereka menilai Sergio Busquets berpura-pura untuk cedera. Xavi tidak terima dengan tudingan pemain Madrid.
&amp;nbsp;
Xavi menilai Lassana Diara seharusnya dikeluarkan oleh wasit. Diarra dinilai melanggar dengan keras Lionel Messi. &quot;Itu sudah jelas sekali,&quot; ungkap pemain yang termasuk dalam nominasi Ballon d'Or itu dalam wawancara dengan Barca TV, Sabtu (28/1/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Saya bilang kepadanya, anda baru memberikan Messi sebuah kartu kuning dan sekarang yang kedua, apa yang terjadi? Kartu merah kepada dia. Itu kesalahan pemain, karena Diarra menyerang seperti seekor binatang,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BARCELONA - Xavi Hernandez mengecam habis Real Madrid, yang tidak bisa menerima hasil dari pertandingan Copa del Rey. Saking kesalnya, Xavi menyebut Madrid pecundang sejati karena tidak bisa menerima kekalahan.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Madrid gagal mempertahankan gelar juara setelah hanya mampu bermain 2-2 melawan Barcelona pada leg kedua Copa del Rey babak perempat final di Camp Nou. Azulgranas lolos lewat selisih gol 4-3.
&amp;nbsp;
Setelah pertandingan, beberapa pemain Madrid mengkritik kepemimpinan wasit. Iker Casillas dkk menuding wasit terlalu menguntungkan tim tuan rumah. Xavi dengan lantang mengecam Madrid. &quot;Madrid sangat luar biasa. Mereka tidak menerima kekalahan,&quot; cetus Xavi.
&amp;nbsp;
Berbagai alasan diungkap oleh para pemain Madrid. Casillas dkk menilai seharusnya Sergio Ramos tidak dikeluarkan wasit. Mereka menilai Sergio Busquets berpura-pura untuk cedera. Xavi tidak terima dengan tudingan pemain Madrid.
&amp;nbsp;
Xavi menilai Lassana Diara seharusnya dikeluarkan oleh wasit. Diarra dinilai melanggar dengan keras Lionel Messi. &quot;Itu sudah jelas sekali,&quot; ungkap pemain yang termasuk dalam nominasi Ballon d'Or itu dalam wawancara dengan Barca TV, Sabtu (28/1/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Saya bilang kepadanya, anda baru memberikan Messi sebuah kartu kuning dan sekarang yang kedua, apa yang terjadi? Kartu merah kepada dia. Itu kesalahan pemain, karena Diarra menyerang seperti seekor binatang,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
