<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Balotelli Bandingkan Mou dan Mancio</title><description>Dalam kariernya, Mario Balotelli pernah dibesut dua arsitek hebat, yakni Roberto Mancini dan Jose Mourinho. Keduanya punya peran penting untuk Balotelli, tapi coba tebak, siapa yang paling diidolakan 'si bengal'?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/11/45/555042/ketika-balotelli-bandingkan-mou-dan-mancio</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/01/11/45/555042/ketika-balotelli-bandingkan-mou-dan-mancio"/><item><title>Ketika Balotelli Bandingkan Mou dan Mancio</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/11/45/555042/ketika-balotelli-bandingkan-mou-dan-mancio</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/01/11/45/555042/ketika-balotelli-bandingkan-mou-dan-mancio</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2012 04:07 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/11/45/555042/tZfpv2RJoB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Mesranya hubungan Mario Balotelli dengan Roberto Mancini/ Daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/11/45/555042/tZfpv2RJoB.jpg</image><title>Foto: Mesranya hubungan Mario Balotelli dengan Roberto Mancini/ Daylife</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Dalam kariernya, Mario Balotelli pernah dibesut dua arsitek hebat, yakni Roberto Mancini dan Jose Mourinho. Keduanya punya peran penting untuk Balotelli, tapi coba tebak, siapa yang paling diidolakan si bengal?
&amp;nbsp;
Super Mario &amp;ndash; julukan Balotelli angkat topi kepada Mancini maupun Mou, sapaan akrab
Morinho. Keduanya menjadi pelatih sekaligus mentor yang dijunjung tinggi respeknya, ketika Balotelli masih berseragam Inter Milan dan kini Manchester City.
&amp;nbsp;
Tapi ketika ditanyakan, siapa yang paling disukainya, Balotelli dengan sedikit berat hati harus memilih Mancio, panggilan Mancini. Alasannya, secara pribadi, Balotelli lebih cenderung menyanjung Mancio.
&amp;nbsp;
Sebab, Mancio dianggap bisa mengeluarkan apa yang terbaik dari diri pemain berdarah Ghana tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mourinho? Dia ada di antara (pelatih) yang terbaik. Hubungan saya dengan Mancini? Bagi saya itu hubungan yang sempurna,&amp;rdquo; ungkap Balotelli kepada L&amp;rsquo;Uomo Vogue, Rabu (1/11/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Untuk kadar hubungan pribadi, saya akan memilih Mancini, baru kemudian Mourinho. Seorang harus bisa mengeluarkan 100% kemampuan terbaik seorang pemain dan Mancini dengan brilian melakukannya dengan baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Dalam kariernya, Mario Balotelli pernah dibesut dua arsitek hebat, yakni Roberto Mancini dan Jose Mourinho. Keduanya punya peran penting untuk Balotelli, tapi coba tebak, siapa yang paling diidolakan si bengal?
&amp;nbsp;
Super Mario &amp;ndash; julukan Balotelli angkat topi kepada Mancini maupun Mou, sapaan akrab
Morinho. Keduanya menjadi pelatih sekaligus mentor yang dijunjung tinggi respeknya, ketika Balotelli masih berseragam Inter Milan dan kini Manchester City.
&amp;nbsp;
Tapi ketika ditanyakan, siapa yang paling disukainya, Balotelli dengan sedikit berat hati harus memilih Mancio, panggilan Mancini. Alasannya, secara pribadi, Balotelli lebih cenderung menyanjung Mancio.
&amp;nbsp;
Sebab, Mancio dianggap bisa mengeluarkan apa yang terbaik dari diri pemain berdarah Ghana tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mourinho? Dia ada di antara (pelatih) yang terbaik. Hubungan saya dengan Mancini? Bagi saya itu hubungan yang sempurna,&amp;rdquo; ungkap Balotelli kepada L&amp;rsquo;Uomo Vogue, Rabu (1/11/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Untuk kadar hubungan pribadi, saya akan memilih Mancini, baru kemudian Mourinho. Seorang harus bisa mengeluarkan 100% kemampuan terbaik seorang pemain dan Mancini dengan brilian melakukannya dengan baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
