<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibra Berniat Gantung Sepatu di Milan</title><description>Zlatan Ibrahimovic nampaknya tidak ingin lagi dicap sebagai  &amp;lsquo;kutu loncat&amp;rsquo;. Bomber jangkung Swedia ini pun mengindikasikan bakal  mengakhiri kariernya di timnya saat ini, AC Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/18/47/559364/ibra-berniat-gantung-sepatu-di-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/01/18/47/559364/ibra-berniat-gantung-sepatu-di-milan"/><item><title>Ibra Berniat Gantung Sepatu di Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/18/47/559364/ibra-berniat-gantung-sepatu-di-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/01/18/47/559364/ibra-berniat-gantung-sepatu-di-milan</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2012 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/18/47/559364/VKx5HR3nBp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Zlatan Ibrahimovic saat merayakan gol/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/18/47/559364/VKx5HR3nBp.jpg</image><title>Foto: Zlatan Ibrahimovic saat merayakan gol/Getty Images</title></images><description>MILAN - Zlatan Ibrahimovic nampaknya tidak ingin lagi dicap sebagai &amp;lsquo;kutu loncat&amp;rsquo;. Bomber jangkung Swedia ini pun mengindikasikan bakal mengakhiri kariernya di timnya saat ini, AC Milan.Sepanjang karier profesionalnya sebagai pesepak bola, Ibra memang dikenal sebagai &amp;lsquo;kutu loncat&amp;rsquo;. Itu tak lepas dari kenyataan di mana Ibra kerap berganti klub.Ibra memulai karier profesionalnya bersama klub kampung halamannya, Malmo FF pada 1999. Hanya menghabiskan dua musim, bomber berjuluk Ibracadabra ini memutuskan hengkang ke Ajax Amsterdam dan merumput di Belanda selama tiga tahun (2001-2004).Sukses mengecap bergagai sukses di Ajax, Ibra mencari tantangan baru di Italia. Juventus menjadi pelabuhannya. Dua musim di Turin, Ibra berhasil memberikan trofi scudetto. Sayang, kasus Calciopoli menimpa I Bianconeri yang akhirnya harus turun ke Serie B.Ibra pun meloncat ke klub musuh bebuyutan Juve, Inter Milan (2006-2009). Tiga tahun bersama Inter, Ibra juga sukses menghadirkan gelar scudetto selama tiga musim beruntun.Bak kutu loncat, Ibra yang mengincar trofi Liga Champions sebagai satu-satunya gelar yang belum didapatnya, memutuskan bergabung ke Barcelona pada 2009. Apes, keputusannya bisa dibilang blunder. Pasalnya, di musim kepindahannya ke Barca dia kembali gagal mengangkat trofi Champions. Justru, Inter yang baru ditinggalkannya sukses jadi juara di kompetisi paling elite benua Biru tersebut.Selama kariernya di Camp Nou, Ibra juga gagal menampilkan performa terbaiknya. Ketidakcocokannya dengan pelatih Josep Guardiola membuatnya lebih banyak jadi pemain cadangan.Ibra akhirnya memutuskan menerima pinangan Milan yang merekrutnya dengan status pinjaman di 2010. Di Milan, striker 30 tahun ini kembali menemukan ketajamannya dan membantu Milan meraih scudetto di musim perdananya.Kini, memasuki musim keduanya, Ibra nampak sudah sangat nyaman berada di lingkungan kekeluargaan yang tercipta di Milanello, markas latihan Milan. Bomber temperamental ini pun menyatakan keinginannya mengakhiri status kutu loncat yang disandangnya dan memutuskan gantung sepatu bersama &amp;lsquo;Iblis Merah.&amp;rsquo;&amp;ldquo;Dia (Ibra) ingin mengakhiri karier di AC Milan, karena dia bermain bagus dan memiliki hubungan yang baik dengan klub,&amp;rdquo; tutur Mino Raiola, agen Ibra sebagaimana dikutip Goal, Kamis (18/1/2012).</description><content:encoded>MILAN - Zlatan Ibrahimovic nampaknya tidak ingin lagi dicap sebagai &amp;lsquo;kutu loncat&amp;rsquo;. Bomber jangkung Swedia ini pun mengindikasikan bakal mengakhiri kariernya di timnya saat ini, AC Milan.Sepanjang karier profesionalnya sebagai pesepak bola, Ibra memang dikenal sebagai &amp;lsquo;kutu loncat&amp;rsquo;. Itu tak lepas dari kenyataan di mana Ibra kerap berganti klub.Ibra memulai karier profesionalnya bersama klub kampung halamannya, Malmo FF pada 1999. Hanya menghabiskan dua musim, bomber berjuluk Ibracadabra ini memutuskan hengkang ke Ajax Amsterdam dan merumput di Belanda selama tiga tahun (2001-2004).Sukses mengecap bergagai sukses di Ajax, Ibra mencari tantangan baru di Italia. Juventus menjadi pelabuhannya. Dua musim di Turin, Ibra berhasil memberikan trofi scudetto. Sayang, kasus Calciopoli menimpa I Bianconeri yang akhirnya harus turun ke Serie B.Ibra pun meloncat ke klub musuh bebuyutan Juve, Inter Milan (2006-2009). Tiga tahun bersama Inter, Ibra juga sukses menghadirkan gelar scudetto selama tiga musim beruntun.Bak kutu loncat, Ibra yang mengincar trofi Liga Champions sebagai satu-satunya gelar yang belum didapatnya, memutuskan bergabung ke Barcelona pada 2009. Apes, keputusannya bisa dibilang blunder. Pasalnya, di musim kepindahannya ke Barca dia kembali gagal mengangkat trofi Champions. Justru, Inter yang baru ditinggalkannya sukses jadi juara di kompetisi paling elite benua Biru tersebut.Selama kariernya di Camp Nou, Ibra juga gagal menampilkan performa terbaiknya. Ketidakcocokannya dengan pelatih Josep Guardiola membuatnya lebih banyak jadi pemain cadangan.Ibra akhirnya memutuskan menerima pinangan Milan yang merekrutnya dengan status pinjaman di 2010. Di Milan, striker 30 tahun ini kembali menemukan ketajamannya dan membantu Milan meraih scudetto di musim perdananya.Kini, memasuki musim keduanya, Ibra nampak sudah sangat nyaman berada di lingkungan kekeluargaan yang tercipta di Milanello, markas latihan Milan. Bomber temperamental ini pun menyatakan keinginannya mengakhiri status kutu loncat yang disandangnya dan memutuskan gantung sepatu bersama &amp;lsquo;Iblis Merah.&amp;rsquo;&amp;ldquo;Dia (Ibra) ingin mengakhiri karier di AC Milan, karena dia bermain bagus dan memiliki hubungan yang baik dengan klub,&amp;rdquo; tutur Mino Raiola, agen Ibra sebagaimana dikutip Goal, Kamis (18/1/2012).</content:encoded></item></channel></rss>
