<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Platini: Masih Ada yang Kurang dari Messi</title><description>Kesuksesan Lionel Messi meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or tiga kali beruntun membuat banyak orang berdecak kagum. Tak jarang dari mereka meyakini bomber Barcelona tersebut pantas disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/10/51/554733/platini-masih-ada-yang-kurang-dari-messi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/01/10/51/554733/platini-masih-ada-yang-kurang-dari-messi"/><item><title>Platini: Masih Ada yang Kurang dari Messi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/10/51/554733/platini-masih-ada-yang-kurang-dari-messi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/01/10/51/554733/platini-masih-ada-yang-kurang-dari-messi</guid><pubDate>Selasa 10 Januari 2012 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/10/51/554733/Htvade7VYB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Lionel Messi &amp; Michel Platini usai menerima penghargaan Ballon d'Or</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/10/51/554733/Htvade7VYB.jpg</image><title>Foto: Lionel Messi &amp; Michel Platini usai menerima penghargaan Ballon d'Or</title></images><description>ZURICH - Kesuksesan Lionel Messi meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or tiga kali beruntun membuat banyak orang berdecak kagum. Tak jarang dari mereka meyakini bomber Barcelona tersebut pantas disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa.Namun, pandangan berbeda dilontarkan presiden UEFA Michel Platini. Pria yang juga sempat tiga kali beruntun menyabet trofi bergengsi tersebut menilai masih ada yang kurang dalam pencapaian Messi, trofi Piala Dunia.&amp;ldquo;Messi selalu hebat meski dengan atau tanpa (memenangi) Piala Dunia. Tapi, jelas trofi Piala Dunia merupakan sesuatu yang spesial. Sebab, Piala Dunia akan selalu diingat orang-orang,&amp;rdquo; tutur Platini yang sempat mengantar Prancis juara Euro 1984 dan peringkat ketiga Piala Dunia 1986.Platini kemudian memberikan contoh bagaimana publik dunia selalu mengingat Diego Maradona, pemain legendaris Argentina yang selalu dikaitkan dengan Messi. Mantan bintang Juventus ini mengatakan, Maradona selalu diingat publik karena keberhasilannya membawa Tim Tango juara pada Piala Dunia 1986.&amp;ldquo;Saat Anda melihat Maradona, Anda pasti akan terkenang apa yang dia lakukan pada 1986,&amp;rdquo; sambungnya dikutip Yahoosports, Selasa (10/1/2012)&amp;ldquo;Di Piala Dunia, dia (Maradona) sangat tangguh. Mencetak gol di ajang Piala Dunia merupakan hal yang penting dan akan selalu diingat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>ZURICH - Kesuksesan Lionel Messi meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or tiga kali beruntun membuat banyak orang berdecak kagum. Tak jarang dari mereka meyakini bomber Barcelona tersebut pantas disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa.Namun, pandangan berbeda dilontarkan presiden UEFA Michel Platini. Pria yang juga sempat tiga kali beruntun menyabet trofi bergengsi tersebut menilai masih ada yang kurang dalam pencapaian Messi, trofi Piala Dunia.&amp;ldquo;Messi selalu hebat meski dengan atau tanpa (memenangi) Piala Dunia. Tapi, jelas trofi Piala Dunia merupakan sesuatu yang spesial. Sebab, Piala Dunia akan selalu diingat orang-orang,&amp;rdquo; tutur Platini yang sempat mengantar Prancis juara Euro 1984 dan peringkat ketiga Piala Dunia 1986.Platini kemudian memberikan contoh bagaimana publik dunia selalu mengingat Diego Maradona, pemain legendaris Argentina yang selalu dikaitkan dengan Messi. Mantan bintang Juventus ini mengatakan, Maradona selalu diingat publik karena keberhasilannya membawa Tim Tango juara pada Piala Dunia 1986.&amp;ldquo;Saat Anda melihat Maradona, Anda pasti akan terkenang apa yang dia lakukan pada 1986,&amp;rdquo; sambungnya dikutip Yahoosports, Selasa (10/1/2012)&amp;ldquo;Di Piala Dunia, dia (Maradona) sangat tangguh. Mencetak gol di ajang Piala Dunia merupakan hal yang penting dan akan selalu diingat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
